Selasa, 24 Juli 2012

Mengatasi Permasalahan Bau Mulut Saat Berpuasa

Bau mulut adalah problem yang jamak dialami oleh setiap orang yang berpuasa. Hal itu sebenarnya bukan penyakit, akan tetapi terjadi secara alami pada setiap orang yang berpuasa. Meskipun terlihat hanya hal sepele, namun kondisi ini cukup mengganggu kenyamanan dalam berkomunikasi. Seperti halnya bau badan, mulut yang mengeluarkan bau tidak sedap juga dapat menurunkan rasa percaya diri.

Penyebab Bau Mulut pada Orang yang Berpuasa

Bau mulut pada orang yang berpuasa muncul karena berkurangnya produksi air liur dan kebersihan rongga mulut yang tidak terawat dengan baik. Kondisi ini menyebabkan populasi bakteri yang bersarang di rongga mulut meningkat pada saat berpuasa. Inilah salah satu faktor yang menyebabkan mulut mengeluarkan bau tidak sedap pada saat berpuasa.

Ditambah lagi kebiasaan enggan membersihkan rongga mulut pada saat berpuasa. Hal ini menyebabkan banyak sisa-sisa makanan yang menempel pada sela-sela gigi dan papila-papila lidah. Sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi akan diurai oleh bakteri pengurai yang ada dalam rongga mulut. Aktivitas bakteri ini akan melepaskan zat asam yang menimbulkan bau tidak sedap pada rongga mulut.

Biasanya banyak yang berdalih, khawatir puasanya batal jika menggosok gigi atau berkumur-kumur terlalu sering pada saat berpuasa. Padahal sebenarnya tidak seekstrim itu. Andaipun tetap khawatir akivitas membersihkan rongga mulut bisa membatalkan puasa, bukan kah Anda masih bisa menyiasatinya dengan membersihkan rongga mulut sebelum imsak dan sesudah berbuka?

Miskipun tidak 100% bisa menghilangkan bau mulut, namun minimal membersihkan rongga mulut setelah makan sahur dan berbuka akan mengurangi aktivitas bakteri pengurai dalam rongga mulut. Hal ini tentu saja dapat mengurangi bau mulut Anda, sehingga Anda lebih percaya diri daum bergaul dan berkomunikasi dengan orang lain.

Tips Mengatasi Bau Mulut saat berpuasa

Anda tentu tidak ingin rasa percaya diri Anda jatuh hanya gara-gara bau mulut bukan? Berpuasa bukan alasan untuk tidak tampil percaya diri dalam berkomunikasi. Nah, beberapa tips berikut mungkin bisa diterapkan untuk mengurangi bau mulut saat berpuasa.

Pertama: Menjaga kebersihan rongga mulut.
Kebersihan rongga mulut tetap harus dijaga, sekalipun Anda dalam kondisi berpuasa. Gosok gigi teratur minimal dua kali sehari, yaitu setelah makan sahur dan sebelum tidur. Jangan lupa bersihkan atau gosok juga lidah dengan sikat khusus yang saat ini banyak dijual di pasaran.

Mengapa lidah juga harus digosok/dibersihkan? Karena lidah terdiri dari papila-papila (rongga-rongga) yang menjadi tempat menempelnya serpihan-serpihan kecil sisa makanan. Kondisi ini menyebabkan lidah menjadi tempat yang potensial untuk perkembangan bakteri-bakteri penyebab bau mulut.

Selain itu, pada siang hari saat berwhudu jangan lupa berkumur-kumur untuk membersihkan rongga mulut. Rongga mulut yang bersih akan mereduksi bau tidak sedap yang keluar pada rongga mulut.

Kedua: memperbanyak konsumsi makanan yang kaya air pada saat sahur dan berbuka.

Mengkonsumsi makanan yang kaya air akan membantu membersihkan rongga mulut dari sisa-sisa makanan. Contohnya buah, sayuran, sop dan lain-lain.

Ketiga: Menghindari konsumsi makanan yang dapat memicu bau mulut tidak sedap.

Contohnya jengkol, bawah merah dan lain-lain. Selain itu hindari terlalu banyak makan makanan yang manis. Karena sisa makanan manis yang menempel di gigi dan papila lidah akan menjadi makanan yang disenangi oleh bakteri penyebab bau mulut. Demikian, semga tips sederhana ini bisa menjai solusi bagi Anda yang ingin suasana puasa Ramadhan terganggu hanya karena masalah bau mulut. Selamat berpuasa dan tetap ceria tanpa takut berbicara.

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :