Jumat, 31 Agustus 2012

Pohon Trembesi Si Penangkal Polusi

Anda kenal pohon trembesi? Pohon ini memiliki nama ilmiah Samanea saman. Mudah tumbuh di mana saja. Penampilan fisiknya terkesan horor, karena tanaman ini memiliki pokok yang tinggi, besar dan kokoh serta memiliki daun yang lebat.

Pohon trembesi termasuk salah satu jenis tanaman hutan yang mulai langka dan sulit ditemukan. Di hutan alam, tanaman ini menjadi pelindung satwa, penjaga kesuburan tanah dan penyimpan air yang utama.

Akhir-akhir ini populasi pohon trembesi semakin menipis. Seiring dengan semakin menipisnya hutan alam. Pohon trembesi banyak yang ditebang dan tumbang. Sehingga, tanaman hutan ini masuk dalam salah satu flora yang dilindungi dan dijaga kelestarian spesiesnya.

Pencanangan gerakan one man one tree oleh pemerintah beberapa waktu lalu, menjadi momen yang tepat untuk kembali menyelamatkan populasi pohon trembesi. Sehingga tanaman ini kemudian dipilih menjadi salah satu tanaman pelindung yang digalakkan penanamannya di seluruh wilayah Indonesia.

Pohon trembesi sangat tepat untuk digalakkan penanamannya di seluruh Indonesia, terutama di kota-kota besar. Mengingat, tanaman ini memiliki beberapa keunggulan yang pantas dipertimbangkan diantaranya yaitu:

Pertama, pohon trembesi memiliki tajuk yang lebar, daun yang lebat dan pokok yang tinggi sehingga sangat cocok digunakan sebagai pohon pelindung. Selain itu, daunnya yang lebat memiliki triliuanan stomata yang mampu menyerap polusi udara terutama karbondioksida. Menurut hasil penelitian yang dilakukan di Institut Pertanian Bogor oleh Dr. Ir. Endes N. Dahlan, salah seorang Dosen di Fakultas Kehutanan disebutkan bahwa satu batang pohon trembesi mampu menyerap hingga 28 ton karbondioksida setiap tahunnya. Hal ini menunjukkan bahwa pohon trembesi berpotensi besar menanggulangipermasalahan polusi udara, khususnya di kota-kota besar. Pohon trembesi bisa menjadi penyuplai oksigen yang potensial bagi udara perkotaan dan melindungi bumi dari ancaman pemanasan global.

Kedua, batang pohon trembesi yang besar dan kokoh sangat bagus digunakan sebagai bahan bangunan.

Ketiga, pohon trembesi juga menghasilkan biji yang sering disebut dengan ‘mindhik’. Biji pohon ini oleh sebagian masyarakat sering di gongseng dan dikonsumsi sebagai makanan ringan seperti kwaci.

Keempat, Daun, biji dan akar pohon trembesi dipercaya berkhasiat sebagai obat. Daunnya dipercaya berkhasiat untuk mengobati penyakit kulit. Sementara bijinya jika diseduh dengan air panas dan air seduhan tersebut diminum, dipercaya berkhasiat sebagai pencuci perut. Sedangkan akarnya sering digunakan sebagai bahan tambahan ramuan untuk mengobati penyakit kanker.

Demikianlah beberapa manfaat dan keunggulan pohon trembesi. Tanaman ini memang sangat cocok untuk digalakkan penanamannya, terutama di daerah perkotaan seperti pinggir-pinggir jalan, taman dan halaman yang luas untuk memberikan nuansa sejuk dan menanggulangi pencemaran udara. Namun, satu hal yang perlu diingat, tanaman ini memiliki jaringan akar yang kuat dan luas, sehingga sangat berpotensi merusak bangunan yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, sebaiknya tanaman ini di tanam agak jauh dari bangunan atau di halaman yang luas. Seperti taman kota, halaman kantor yang luas dan pinggir-pinggir jalan utama yang jauh dari bangunan.

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :