Selasa, 26 Juni 2012

Keuntungan dan Kerugian Globalisasi bagi Bangsa Indonesia Part. 2

(Lanjutan dari Dampak Globalisasi bagi Kemajuan Peradaban Manusia)

Di era globalisasi ini, kita bisa menyaksikan sendiri bahwa teknologi bisa berkembang secara pesat. Semakin maju kehidupan umat manusia, semakin kompleks juga teknologi yang mereka gunakan. Kemajuan teknologi tersebut juga dipicu oleh derasnya arus informasi yang membawa pengetahuan ke pelosok dunia sehingga ilmuwan bisa mengembangkan teknologi baru dengan mudah. Kita sudah pasti mengenal berbagai perangkat elektronik. Perangkat itu sangat lekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Kita bisa membawanya kemanapun kita pergi dan menggunakannya sesuka hati. Perkembangan teknologi bisa dilihat dari perangkat komputer kita. Pada tahun 1990-an, kita hanya mengenal komputer desktop yang hanya bisa digunakan di tempat. Komputer ini dilengkapi dengan berbagai piranti yang cukup rumit dan sangat sulit untuk dipindahkan. Namun, masalah ini terjawab tidak lama kemudian. Kehadiran laptop memberikan keuntungan tersendiri bagi penggunanya. Mereka bisa mengerjakan tugas apapun dimanapun mereka berada karena laptop mudah dibawa kemana-mana. Selain itu, spesifikasi laptop juga semakin berkembang untuk memenuhi kebutuhan pasar. Laptop juga semakin berkembang dan lahirlah tablet. Konsep tablet tidak berbeda jauh dengan laptop. Perangkat ini hadir dengan fitur layar sentuh. Bentuknya juga semakin kecil dan praktis. Kemajuan teknologi yang pesat juga bisa kita temukan dalam komunikasi. Manusia dulu berkomunikasi jarak jauh dengan berkiriman surat. Kemudian, penemu menciptakan alat baru yang lebih canggih untuk mengganti tradisi surat-menyurat ini. Mereka bisa menggunakan telegraf yang mampu menyampaikan informasi lebih cepat. Setelah itu, telepon juga ditemukan untuk mempermudah komunikasi secara lisan. Internet juga lahir setelah manusia menuntut kebutuhan terhadap komunikasi yang lebih cepat. Globalisasi memicu perkembangan teknologi. Sebaliknya, kemajuan teknologi juga bisa dipercepat karena adanya tuntutan persaingan di era globalisasi. Keduanya memang saling berkaitan.

Globalisasi juga menawarkan kesempatan emas bagi suatu negara untuk mempromosikan budayanya hingga ke seluruh penjuru dunia. Kehadiran teknologi informasi memudahkan kita untuk memperkuat identitas bangsa. Karakter suatu bangsa bisa dilihat dari budayanya. Suatu negara bisa menunjukkan identitasnya dengan mengenalkan budayanya kepada negara lain. Namun, era globalisasi juga menjadi momok yang menakutkan bagi bangsa yang tidak mempunyai identitas yang kuat. Ideologi dan nilai luhur kebudayaan mereka bisa saja digerus oleh kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan nilai yang mereka yakini. Selain itu, era globalisasi menjadi peluang yang sangat besar bagi suatu bangsa yang “agresif” untuk menyebarkan ideologinya kepada bangsa lain. Indonesia juga harus turut memperkuat identitasnya sebagai bangsa yang bermartabat untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk dari era globalisasi ini.

Keuntungan Globalisasi Bagi Indonesia

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dengan berbagai potensi yang begitu melimpah. Tuhan menganugerahkan kekayaan alam yang berpotensi luar biasa kepada bangsa ini. Indonesia mempunyai ribuan pulau dan ratusan juta penduduk yang hidup di dalamnya. Potensi yang sungguh besar ini akan menjadi sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Sebaliknya, potensi tersebut bisa menjadi incaran bangsa lain sehingga Indonesia akan terus digerogoti.

Oleh : Kevin Wahyono


Related Posts :