Selasa, 20 Juni 2017

Resep Salad Mie Vietnam Dengan Campuran Tahu Yang Praktis

Sajian dari tahu di Indonesia dikenal sebagai salah satu bahan membuat lauk–pauk teman makan nasi yang bernilai gizi cukup tinggi. Sedangkan di Australia, tahu mudah dijumpai pada musim semi adalah musimnya salad segar bagi warga Australia untuk sarapan pagi. Jika anda ingin mencicipi sajian berupa salad yang terbuat dari tahu khas orang Australia, tidak perlu jauh – jauh berkunjung ke Australia hanya untuk mencicipinya, bisa dibuat sendiri di rumah dengan nama Mie Vietnam Tahu di mana resep aslinya diambil dari Hetty McKinnon, pendiri komunitas dapur Surry Hill ‘Arthur Street Kitchen’ dan penulis buku masak, 'Neighbourhood'.

Resep: Salad Mie Vietnam dengan Campuran Tahu
Gambar 1. Salad Mie

Bahan – bahan membuat salad :
  • 350 gram bihun kering tebal
  • 1 sdm minyak zaitun extra - virgin
  • 400 gram broccolini (brokoli dengan bunga yang lebih kecil dan berbentuk panjang), dipotong - potong sebesar 2,5 cm
  • 120 gram kol, diiris halus memanjang
  • 220 gram tahu (sekitar 1 pak), iris tipis memanjang
  • 180 gram tauge
  • 1 cangkir daun verbal Asia (basil Thai, daun ketumbar, bawang merah Cina, daun mint Vietnam atau perilla) bisa dibeli di supermarket
  • 1 siung cabai merah panjang, cincang halus (opsional)
  • 1 jeruk nipis, potong - potong
  • Garam laut dan lada putih secukupnya aja

Siapkan saus pho :
  • 2 bawang merah, kupas dan dibelah dua
  • 7 cm jahe, kupas dan belah dua membujur
  • 1 batang kayu manis
  • 5 butir merica putih
  • 3 buah bunga lawang
  • 3 siung cengkih
  • 1 sdt biji ketumbar
  • 1,5 liter (6 cangkir) kaldu sayur atau air
  • 1 sendok makan tamari
  • 6 buah wortel, kupas dan cincang kasar
  • 3 jamur shitake kering
  • 3 sendok makan minyak zaitun extra - virgin
  • Garam laut secukupnya

Cara memasak:
Untuk membuat sausnya, tempatkan bawang dan potongan jahe langsung di atas wajan dengan api yang sangat panas sampai mereka sedikit menghitam atau agak gosong. Panaskan panci besar di atas api sedang. Tambahkan kayu manis, merica, bunga lawang, cengkih dan biji ketumbar serta bawang dan jahe panggang, aduk untuk mencegah gosong, selama 30 detik sampai harum. Tambahkan kaldu sayur, tamari, wortel, jamur, bawang dan jahe, tumis ke dalam panci dan didihkan, lalu kecilkan api hingga rendah dan biarkan mendidih tanpa penutup selama 60 - 80 menit sampai berkurang sepertiga airnya dan sedikit mengental. Bumbui dengan garam secukupnya dan masukkan minyak zaitun.

Didihkan panci besar berisi air secukupnya saja lalu tambahkan bihun kering tebal dan masak selama 6 - 8 menit sampai empuk. Tiriskan dan segarkan dengan air dingin. Dalam wajan, tambahkan minyak zaitun dan tumis broccolini selama sekitar 5 menit, sampai agak layu, empuk dan kecoklatan. Campurkan mie, kol, broccolini, tahu, tauge dan rempah - rempah lalu tuangkan beberapa sendok saus. Campur dengan baik, pastikan semuanya berlumur saus dan terakhir taburi sedikit lada putih. Kalau hambar beri sedikit garam, sajikan dengan diberi garnis berupa cabai cincang (jika anda suka) dan jeruk nipis.

Selamat mencoba !

Penulis : Kadek Nila Utami
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar:
https://www.tempo.co/read/abc/2016/09/20/20160920205808/resep-salad-mie-vietnam-dengan-campuran-tahu

Sabtu, 17 Juni 2017

Wisata Kuliner Di Kota Surabaya

Apa yang akan anda lakukan saat mendapatkan kesempatan buat liburan ke Kota Surabaya ? Mampirlah ke salah satu kawasan wisata di Peneleh, sejak puluhan tahun silam hingga sekarang terkenal dengan objek wisata kuliner. Bahkan di kota ini mendapatkan gelar sebagai salah satu pusaka kuliner tradisional yang masih tersisa hingga saat ini dilakukan oleh generasi muda. Seperti kue bikang Peneleh, bagi anda penggemar jajanan tradisional tentulah tahu jenis makanan ini. Kue yang memiliki cita rasa manis berbentuk bulat dan sekilas teksturnya tampak seperti sarang semut ini sangat tepat menjadi kudapan ringan di saat santai.

Kesan pertama yang dihadirkan terhadap warung – warung tenda yang khusus menjual jajanan tradisional khas Peneleh, contohnya adalah bikang Peneleh ini menonjol dari sisi warna yang menarik yaitu coklat dan hijau yang berpadu dengan warna putih dari telur dan santan. Sehingga menyajikan kombinasi jajanan tradisional dengan rasa dan warna yang menarik serta bergizi karena pewarna yang digunakan buat mencampur adonan adalah pewarna alami. Ketika anda mulai menggigit, akan mendapati tekstur kue yang kenyal tetapi lembut dengan komposisi gurihnya telur dan santan serta rasa manis yang seimbang. Perpaduan ini semakin nikmat ditambah dengan aroma khas pandan wangi ataupun coklat moka yang menjadi kenikmatan dan kekhasan kue Peneleh ini.

Anda dapat membelinya dengan harga perpotong yang dipatok Rp 3.500. Selain menyediakan kue bikang dengan variasinya, toko – toko kue di Peneleh juga menjual aneka jajanan kue basah yang tak kalah menarik untuk anda coba. Salah satu toko kue yang terekomendasi adalah toko kue bikang Peneleh yang berlamatkan di Jalan Peneleh 32 - 34, Surabaya. Atau juga dapat di temui di Pasar Atum stand promosi tahap III, Surabaya.

Jajanan tradisional lainnya yang bisa anda cicipi saat berlibur ke Kota Surabaya adalah sebagai berikut :

  1. Abon Sapi Padmosusastro
    Abon sapi ini dapat anda nikmati sebagai teman makan nasi dalam berbagai suasana, apalagi jika anda menyantapnya dengan keluarga di rumah, anak – anak pastilah suka. Di jalan Padmosusastro Kota Surabaya banyak ada warung – warung makan yang khusus menjual olahan abon sapi berasa gurih dan lezat. Ada dua pilihan produk utama yang bisa anda bawa pulang yaitu abon manis dan pedas. Dianjurkan untuk membeli saja keduanya karena harga yang dipatok adalah sama, tidak terlalu mahal. Untuk menarik minat para konsumen, warung tersebut memperbolehkan para pengunjung untuk melihat proses pembuatan abon sapi.

    Abon sapi [image source]
    Gambar 1. Abon sapi

  2. Lontong Balap
    Lontong balap adalah salah satu kuliner khas Surabaya di mana telah menjadi makanan yang legendaris dan telah ada sejak dulu, merupakan hidangan lontong yang dicampur dengan kuah pedas berbumbu lengkap dengan sayuran seperti taburan tauge segar. Rasanya belum lengkap acara liburan anda jika ke Surabaya belum mencicipi lontong balap. Maka dari itu datang saja ke warung makan lontong balap Pak Gendut, terkenal karena kelezatannya berlokasi di Jalan Kranggan No.60, Surabaya.

    Lontong Balap [image source]
    Gambar 2. Lontong balap

  3. Rujak Cingur
    Rujak cingur ala warga Surabaya paling mantap jika dinikmati saat siang hari bersama dengan minuman berupa sari buah segar seperti es jeruk. Sayuran dan cingur yang diberi bumbu kacang pedas manis tersebut adalah santapan tradisional yang pas menemani liburan backpacker anda ke Kota Surabaya, di mana ada banyak penjual rujak tersedia, namun anda bisa menjatuhkan pilihan pada rujak cingur di Jalan Genteng Durasim No. 29, Surabaya. Selain rujak, tersedia menu lainnya seperti sop buntut yang mantap buat anda coba.

    Rujak cingur [image source]
    Gambar 3. Rujak cingur

  4. Semanggi Surabaya
    Arek-arek Suroboyo paling suka menyantap kuliner khas yang satu ini yaitu pecel semanggi. Dari namanya saja anda sudah bisa menebak jika daun semanggi dimanfaatkan sebagai salah satu bahan utama mencampur makanan ini dengan siraman bumbu pecel yang super pedas. Saat ini sudah jarang dijumpai penjual semanggi keliling, namun anda bisa menemukannya di sekitar Taman Bungkul.

    Pecel Semanggi [image source]
    Gambar 4. Pecel Semanggi

Penulis : Kadek Nila Utami
(Kirim pesan ke penulis)

Referensi gambar :
http://travelingyuk.com/wisata-kuliner-surabaya/20854/