Selasa, 23 Mei 2017

Corydoras, Si Ikan Pemalu dari Amerika Selatan

Ragam jenis ikan hias yang banyak dipelihara dan dibudidayakan mempunyai ciri dan sifat yang tidak sama satu dengan lainnya. Perbedaan tersebut terlihat dari karakter saat berenang di akuarium yang kebanyakan lebih menyukai bergerak cukup cepat dan tidak suka berlama-lama di dasar akuarium. Hanya saja terdapat satu jenis ikan hias yang sangat menyukai berada di area bawah akuarium dan pergerakannya pun sangat lambat. Selain itu secara penampilan ikan hias ini sedikit mirip dengan ikan Botia asal Sumatera dan Kalimantan. Padahal asalnya bukanlah dari sungai Indonesia melainkan hanya ditemukan di perairan Amerika Selatan. Adapun ikan hias tersebut bernama ikan Corydoras.

Ikan Corydoras merupakan ikan air tawar yang habitat hidupnya hanya berada di Amerika Selatan. Bentuk fisiknya berukuran agak memanjang dengan di bagian bawah mulutnya terdapat semacam antena yang berjumlah cukup banyak. Kepala ikan Corydoras berbentuk cukup besar dengan bagian depannya melonjong dan mulutnya tampak ditekuk ke arah bawah yang sejajar dengan dagunya. Mata ikan ini tampak agak besar dengan area di luar pupilnya berwarna kekuningan. Siripnya terbilang cukup banyak dengan terdapat di bagian bawah insang, dekat pangkal perut, bagian bawah dekat ekor, bagian atas dekat punggung, dan sisi atas dekat ekornya. Corak warna di hampir semua jenis ikan Corydoras membentuk pola bintik-bintik yang agak besar. Pola bintik tersebut membentuk seperti garis yang tidak beraturan yang terdapat pada seluruh tubuh termasuk siripnya.

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/85/Corydoras_haraldschultzi_aquarium.jpg
Gambar: Sepasang ikan Corydoras yang ada di akuarium

Jenis ikan Corydoras tergolong sangat banyak dibanding jenis ikan hias lainnya yang sampai sekitar 142 spesies. Tapi yang umumnya dipelihara orang-orang di berbagai negara termasuk Indonesia tidaklah sebanyak itu. Jenis ikan Corydoras yang biasanya dikenal luas adalah Albino Cory, Blue Corydoras, Peru Golgd Stripe Cory, Venezuela Bronze Cory, Adolfons Cory, Bandit Corydoras, dan lain-lainnya. Walaupun ikan yang hidup di dasar akuarium mempunyai jenis yang cukup banyak tapi secara penampilan hampir tidak begitu berbeda antara satu dengan yang lainnya. Yang membuat berbeda di tiap jenisnya adalah ukuran fisik dan corak warnanya saja.

Sebagai ikan yang suka berada di dasar akuarium membuatnya sangat sensitif dengan kehadiran manusia yang secara tiba-tiba ada di depannya. Dengan sifat yang sensitif tersebut menjadikan ikan Corydoras tergolong sebagai ikan pemalu. Selain itu, bila ikan yang berantena ini ditempatkan pada akuarium yang dasarnya diberi pasir maka ia akan menggalinya untuk mencari sisa makanan yang sebelumnya tak sempat dimakan. Dari kebiasaan seperti itu kondisi akuarium pun menjadi bersih dari sisa makanan ikan yang tak jadi dimakan. Sifat lainnya dari ikan Corydoras ini adalah menyukai hidup dalam kelompok kecil sekitar 4 atau 5 ekor yang biasanya bergerak bersamaan saat berenang di alam bebas ataupun akuarium.

Dalam perawatan ikan Corydoras dapat ditaruh pada akuarium yang berukuran sedang atau besar. Usahakan memeliharanya lebih dari tiga ekor dan akuariumnya bisa dihiasi dengan bebatuan kecil serta pasir bersih. Tujuannya agar kawanan ikan bergerak lambat ini nyaman tinggal di akuarium yang kondisinya tidak jauh beda dengan habitat aslinya. Selain itu dapat pula menambahkan pembersih air dan aerator supaya oksigen bisa masuk ke dalam air. Di toko-toko ikan hias yang menjual ikan Corydoras dibandrol dengan harga yang cukup murah yang sekitar 10 ribu-an untuk tiap ekornya. Karenanya bagi Anda yang tertarik dengan ikan Corydoras maka tak ada salahnya untuk memelihara ikan pemalu yang suka berenang di dasar akuarium ini. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
http://www.alamikan.com/2016/09/28-jenis-ikan-corydoras-populer.html
http://www.ikanhias-yuli.org/2014/11/ikan-corydoras-ikan-tikus-yang-cantik.html

Sumber Gambar:
https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/8/85/Corydoras_haraldschultzi_aquarium.jpg

Rabu, 10 Mei 2017

Tentang Ikan Hias Manfish

Ketika berbicara tentang ikan hias yang bernama Manfish mungkin sebagian orang sudah banyak yang mengenalnya. Hal ini karena ikan Manfish termasuk jajaran ikan hias terkenal yang banyak dipelihara orang-orang di berbagai negara termasuk Indonesia. Keterkenalan ikan Manfish lebih kepada tampilan fisiknya yang amat indah dengan adanya perpaduan warna dan bentuk fisik yang pipih. Sehingga tak khayal di saat ini, spesies ikan Manfish mulai banyak dibudidayakan secara mandiri agar tidak lagi harus mengimpornya dari Amerika Selatan.

Ya, ikan Manfish tergolong salah satu jenis ikan hias yang asalnya ada di Amerika Selatan tepat di sungai Amazon. Ciri fisik yang bisa ditandai dari ikan Manfish adalah bentuknya yang pipih dan mempunyai sirip panjang. Pada bagian bawah insangnya terdapat dua sirip tipis yang berukuran panjang atau setara dengan panjang tubuhnya. Di dekat perutnya pun terdapat satu buah sirip yang berukuran cukup panjang dan lebar hingga tumbuh hampir ke bagian ekornya. Di bagian atas tubuhnya pun terdapat satu sirip yang berukuran cukup panjang dan agak lebar. Mata ikan Manfish berwarna merah saga dengan area pupilnya tampak kehitaman. Dengan tampilan fisik yang pipih ditambah bentuk sirip yang panjang dan lebar membuatnya tampak mirip seperti busur panah. Selain itu, warna ikan Manfish secara umum terdiri dari berbagai macam seperti hijau keabu-abuan, putih, kuning, hitam, dan cokelat.


Gambar: Ikan Manfish

Seiring banyaknya orang-orang yang memelihara ikan Manfish membuatnya jenisnya pun terus bertambah. Hal ini disebabkan para pembudidaya telah melakukan perkawinan silang untuk menghasilkan jenis ikan Manfsih baru yang cirinya berbeda warna dari yang sudah ada. Untuk itu pada saat ini setidaknya terdapat lebih kurang 30 jenis ikan Manfish yang beberapa diantaranya adalah Diamon, Imperial, Marble, Black-White, Gold Angel, dan Veiltail. Di tiap jenisnya biasanya terdapat ciri berupa corak warna yang terdiri dari dua atau tiga jenis warna. Corak warna tersebut ada yang membentuk pola garis secara vertikal yang tidak hanya terdapat di tubuh tapi juga di bagian siripnya.

Melihat rupanya yang indah ternyata ikan Manfish mempunyai nama lain yang akrab di antara para penggemar. Nama lain yang disematkan kepada ikan dari sungai Amazon ini adalah dikenal dengan nama Angel Fish. Adapun maksud nama tersebut mengingat sewaktu berenang biasanya bergerak dengan tenang sambil menggerakkan badan dan siripnya yang lebar tersebut secara perlahan. Gerakan seperti itu membuat ikan Manfish tampak sangat anggun dan menjadi daya tarik tersendiri bagi orang yang memeliharanya.

Sebagai ikan peliharaan yang cantik biasanya ikan Manfish diletakkan pada sebuah akuarium yang berukuran sedang. Akuarium yang dijadikan tempat tinggalnya dapat diisi oleh bebatuan kecil dan rerumputan air khusus untuk ikan hias. Agar ikan Manfish nyaman tinggal di akuarium dapat menyiapkan peralatan standar seperti penyaring air, aerator untuk menghasilkan oksigen, lampu, dan lainnya yang dianggap perlu. Adapun makanan yang dapat diberikan kepada ikan Manfish pun cukup beragam mulai dari cacing merah beku, cacing biasa, dan pelet ikan.

Yup, itulah uraian tentang ikan Manfish mulai dari asal, ciri-ciri, jenis, sampai dengan tata cara perawatannya. Dengan membaca artikel ini sampai tuntas akan menambah pengetahuan kita semuanya tentang ragam ikan hias terkhusus ikan Manfish. Apalagi bila Anda tertarik untuk memelihara ikan hias maka tak ada salahnya menyarankan untuk membeli ikan Manfish. Karena secara tampilan fisik bahwa ikan Manfish memang tergolong jenis ikan hias yang sangat indah. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.alamikan.com/2016/09/39-jenis-ikan-hias-manfish-populer.html
2. http://akuariumhiasku.blogspot.co.id/2014/05/mengenal-ikan-manfish.html

Sumber Gambar:
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Pterophyllum_scalare_-_%22Rio_Nanay%22_-_souche_sauvage_-_Aqua_Porte_Dor%C3%A9e_02.JPG