Senin, 18 Juni 2012

Bisnis Tanpa Modal, Mungkinkah? Part. 3

Time is assets. Waktu adalah asset. Banyak sekali orang yang melupakan penghitungan atau kalkulasi serta menganak-tirikan “Waktu” dalam perhitungannya sebagai modal. Mengapa demikian? Karena “Waktu” tidak memiliki wujud fisik, namun perlu anda sadari bahwa “Waktu” adalah sebuah asset tetap yang selalu mengalami penyusutan dalam kuantitas, anda setuju? Iya, dengan kata lain “waktu” adalah asset tetap yang terbatas.

Lalu pertanyaannya adalah bagaimana menghitung waktu dalam nominal uang?

Memang perhitungan terhadap waktu sendiri dalam setiap buku besar akuntansi pun tidak dicantumkan disebabkan oleh karena tidak ada acuan pasti perhitungan terhadap elemen waktu yang dapat digunakan sebagai dasar measurement yang jelas, namun apakah waktu tidak dapat dihitung ?

Ada salah satu cara yang bisa anda gunakan untuk menominalkan waktu anda dengan satuan mata uang, caranya sangatlah mudah, yaitu hitung produksi anda selama 1 bulan, lalu hitung berapa waktu yang anda gunakan untuk mencapai angka produksi anda tersebut (disarankan dalam satuan menit), lalu angka produksi anda dibagi dengan waktu yang anda butuhkan dalam satuan menit. Berikut adalah ilustrasinya:

Anda pada kehidupan sehari-hari anda adalah seseorang dengan penghasilan Rp 3.000.000,- per bulan, dengan total jam kerja 8 jam/hari dengan libur 1 hari per minggu. Jadi cara mengkonversikan “waktu” anda ke dalam satuan uang adalah:

3.000.000 / (26x8x60) = Rp 240,39 / menit.

Maka muncul hasil Rp 240,39, itu adalah konversi dari harga waktu anda per menit atau angka produktivitas anda per menit.

Lalu pernahkah anda menemukan trik atau tips khusus dalam setiap buku maupun e-book yang membahas “Bisnis tanpa Modal” yang tidak meminta anda untuk meluangkan waktu mengerjakan setiap langkahnya? Bahkan untuk membacanya pun anda membutuhkan waktu.

Rumusan di atas adalah rumusan sederhana saja yang sekiranya dapat anda gunakan sebagai bahan pertimbangan anda dalam melakukan penghabisan terhadap waktu anda terhadap suatu kegiatan, sehingga anda dapat melakukan estimasi apakah kegiatan yang anda lakukan termasuk produktif atau tidak. Sementara aspek dalam perhitungan “waktu” pun sangat luas dan kompleks. Sangat penting bagi anda untuk mengetahui bahwa “Waktu” adalah asset yang tidak ternilai dan terbatas, so pergunakan waktu anda sebaik mungkin jangan menyia-nyiakannya. Masihkan anda berpikir dengan aspek “waktu” yang anda pergunakan, anda mampu melakukan bisnis tanpa “Modal”?

Brain as your ultimate assets. Tahu artinya? Iya, tepat sekali. Otak adalah asset terbesar dari manusia. Apakah isi dari otak? Apabila yang terlintas di pikiran anda adalah susunan sel-sel otak, susunan jaringan neuron dan membran-membran sel, berarti anda seorang ahli fisika yang hebat, tapi bukan itu yang dimaksud di sini. Isi dari otak sebagai asset terbesar adalah ilmu pengetahuan (Knowledge). Mengapa demikian?

Oleh : Kevin Wahyono


Related Posts :