Kamis, 12 Juli 2012

Pep Sangkal Incar Pelatih Timnas

Mundurnya Josep Pep Guardiola tetap menjadi bahan pembicaraan hangat. Berbagai spekulasi n bermunculan menyikapi pelatih berusia 41. Dan wajar saja mengingat mundurnya sang pembesut yang membawa Barcelona sukses merengkuh 13 gelar juara dari 16 berbagai kompetisi. Bahkan banyak klub elit dunia pun menginginkan Pep, termasuk Manchester United. Sir Alex Ferguson telah menugaskan Direktur Tekniknya untuk melobi Pep agar mau melatih di Old Trafford. Begitu pula Chelsea yang juga menugaskan Direktur teknik Chelsea Michael Emenalo untuk melakukan pembicaraan dengan Pep Guardiola. Keseriusan juara Liga Champions ini mendatangkan ke Pep ke Stanford Brigde langsung menawarkan untuk menangani The Blues musim depan. . Tapi, Pep tetap pada pendiriannya memutuskan ingin beristirahat.

Pro dan kontra mundurnya Pep dari kursi panas Barca memang suatu yang wajar. Ada yang menyesalkan dan ada yang menerima. Mantan pelatih Barcelona Michael Laudrup menyesalkan Barcelona melepas pelatih genius itu. Tidak mudah mendapatkan figur pelatih seperti Pep Guardiola. Sebaliknya Roberto Di Matteo justru memuji keputusan sejawatnya itu. Sederet sukses telah dicapai Pep dan ia telah memutuskan mundur dari Barcelona. Ada hal yang tidak terpikirkan oleh kita dengan keputusan itu. Bisa saja keputusan mundur itu merupakan keputusan terbaik baik Guardiola. Mungkin saja keputusannya untuk menjaga reputasi dan kariernya, termasuk mendekatkan dirinya dengan keluarga. Pelatih kebangsaan Italia bias memberikan penilaian ini karena statusnya telah jelas di Chelsea. Yang pasti kariernya Pep bila dilihat usianya, masih sangat panjang.

Komentar yang menyejukan datang dari Presiden Brescia Gino Corioni yang mengungkapkan Pep Guardiola hanya ingin beristirahat dari sepakbola selama satu tahun. Sebelum menyatakan mundur, Pep mengatakan pada dirinya hanya akan istirahat setahun dan ingin lebih dekat dengan keluarga. Dan, besar kemungkinan Pep tidak lagi menangani klub di musim ini. Gino yang mengaku dekat dengan Pep mengatakan Pep Guardiola orang yang pintar dan pandai memotivasi. Kemundurannya sudah menjadi tekadnya sekalipun Barcelona lolos ke final atau juara. Tapi Corioni menyakinkan ada misi lain di balik mundurnya Pep. Pep tampaknya mengincar kursi pelatih timnas. Karena itu, Pep tidak ingin menangani klub manapun, Pep mengatakan dirinya mundur dari Barca tidak membuat prestasi Barcelona akan merosot. Bahkan diyakini Barca akan lebih berprestasi . Pasalnya penggantinya Tito Vilanova telah bekerjasama selama menangani Barca sehingga Tito tahu benar tentang Barca.

Dab, terbukti i isu santer, Pep akan melatih Chelsea tak terbutki. Chelsea sudah mengangkat Roberto Di Matteo menjadi pelatih kepala. Pertemuan dengan Roman Abramovich Februari silam di sebuah hotel di Paris hanyalah pertemuan biasa. Sejak awal meneken kontrak dirinya memang hanya meminta empat tahun. Setelah menyatakan mundur diriya akan berisitrahat dan tidak akan menerima tawaran dari klub manapun, termasuk Chelsea. Pep pun menyangkal kalau dirinya mengincar kursi pelatih timnas. Begitulah konsekwensinya sebagai pelatih hebat. Sesungguhnya, dengan pernyataan mundur, Pep telah memulai dengan pekerjaan barunya, yakni membatah berbagai spekulasi tentang dirinya.

Oleh: Sampurno Hernugroho


Related Posts :