Senin, 18 Juni 2012

Bisnis Tanpa Modal, Mungkinkah? Part. 4

(Lanjutan dari Brain as Your Ultimate Asset)

Pernahkah anda berpikir mengapa biaya pendidikan menjadi sangat mahal? Karena pada dasarnya karena produk yang dijual dalam dunia pendidikan adalah ilmu pengetahuan. Pernahkah anda berpikir berapa biaya (cost) yang dikeluarkan oleh seorang ilmuwan dalam melakukan penelitian? Inilah mengapa harga dari sebuah ilmu pengetahuan benar-benar mahal, sesuai dengan prinsip ekonomi yang ada apabila Cost yang anda hasilkan tinggi maka akan berbanding searah dengan Price yang anda tawarkan.

Lalu, Pertanyaannya adalah, apakah yang membuat hal ini berbenturan keras dengan prinsip kerja tanpa “Modal”?

Di saat anda mendapatkan sebuah e-book atau buku yang penuh dengan tips dan trick mendirikan sebuah bisnis tanpa “Modal” apakah ada bagian dari e-book atau buku tersebut yang mengatakan “Anda cukup menjadi bodoh untuk menjalankan semua ini” ? Tentu saja tidak, lalu mengapa?

Perlu anda ketahui bahwa semua aspek bisnis tidak dapat anda pelajari hanya berdasarkan dari satu buku atau satu sumber saja, akan ada begitu banyak sumber yang anda perlukan dengan kata lain “You’ve got to learned” anda harus belajar, sebuah bisnis baru dapat berjalan dengan baik apabila anda penuh dengan pengetahuan yang dapat menunjang bisnis anda untuk maju, namun apabila anda sama sekali tidak memiliki pengetahuan yang memadai, maka bisnis anda tidak akan berjalan dengan lancar. Dan tentu saja ada cara lain bagi anda yang minim pengetahuan yaitu dengan mencari ilmu atau merekrut (hire) seseorang yang pastinya akan mengeluarkan biaya (cost) yang dengan kata lain “Modal” lagi dong.

So, ilmu pengetahuan dan otak anda adalah asset yang sangat berharga dalam membangun sebuah bisnis, dengan kata lain itu juga termasuk di dalam “Modal”. Masihkah anda berpikir bahwa anda mampu memulai bisnis tanpa “Modal”?

Dengan melihat semua aspek di atas,

Anda yang telah membeli sebuah e-book dengan judul “Meraup Rupiah dari Internet tanpa modal” atau dengan judul yang hampir sama, ada sebuah pernyataan di sini yang mungkin dapat merubah pola pikir anda saat ini. Pernyataan-nya adalah “Maaf, anda tertipu”. Mengapa demikian? Bagaimana mungkin anda membeli sebuah e-book dengan judul yang mengarah kepada bisnis tanpa “modal”, tanpa benar-benar mengeluarkan “modal”? Dengan harga buku yang umumnya berada di kisaran Rp 20.000,- bahkan hingga ratusan ribu, apakah uang yang anda keluarkan saat membeli buku itu tidak dapat dikatakan “modal”? Tentu saja itu termasuk “modal”. Lalu apakah waktu yang anda gunakan saat membaca buku itu serta upaya (effort) anda dalam berusaha memahami dan meresapi setiap makna dari kata-kata berbasis ekonomi dan konsep yang berusaha diutarakan oleh e-book tersebut bukanlah termasuk “modal”? Serta ilmu pengetahuan yang anda pergunakan untuk menunjang tips dan trik yang disajikan mereka bukan termasuk “modal”? Of course, itu semua adalah “Modal”.

Dilihat dari segi aspek ekonomis sekalipun, sebuah bisnis yang didirikan dengan modal finansial yang minim dibandingkan dengan sebuah bisnis yang didirikan dengan adanya modal finansial yang kuat tentu akan memberikan hasil yang berbeda, kecenderungan untuk sebuah bisnis yang didirikan dengan modal finansial yang kuat akan cenderung lebih bertumbuh pesat dan jauh lebih produktif dibandingkan dengan bisnis yang didirikan dengan modal finansial yang lebih minim.

Jangan pernah berpikir untuk benar-benar memulai usaha tanpa “modal”, sekali lagi itu adalah hal yang sangat tidak disarankan. “Modal” itu murni memang sangat diperlukan bagi anda pelaku bisnis pemula. Bagi anda yang terlanjur membeli buku-buku tersebut, tenang saja, anda tidak perlu kecewa, anda hanya perlu mengumpulkan “Modal” yang cukup untuk menjalankan tips dan trik yang mereka berikan. Dan sekali lagi, jangan pernah menyerah terhadap sesuatu, dan jangan pernah berhenti belajar akan sesuatu, “Modal” yang cukup membuat anda menjadi pribadi yang tegar dan tidak tergoyahkan. Live to Learn.Learn to Act. Salam Entrepreneur Indonesia.

Oleh : Kevin Wahyono


Related Posts :