Kamis, 09 Februari 2012

7 PERTANYAAN WAWANCARA KERJA

Dalam setiap wawancara kerja, selalu ada pertanyaan-pertanyaan reguler yang biasanya ditanyakan kepada anda. Untuk hasil wawancara yang memuaskan, persiapkan lah jawaban terbaik anda untuk pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

  1. Ceritakan tentang diri anda!
    Ini merupakan pertanyaan pembuka yang paling umum dilontarkan oleh pewawancara. Ceritakan lah secukupnya tentang siapa anda, sedikit biografi tentang diri anda serta informasi lain yang berhubungan dengan pekerjaan anda. Jangan berbelit-belit dan menceritakan terlalu jauh tentang kehidupan anda. Cukup jawab secara singkat dan jelas, serta sampaikan dengan percaya diri.
  2. Dari mana anda tahu tentang perusahaan ini?
    Perusahaan biasanya ingin tahu jalur-jalur mana saja yang efektif bagi mereka untuk menjaring karyawan potensial. Jawab saja dari mana anda mengetahui perusahaan tersebut, misalnya dari teman, iklan di koran, internet, dan lain sebagainya.
  3. Apa yang membuat anda tertarik melamar bekerja di sini?
    Gunakan pertanyaan ini untuk menceritakan sejelas-jelasnya mengenai motivasi anda untuk bekerja di perusahaan tersebut. Jangan terkesan pragmatis dan oportunis, tunjukkan bahwa anda memiliki komitmen dan dedikasi tinggi terhadap pekerjaan yang akan anda jalani. Selain kemampuan, motivasi merupakan point penting yang dilihat perusahaan ketika hendak merekrut karyawan baru.
  4. Ceritakan tentang kelebihan dan kekurangan anda!
    Yang dimaksud di sini adalah sifat-sifat anda yang yang dapat menjadi kelebihan dan kekurangan bagi anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Jawab lah sejujurnya setiap kelebihan dan kekurangan anda, tak perlu berbohong karena akan ketahuan juga apabila anda telah diterima bekerja nanti. Tapi anda dapat mensiasatinya dengan lebih menonjolkan kelebihan anda, misalnya dalam hal kedisiplinan, ketelitian bekerja, ketahanan kerja, kreativitas, kepemimpinan, kemampuan bahasa asing, program komputer tertentu, dan sebagainya. Saat anda menceritakan kekurangan diri anda, imbangi lah dengan mengungkit kembali bagian lain dari diri anda yang menguatkan. Anda tak harus sempurna untuk bisa diterima, tapi kelebihan anda akan menjadi pertimbangan.


  5. Ceritakan suatu keadaan sulit yang pernah anda hadapi, dan bagaimana anda menyelesaikannya!
    Di sini anda diminta untuk menjelaskan sebuah situasi masalah kongkrit dalam pekerjaan atau tugas anda di masa lalu dan penyelesaiannya. Hal ini dimaksudkan agar pewawancara dapat mengetahui secara lebih jelas seperti apa kemampuan anda menghadapi sebuah masalah. Sekali lagi, jangan berbohong. Tapi pikirkan lah baik-baik dari sekarang mengenai sebuah situasi masalah pekerjaan atau tugas anda di masa lalu yang pernah anda tangani secara sukses. Ini merupakan kesempatan untuk mempresentasikan kemampuan anda kepada perusahaan dan kepada diri anda sendiri. Jadi pilih lah kasus-kasus terbaik yang pernah anda selesaikan secara gemilang.
  6. Berapa gaji yang anda inginkan?
    Berhati-hati lah dengan pertanyaan ini, karena gaji lebih dari sekadar angka tapi juga menggambarkan berapa ‘harga’ anda. Jangan menyebut terlalu rendah karena perusahaan akan menilai anda menganggap diri anda sendiri murah. Tapi juga jangan menyebut terlalu tinggi di luar batas kewajaran. Jika anda tak tahu berapa standar gaji untuk posisi yang anda lamar, sebaiknya lontarkan pertanyaan balik secara diplomatis. Misalnya: “Berapa biasanya gaji untuk posisi ini?” Kemampuan tawar-menawar anda dapat diuji di sini, pastikan anda melakukannya secara elegan.
  7. Ada hal lain yang ingin anda tanyakan?
    Ini pertanyaan penutup yang biasanya diajukan sebelum wawancara berakhir. Gunakan pertanyaan ini untuk menjawab semua rasa penasaran atau hal lain yang sekiranya ingin anda ketahui mengenai perusahaan maupun pekerjaan anda nantinya. Lugas lah, tak perlu malu-malu namun perhatikan juga batas privasi pertanyaan anda.


Selamat mengikuti wawancara dan semoga sukses!

Oleh : Lari Pagi


Related Posts :