Rabu, 29 Agustus 2012

Budaya Instan di Sekitar Kita (bagian 5): Positif dan Negatif Budaya Instan

Dalam empat tulisan sebelumnya kita sudah melihat berbagai contoh budaya instan dari berbagai sektor. Dari contoh-contoh yang sudah dipaparkan, kita bisa melihat budaya instan memang tidak selalu positif. Namun demikian, kehadirannya tidak melulu negatif. Dalam beberapa hal dalam tulisan-tulisan tersebut kita menemukan sisi positif budaya instan.

Oleh karenanya, ada baiknya kita mencoba melihat fenomena ini dengan adil. Melihat secara seimbang dari berbagai sisi. Hal ini dimaksudkan agar kita bisa memilah dan memilih budaya instan mana yang harus dikembangkan, mana yang harus diwaspadai dan mana yang harus ditinggalkan sama sekali.

Budaya atau gaya hidup adalah produk sosial yang harus disikapi secara bijak. Tidak semua harus diterima, dan tidak semua juga harus ditolak. Akan tetapi, harus disikapi secara arif agar kita tidak kehilangan manfaatnya, sekaligus bisa menghindari mudharatnya.

Nah, pada tulisan ini akan diuraikan sisi positif dan negatif perkembangan budaya instan di sekitar kita.

Sisi Positif Budaya Instan

Sisi positifnya, budaya instan memiliki beberapa keunggulan diantaranya yaitu:
  • Mendidik kita untuk lebih menghargai waktu
    Ciri khas budaya instan adalah serba ingin cepat dalam memperoleh hasil atau mencapai tujuan. Hal ini mendidik kita untuk tidak bertele-tele dalam menjalani proses. Sehingga semua bisa diselesaikan dalam waktu yang cepat sehingga lebih bisa menghargai waktu.
  • Lebih efisien
    Budaya instan tidak hanya mendewakan kecepatan akan tetapi juga kepraktisan. Sehingga semuanya berlangsung lebih efektif dan efisien. Tidak membuang banyak energi dan waktu.
  • Berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan baru
    Di satu sisi budaya instan muncul sebagai bentuk perkembangan teknologi. Namun di sisi lain, budaya instan juga merangsang lahirnya bisnis-bisnis baru untuk melayani kebutuhan masyarakat yang menginginkan segala sesuatunya secara instan. Contohnya: lahirnya industri jasa, industri produk-produk instan dan lain-lain.

Sisi Negatif Budaya Instan

Nah, bagaimana dengan sisi negatifnya? Memang tidak bisa dipungkiri juga memiliki sisi negatif bagi kehidupan manusia. Berikut adalah beberapa sisi negatif dari perkembangan budaya instan, yaitu:
  • Terlalu berorientasi pada hasil dan melupakan proses
    Ya, salah satu kelemahan budaya instan adalah terlalu mendewakan hasil, dan cenderung melupakan proses. Hal inilah yang kemudian cenderung mendorong pelakunya berbuat curang demi mencapai tujuan dalam waktu cepat.
  • Melahirkan jiwa-jiwa yang malas
    Budaya instan juga berpotensi melahirkan jiwa-jiwa yang malas dan tidak sabar menjalani proses. Karena sudah terbiasa dan terdidik mendapatkan sesuatu secara cepat dan praktis. Tanpa melalui proses dan usaha panjang untuk memperoleh hasil yang diinginkan.
  • Dalam beberapa sisi berpotensi membunuh kreatifitas
    Keengganan menjalani proses ini pada akhirnya berpotensi mematikan kreatifitas seseorang. Berbagai produk instan yang siap saji, siap pakai membuat banyak orang yang tidak mengetahui teknik dan cara pengolahan serta enggan berkreatifitas dengan berbagai bahan dasar pembuat produk tersebut.


Oleh : Neti Suriana


Related Posts :