Kamis, 29 September 2016

Maine Coon, Si Kucing Raksasa dari Tanah Amerika

Bagi para pencinta kucing hias mungkin tidak asing dengan yang namanya kucing asal tanah Amerika. Kucing hias yang berasal dari Amerika umumnya memiliki dua jenis bulu yakni yang berbulu pendek (shorthair) dan berbulu panjang (longhair). Kedua jenis kucing tersebut sama-sama memiliki banyak penggemarnya di seluruh dunia tanpa terkecuali juga di Indonesia. Akan tetapi umumnya kucing yang berbulu pendek memiliki postur tubuh yang tidak terlalu panjang atau sedan. Beda halnya dengan kucing yang berbulu panjang cenderung memiliki ukuran tubuh yang lumayan panjang dan juga besar. Adapun nama kucing yang berbulu panjang dari tanah amerika dengan ukuran tubuh agak besar adalah kucing Maine Coon.


Gambar I: Kucing Maine Coon anakan

Kucing Maine Coon adalah salah satu jenis kucing hias yang telah lama dikembangbiakkan di Amerika Serikat. Kucing yang berasal dari negara bagian Maine di AS telah diikutkan pada kontes kucing hias di tahun 1861. Dalam perjalanannya kucing Maine Coon mendapat pengakuan dari berbagai organisasi pencinta kucing hias pada tahun 1980 sebagai kucing yang memiliki ciri khas dan standar tersendiri. Bila merunut kebelakang sebenarnya kucing Maine Coon pun adalah salah satu jenis kucing hias yang sempat mendapatkan perdebatan tentang asal-usulnya. Menurut berbagai pendapat ada yang menyebutkan bahwa kucing Maine Coon berasal dari perkawinan silang antara kucing setengah liar dengan rakun. Ada pula yang menyebut bahwa kucing ini berasal dari enam kucing peliharaan salah seorang warga Prancis yang saat itu hendak melarikan diri dari negaranya yang sedang mengalami revolusi.


Gambar II: Kucing Maine Coon dewasa

Adapun untuk ciri-ciri fisik dari kucing Maine Coon yang paling mencolok ialah ukuran tubuhnya yang lumayan panjang dan besar serta memiliki bulu-bulu yang juga cukup panjang mirip seperti kucing persia. Ciri fisik lain yang bisa dilihat dari kucing Maine Coon terlihat dari kepalanya yang tampak besar atau lebar, tulang pipinya menonjol, daun telinga berukuran agak besar dan lebar, dan hidung yang agak mancung. Kucing Maine Coon memiliki keunikan dari ciri fisiknya yang dapat dilihat pada bagian ekornya yang tumbuh memanjang dengan bentuk seperti kemoceng. Berat badan kucing ini ketika telah beranjak dewasa bisa mencapai 4 sampai 9 kilogram dengan panjang tubuh dapat mencapai lebih dari satu meter. Sedangkan untuk warna bulu dari kucing Maine Coon ada berbagai macam seperti cokelat jingga, krem, silver, dan lainnya yang tergantung dari corak warna indukannya.

Selain menyimak ciri-ciri fisiknya perlu juga diketahui tentang bagaimana sebenarnya karakter atau sifat dari kucing Maine Coon ini. Karakter yang paling terlihat dari kucing Maine Coon adalah kemandiriannya yang tidak suka terlalu mengganggu pemiliknya untuk meminta sesuatu atau mengajak bermain. Kucing Maine Coon tidak hanya mandiri akan tetapi juga dikenal sebagai kucing yang aktif dalam bermain dengan pemilik atau kucing lainnya yang ada di dekatnya. Di samping itu juga kucing berbulu lebat ini bukanlah tipikal kucing yang bermalas-malasan dengan memilih tidur di pangkuan pemiliknya. Akan tetapi kucing Maine Coon sangat senang berada di dekat pemiliknya untuk bermain atau sekedar menemani kemana pemiliknya hendak pergi.

Berbicara tentang harganya bahwa kucing Maine Coon tergolong sebagai kucing hias yang memiliki kisaran harga fantastis. Betapa tidak, untuk satu ekor kucing Maine Coon yang telah dewasa dibandrol dengan harga 10 sampai dengan 15 juta rupiah. Mahalnya harga dari tiap ekor kucing Maine Coon ditentukan oleh beragam faktor misalnya saja bentuk fisik, keindahan bulu, warna, umur, jenis kelamin, dan kelengkapan sertifikatnya. Sedari itu ada baiknya memang untuk membeli kucing Maine Coon tidak di tempat sembarangan melainkan dapat mencarinya di cattery yang resmi.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Sumber Tulisan:
1. http://okdogi.com/2015/12/ingin-beli-kucing-maine-coon-baca-artikel-ini-dulu/
2. http://www.kucingkita.com/ras-kucing/maine-coon
3. https://id.wikipedia.org/wiki/Maine_Coon
Sumber Gambar:
1. http://www.warrenphotographic.co.uk/23082-maine-coon-kittens-8-weeks-old
2. http://www.onixgloria.ru/sibirskaya-poroda/

Selasa, 20 September 2016

Mengenal Jepang Dari Sudut Pandang Yang Berbeda

Judul Buku : Shocking Japan, Sisi Lain Jepang yang Mengejutkan.
Penulis : Junanto Herdiawan
Penerbit : B First
Tahun Terbit: 2012
ISBN : 9786028864640


Gambar: Cover buku Shocking Japan, Sisi Lain Jepang yang Mengejutkan

Siapa orang yang ada di dunia ini tidak mengenal negara Jepang? Agaknya sulit ditemukan orang-orang yang memang sama sekali tidak pernah atau paling tidak mendengar nama negara Jepang. Yup, hal ini dikarenakan hampir semua negara yang ada tentunya pernah mencicipi produk yang dijajakan oleh negara Jepang. Di samping itu juga orang-orang yang lazimnya mengenal Jepang sebagai negara yang memiliki teknologi maju, tertib, mampu menjaga kebersihan, dan penghasil manga / komik terbanyak di dunia. Akan tetapi pernahkah kita mengetahui bahwa ternyata Jepang memiliki sesuatu yang banyak orang-orang tidak mengetahuinya.

Ya, hal inilah yang coba diungkapkan oleh Junanto Herdiawan dalam bukunya yang berjudul “Shocking Japan, Sisi Lain Jepang yang Mengejutkan”. Dalam buku tersebut penulisnya menuliskan tentang pengalamannya selama tinggal di Jepang. Pengalaman-pengalaman yang dituangkan oleh Junanto Herdiawan dalam bukunya tersebut menceritakan bagaimana tentang Jepang yang banyak orang-orang tidak mengetahuinya. Ini bisa disimak ternyata di Jepang tidak hanya ada sumo untuk orang dewasa saja melainkan anak bayi pun ada sumonya. Akan tetapi tentunya beda maksud dari sumo yang diperuntukkan bagi para bayi. Bayi-bayi yang ikut bukanlah seperti dalam bayangan akan melihat dua orang bayi saling adu fisik satu sama lainnya. Melainkan kedua bayi tersebut hanya diminta untuk menangis sekencang mungkin dengan cara bayi yang ikut sumo akan digendong oleh dua pesumo dewasa dan saling dihadap-hadapkan. Selanjutnya juri dan pesumo yang menggendong bayi itu pun akan berusaha untuk menakuti-nakuti agar bayi yang digendong tadi bisa menangis.

Selain sumo bayi yang diberi nama “Naki Sumo” juga banyak hal yang menarik lainnya diungkapkan oleh penulis buku Shocking Japan ini yang beberapa di antaranya tentang ramen halal di Tokyo, toilet bernyanyi, bir halal, makan daging kuda mentah, dan masih banyak lainnya. Membaca dari beberapa bahasan itu tentunya membuat kita semakin ingin tahu tentang Jepang yang tidak hanya dikenal dari betapa majunya teknologi yang dimiliki negara tersebut.

Buku yang diterbitkan B First ini sebenarnya memiliki banyak fungsi selain bisa menjadi petunjuk bagi sesiapapun yang ingin berlibur ke Jepang. Fungsi lain yang coba peresensi tangkap dari buku ini adalah konten yang dimuat di dalamnya mampu untuk menjadi buku pegangan bagi Anda yang ingin tinggal lama di Jepang. Kenapa demikian? Tampak dari bahasannya yang coba menjelaskan tentang bagaimana cara perilaku masyarakat di berbagai kota di Jepang, budaya yang sering mereka praktikkan, dan kuliner yang biasa mereka makan tapi jarang dikenal oleh orang-orang di luar Jepang.

Untuk itulah kenapa buku yang ditulis oleh Junanto Herdiawan ini sangat tepat untuk dibaca oleh Anda yang ingin mengenal lebih jauh tentang Jepang yang sebenarnya. Apalagi bila Anda berkeinginan menginjakkan kaki di tanah Jepang mungkin dengan membaca buku ini bisa sedikit membantu dalam menentukan langkah untuk memilih tempat liburan di daerah mana saja di Jepang. Di samping itu bahasa yang digunakan oleh penulis dalam bukunya ini adalah bahasa keseharian yang lazim kita dengar dan baca. Sehingga tidak mungkin bagi sesiapapun yang membaca buku Shocking Japan ini akan mengalami kesulitan dalam memahmi kata-kata yang tertuang di dalam buku tersebut.

Oleh: Satria Dwi Saputro

Gambar:
http://junantoherdiawan.com/wp-content/uploads/2012/08/378326_4389289177460_1538756722_n.jpg