Jumat, 22 September 2017

Mengenal Khasiat Lidah Buaya Pada Burung Ocehan

Sudah terbit di: https://steemit.com/burungocehan/@puncakbukit/mengenal-khasiat-lidah-buaya-pada-burung-ocehan

Mengobati penyakit yang sedang menghinggapi burung ocehan biasanya disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan kimiawi. Sebab khasiat obat-obatan tersebut cukup cepat bekerja untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang ada di dalam ataupun di luar tubuh burung ocehan. Selain itu, harga obat-obatan burung ocehan juga tergolong terjangkau dan sudah banyak yang menjualnya di pasar burung. Hanya saja, mengobati burung ocehan yang sedang sakit sebenarnya juga bisa mengandalkan obat-obatan yang berasal dari jenis tumbuh-tumbuhan. Salah satunya adalah tumbuhan Lidah Buaya.

Lidah Buaya telah lama dikenal orang-orang sebagai tanaman yang mempunyai beragam khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Hal ini diketahui dari kandungan nutrisi yang ada pada Lidah Buaya sangatlah beragam mulai dari Vitamin (A, B1, B2, B3, B6, B9, C, dan E), Kalsium, Zat Besi, Sodium, Potasium, Kromium, dan Magnesium. Selain itu, khasiat yang ada pada tanaman ini pun dapat mengobati berbagai jenis penyakit seperti mempercepat penyembuhan akibat luka bakar, menjaga kulit dari sengatan sinar matahari, mengobati sariawan di mulut, dan masih banyak lagi.

Pemanfaatan Lidah Buaya sebagai obat atau pencegah datangnya penyakit biasanya dilakukan dengan mengambil bagian daunnya. Sebab daun Lidah Buaya yang ukurannya lumayan panjang dan berdaging tebal diketahui mengandung gel atau cairan bening yang agak berlendir. Cairan gel tersebut yang mempunyai peran penting untuk mengobati beragam penyakit yang telah disebutkan pada paragraf sebelumnya. Selain itu, orang-orang yang menggunakan Lidah Buaya sebagai obat biasanya dilakukan dengan dua cara yakni meminum dan mengoleskannya ke kulit yang sedang terluka.


Gambar: Tanaman Lidah Buaya

Nah, begitu pula dengan khasiat tanaman yang bernama latin Aloe Vera ini juga bisa dirasakan oleh berbagai jenis burung ocehan. Peunggunaannya kepada burung kicauan dapat dilakukan dengan mengolah terlebih dahulu daunnya yang mengandung gel tersebut. Setelah cairan gel tersebut diperoleh dapat diolah kembali dalam bentuk cairan mirip air atau hanya berupa gel saja. Selanjutnya, penggunaan cairan Lidah Buaya seringnya dioleskan ke bagian kulit burung yang sedang terluka atau perlu diobati. Bisa juga cairan tanaman obat tersebut digunakan dengan cara disemprot ke bagian kulit luar burung ocehan yang sedang mengalami luka.

Kegunaan tanaman Lidah Buaya sebagai obat untuk burung ocehan tidak hanya mampu menyembuhkan luka di bagian kulitnya saja. Tapi juga bisa berguna untuk mengobati burung yang sedang mengalami iritasi di bagian kulit yang sering dipatuki bulunya, adanya pendarahan akibat kuku patah atau kulit kaki tergores, dan kebotakkan pada kepala ataupun badannya. Hal ini disebabkan tanaman Lidah Buaya memiliki peran untuk memperbaiki kondisi sel yang rusak dan memberikan rasa penghilang rasa sakit. Karena saat burung merasakan sakit di bagian kulitnya yang terluka maka akan segera tenang saat dioleskan atau disemprotkan tanaman Lidah Buaya.

Untuk itu, dalam mengobati sakit yang ada di bagian kulit maupun bulu burung ocehan tidak hanya dapat diatasi dengan penggunaan obat kimiawi. Tapi juga bisa menggunakan tanaman Lidah Buaya yang mengandung banyak nutrisi penting dalam mempercepat penyembuhan luka ataupun infeksi yang menyerang burung ocehan. Selain itu, keberadaan tanaman Aloe Vera ini sangat mudah ditemukan di pasar tanaman dan banyak pula yang menanamnya di halaman rumah. Semoga bermanfaat.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. http://www.agrobur.com/2015/12/manfaat-daun-lidah-buaya-untuk-burung.html
2. https://omkicau.com/2013/03/28/manfaat-lidah-buaya-untuk-burung/
3. http://food.detik.com/read/2013/09/27/093934/2370966/297/lidah-buaya-minuman-segar-kaya-nutrisi-dan-khasiat?hd772204btr

Sumber Gambar:
https://cdn.pixabay.com/photo/2017/02/04/04/10/aloe-vera-2036626_960_720.jpg

Mengulik Keindahan Kucing Bengal

Sudah terbit di: https://steemit.com/kucing/@puncakbukit/mengulik-keindahan-kucing-bengal

Keindahan yang bisa dikenali dari ras kucing hias tidak hanya pada bentuk tubuh yang tampak gemuk ataupun berbulu panjang dan tebal. Tapi juga ciri tubuhnya yang tidak ada atau terdapat pada ras kucing hias lainnya. Hal ini dikarenakan hampir setiap ras kucing hias yang dikenal luas orang-orang dari berbagai negara termasuk Indonesia umumnya memiliki ciri atau tanda unik di tubuhnya. Selain itu, tanda unik tersebut bentuknya cukup beragam mulai dari perilaku, corak warna, corak bulu, ataupun ukuran tubuhnya. Adapun salah satu ras kucing hias yang tampak indah dengan ciri unik di tubuhnya adalah kucing Bengal.

Mungkin para penghobies ras kucing hias telah mengenal kucing Bengal dengan ciri unik di tubuhnya yang memiliki corak warna hitam berupa bintik-bintik yang berukuran agak besar di sekujur badannya. Selain itu, kucing Bengal bukan ras kucing asli yang diadopsi dari alam tapi merupakan hasil perkawinan silang antara kucing peliharaan dan kucing liar yang hidup di hutan. Dua jenis kucing yang menjadi indukkan awal ras kucing Bengal adalah kucing American Shorthair dan kucing Asian Leopard. Begitu pula dengan negara yang menjadi tempat awal pengembangbiakkan kucing Bengal yang berada di California, Amerika Serikat.


Gambar I: Anakan Kucing Bengal

Ras kucing Bengal memiliki ciri corak warna mirip indukkan yang berasal dari kucing Asian Leopard. Kemiripan tersebut tampak dari warna di tubuh kucing Bengal hanya didominasi oleh dua warna yakni hitam dan cokelat tua. Warna hitam membentuk pola bulatan di bagian badan dan pola garis tebal di bagian keempat kaki serta ekornya. Warna cokelat tua menjadi warna dasar yang menutupi hampir seluruh tubuh kecuali area bawah mulutnya yang tampak berwarna putih cerah. Bentuk tubuhnya terlihat tegap dan berotot dengan bagian kaki belakang yang tampak lebih tinggi dan besar. Ukuran tubuhnya tidak terlalu panjang hanya sekitar 60 cm dengan berat badan dapat mencapai 10 kg.


Gambar II: Kucing Bengal Dewasa

Ciri lainnya yang perlu diketahui dari ras kucing Bengal adalah ukuran bulunya yang tampak pendek mengikuti kedua indukannya dengan ekor yang berukuran cukup panjang. Kepalanya berukuran sedang dengan bentuk mata yang agak oval. Selain itu, telinganya tampak berukuran agak lebar yang tumbuh meninggi. Pada perkembangannya, warna dasar kucing Bengal tidak hanya tampak kecokelatan saja tapi juga ada yang berwarna putih bercorak hitam pudar.

Walaupun kucing Bengal memiliki indukkan yang berasal dari kucing liar hutan tapi sifatnya tak kalah berbeda dengan kucing hias lainnya. Kucing Bengal dikenal aktif bergerak dan mudah beradaptasi dengan pemiliknya. Selain itu, kucing belang ini juga tergolong hewan peliharaan yang ingin selalu mendapatkan perhatian dari pemiliknya dengan tanpa segan akan mengeluarkan suaranya saat hendak sesuatu yang tidak kunjung dituruti pemiliknya. Bila biasanya, kucing cukup takut terkena air dengan memberontak saat dimandikan maka beda halnya dengan kucing Bengal yang sangat suka bermain air dan bahkan tidak akan marah saat dimandikan pemiliknya.

Berbicara tentang harganya bahwa kucing Bengal tergolong hewan peliharaan yang dibandrol dengan harga cukup mahal. Harga tiap ekornya dapat mencapai hingga 40 jutaan rupiah yang disesuaikan dengan jenis kelamin, umur, corak bulu, dan kelengkapan sertifikatnya. Selain itu, kucing Bengal belum terlalu banyak dibudidayakan secara massal di berbagai negara sehingga membuat harganya pun tergolong mahal. Untuk itu, bagi Anda yang tertarik dengan keindahan kucing Bengal dapat mencarinya di cattery resmi yang ada di kota Anda. Okey.

Oleh: Satria Dwi Saputro
(Kirim pesan ke penulis)

Sumber Tulisan:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Kucing_bengal
2. https://petlogue.com/curation/kucing-bengal-bisa-diajak-ngobrol-lho-ini-6-fakta-unik-tentang-bengal/

Sumber Gambar:
1. https://cdn.pixabay.com/photo/2015/11/22/18/26/kitten-1056695_960_720.jpg
2. https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/6d/Bengal_cat_catcrest3.jpg/800px-Bengal_cat_catcrest3.jpg