Jumat, 10 Februari 2012

Rugi Dalam Bisnis? Siapa takut !

Sudahkah anda memulai bisnis anda? Apakah anda salah satu dari sekian banyak orang yang hingga sampai saat ini masih belum memulai bisnis anda sendiri karena planning yang terlalu bertele-tele tentang bagaimana menghindari kerugian dalam bisnis anda? Satu kata untuk anda, STOP. And Action!

Sudah sangat sering bagi anda mendengar tentang motivasi-motivasi yang disampaikan oleh banyak sekali narasumber pebisnis yang berpengalaman baik dalam level nasional maupun internasional. Begitu banyaknya motivator yang mengatakan berbagai banyak kalimat-kalimat motivasi yang pada dasarnya memiliki konsep “Stop Thinking Start Acting” memiliki tujuan untuk memacu anda untuk berhenti berpikir terlalu lama dan memulai bisnis anda secepatnya. Hal ini sangat tepat sekali namun terkadang ada beberapa orang yang menyalah-artikan konsep ini sehingga terkadang sebagian entrepreneur bahkan sama sekali tidak berpikir matang untuk memulai sebuah bisnis dengan dalih bahwa lebih baik memulai terjun ke dalam bisnis terlebih dahulu nanti baru dipikirkan konsep dan strateginya, inilah bentuk pemahaman konsep yang salah, namun menjadi orang yang takut akan kerugian (loss) itu lebih tabu daripada orang yang ‘nekat’ bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu.

Kerugian/loss. Hal yang sangat ditakuti oleh seorang pebisnis pemula adalah rugi / loss. Namun satu hal yang perlu anda ketahui bahwa dalam sebuah bisnis sebenarnya di saat perhitungan keuangan perusahaan anda diproyeksikan dalam kondisi sedang mengalami keuntungan pun sebenarnya anda sedang mengalami sebuah kerugian/loss. Mengapa bisa begitu?

Loss disini digambarkan secara global tidak hanya dari segi materi (uang), namun juga dari segi waktu (Time), serta dari segi hubungan (relationship), begitu pula keuntungan (profit). Disaat sebuah perusahaan membukukan grafik keuangan positif sebenarnya yang tertera dalam grafik tersebut adalah keuntungan dari segi materi. Bagaimana dengan keuntungan dari segi waktu (Time) dan dari segi hubungan (relationship)? Disaat salah satu dari segi keuntungan tersebut anda capai maka aspek/segi keuntungan yang lainnya akan menurun dengan kata lain Loss. Sebagai gambaran:
  • Disaat anda sebagai seorang pelaku bisnis menginginkan tingkat revenue dan profit yang tinggi maka disaat itu pula anda akan menghabiskan waktu (time) anda untuk memikirkan berbagai macam cara untuk meningkatkan aspek-aspek tersebut, apabila waktu (time) anda dihitung dengan sudut pandang nominal maka berapa total nominal waktu yang anda keluarkan dalam kurs rupiah ? Sementara yang kita ketahui bahwa harga dari sebuah waktu sangatlah tidak ternilai.
    Setelah melihat gambaran kasus di atas, lalu apa yang dapat anda lakukan untuk menghindari kerugian? Jawabannya, TIDAK ADA.
Loss atau sebuah kerugian memang tidak bisa dihindari baik dalam bisnis maupun dalam kehidupan sehari-hari, apapun yang anda lakukan sebenarnya disaat anda memperoleh keuntungan pun sebenarnya anda sedang mengalami kerugian di aspek/segi lainnya. Yang dapat anda lakukan hanya meminimalisasi tingkat kerugian anda dan memilih aspek yang ingin anda peroleh sebagai keuntungan maupun sebagai sebuah kerugian. Kekuatan dalam bertindak memang mampu memberikan sebuah hasil, namun bertindak tanpa sebuah pertimbangan pun juga mempengaruhi hasil yang anda dapatkan. Jangan takut akan kerugian, pertimbangan yang matang memang membawa kerugian, namun sebuah pertimbangan yang matang mampu meminimalisasi kerugian yang anda peroleh. Maju terus entrepreneur Indonesia.

Oleh : Kevin Wahyono


Related Posts :