Senin, 16 Juli 2012

PIALA AFF SUZUKI 2012: Mengembalikani Identitas Diri

Piala AFF Suzuki, merupakan event yang diperuntukan bagi negara-negara di Kawasan Asia Tengggara. Tapi perhatian para bolamania tetap tertuju pada turnamen yang akan digelar pada 24 November-11 Desember 2012 di dua negara Thailand dan Malaysia. Hingga pagelaran 2010 silam, Indonesia, yang konon pernah menjadi raja Asia Tenggara belum pernah sekalipun mencicipi trofi AFF. Timnas Garuda hanya sebatas runner up. Sedangkan seterunya Thailand telah menggapai tiga kali, Singapura tiga kali, Vietnam dan terakhir pada 2010 Malaysia yang mengalahkan Indonesia di final masing-masing satu kali.

Kamis (12/7) lalu perhatian bolamania tertuju pada Negeri Gajah Putih. Di sana telah dilangsungkan undian Piala AFF. Indonesia berada di Grup B bersama Malaysia, Singapura dan runner up kualifikasi dan berlaga di Stadion Bukit Jalil, Malaysia. Grup A diisi Thailand, Vietnam, Filipina dan juara kualifikasi. Kualifikasi yang diikuti Laos, Kamboja, Myanmar dan Brunei Darussalam akan berlangsung 5-13 Oktober di Yangon, Myammar.

Menilik hasil undian terlihat kejanggalan. Sebagai runner up 2010 Indonesia bukan sebagai unggulan. Tak heran bila pada event dua tahunan ini juara bertahan dan runner up berada dalam satu grup. Sedangkan unggulan keduanya adalah Thailand yang pada 2010 gagal lolos ke semifinal. Tentu ini harus menjadi bahan perenungan bagi seluruh stake holders sepakbola di tanah air, kalau sepakbola Indonesia sudah tak diperhitungkan lagi. Fakta di lapangan, memang di demikian. Seluruh timnas dari semua kelompok menelan kegagalan. Terakhir Timnas U-22 gagal lolos ke Piala Asia. Yang menyedihkan tim ini juga pernah dikalahkan Brunei Darussalam di final Piala Sultan Bolkiah.

Tentu para bolamania sudah mengerti dan paham. Kegagalan demi kegagalan yang terjadi pada timnas Garuda efek dari carut marutnya kepengurusan PSSI. Sejak Djohar Arifin menduduki orang nomor satu di PSSI, organisasi olahaga tertua di Indonesia ini terus dirundung permasalahan yang sangat pelik. Sampai-sampai kompetisi terbelah menjadi dua, menyusul kemudian kepengurusan juga menjadi dua. Di satu sisi ada Pengurus PSSI yang dipimpin Djohar Arifin, di sisi lain ada Pengurus PSSI KLB Ancol yang dipimpin La Nyalla Mattalili. Kedua kubu sama-sama memproklamirkan diri sebagai orang yang jago dan mengerti sepakbola. Seharusnya mereka menyadari dengan terpecahbelahnya kepengurusan bola di tanah air, sepakbola Indonesia menjadi hancur. Diawali Timnas Senior yang digebuk Bahrain 0-10 di Kualifikasi Piala Dunia 2014. Disusul kekalahan dari Brunie Darussalam di Piala Sultan Bolkiah dan kembali gagalnya TimnasU-22 di Kualifikasi Asia di yang gelar di Riau. Bila para Stake Holders tetap bergelut pada kemelut, bukan tak mungkin harapan bolamania yang menginginkan Timnas Garuda memboyong Piala AFF ke Tanah Air hanya sebatas mimpi.

Piala AFF Suzuki 2012 seharusnya dijadikan momentum untuk mengembalikan identitas diri bagi sepakbola Indonesia. Perdamaian dihadapan pejabat AFC dan FIFA di Kuala Lumpur, Malaysia medio Juni silam harus menjadikan titik balik prestasi sepakbola di Kawasan Asia Tenggara. Para stake holders harus saling bahu membahu guna membentuk timnas yang tangguh dengan merekrut seluruh pemain terbaik di tanah air. Dalam situasi normal saja Indonesia belum pernah memboyong trofi AFF, apalagi dalam kondisi yang rumit seperti ini. Diharapkan para pemilik dan pembina sepakbola mau membuang egonya masing-masing tetap berpegang pada pepatah ‘Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh’.

PEMBAGIAN GRUP PIALA AFF SUZUKI 2012

GRUP A (STADION RAJAMANGALA, BANGKOK)

THAILAND, VIETNAM, FILIPINA, JUARA KUALIFIKASI

JADWAL PERTANDINGAN:

24 NOVEMBER : VIETNAM VS JUARA KUALIFIKASI
THAILAND VS FILIPINA

27 NOVEMBER: VIETNAM VS FILIPINA
THAILAND VS JUARA KUALIFIKASI

30 NOVEMBER: THAILAND VS VIETNAM
FILIPINA VS JUARA KUALIFIKASI

GRUP B (STADION BUKIT JALIL, KUALA LUMPUR)

MALAYSIA, INDONESIA, SINGAPURA, RUNNER UP KUALIFIKASI

JADWAL PERTANDINGAN:

25 NOVEMBER: INDONESIA VS RUNNER UP KUALIFIKASI
MALAYSIA VS SINGAPURA

28 NOVEMBER: INDONESIA VS SINGAPURA
MALAYSIA VA RUNNER UP KUALIFIKASI

1 DESEMBER: MALAYSIA VS INDONESIA
SINGAPURA VS RUNNER UP KUALIFIKASI

SEMIFINAL (HOME & AWAY):

8 DESEMBER: RUNNER UP GRUP A VS JUARA GRUP B

9 DESEMBER: RUNNER UP GRUP B VS JUARA GRUP A

12 DESEMBER: JUARA GRUP B VS RUNNER UP GRUP A

13 DESEMBER: JUARA GRUP A VS RUNNER UP GRUP B

FINAL: 19 DAN 22 DESEMBER 2012 (HOME & AWAY)

DATAR JUARA PIALA AFF:
  • 1996 THAILAD
  • 1998 SINGAPURA
  • 2000 THAILAND
  • 2002 THAILAND
  • 2004 SINGAPURA
  • 2007 SINGAPURA
  • 2008 VIETNAM
  • 2010 MALAYSIA


DAFTAR TOP SKORER PIALA AFF

1996-Netipong Srithong-I (Thailand) -7 gol
1998-Myo Hlaing Win (Myanmar) -4 gol
2000-Gendut Donny Christiawan (Indonesia), Worrawoot Srimaka (Thailand) -5 gol
2002-Bambang Pamungkas (Indonesia) -8 gol
2004-Ilham Jaya Kesuma (Indonesia) -7 gol
2007-Mohd Noh Alam Shah (Singapura) -10 gol
2008-Budi Sudarsono (Indonesia), Agu Casmir (Singapura), Teerasil Dangda Thailand) -4gol
2010-Mohd Safee Mohd Sali (Malaysia) -5 gol

Oleh: Sampurno Hernugroho


Related Posts :