Selasa, 11 September 2012

Bahaya Telepon Genggam bagi Kesehatan

Anda pasti sudah akrab mengunakan telepon genggam. Bahkan, mungkin ada beberapa diantara Anda yang seakan tidak bisa hidup tanpa telepon genggam. Telepon genggam memang praktis dan memudahkan kita untuk berkomunikasi dengan satu yang sama lain dengan jarak yang jauh. Namun, tahukah Anda bahwa di balik kepraktisannya, telepon genggam memiliki sejumlah dampak yang buruk bagi kesehatan? Mari simak penjelasannya dalam artikel ini.



Radiasi

Radiasi merupakan salah satu efek berbahaya dari telepon genggam. Ada dua macam radiasi, yaitu radiasi terionisasi, yakni yang memiliki energi untuk mengionisasi atom atau molekul dan dapat menyebabkan mutasi atau kanker pada individu, dan radiasi tak terionisasi, yang memiliki energi yang cukup hanya untuk mengubah rotasi, getaran atau elektronik konfigurasi valensi molekul dan atom. Efek biologis pada radiasi tak terionisasi tergantung jenis radiasinya. Pada radiasi telepon genggam, yang merupakan salah satu bentuk radiasi tak terionisasi, penggunaan telepon genggam dapat menyebabkan temperatur tubuh meningkat. Kenaikan suhu tubuh ini tidak terlalu berpengaruh pada kesehatan. Namun, sejumlah penelitian mengatakan, bahwa ada efek-efek lain pada kesehatan yang disebabkan oleh penggunaan telepon genggam yang menyebabkan terpaparnya tubuh oleh radiasi telepon genggam. Efek-efek ini misalnya, sakit kepala, pusing, insomnia, perubahan aktivitas otak ketika tidur. Akan tetapi, dampak radiasi telepon genggam ini masih diteliti lebih lanjut.

‘Phantom’ Vibrations

Mungkin beberapa diantara Anda pernah mengalami kejadian berikut ini. Anda merasa telepon genggam Anda bergetar atau lampu LED-nya berkedap-kedip tanda ada pesan masuk, membuat Anda mengambil telepon genggam tersebut dan membukanya. Ternyata, tidak ada pesan masuk. Kejadian tersebut terjadi berulang kali, sehingga kerap kali Anda berpikir apakah telepon genggam Anda itu rusak.

Sebenarnya, fenomena ini dikenal sebagai phantom vibrations. Fenomena psikologis ini biasanya terjadi pada pengguna telepon genggam yang menggunakan telepon genggamnya secara berlebihan. Bagaimana phantom vibrations ini bisa terjadi?

Saat kita menerima panggilan telepon atau pesan masuk berupa getaran atau dering telepon genggam, stimulus berupa getaran atau dering itu diterima ke otak. Jika frekuensi telepon atau pesan masuk ini terjadi dalam jumlah yang sering, maka frekuensi stimulusnya meningkat dan otak lama-lama ‘terlatih’ untuk menerima stimulus itu, sehingga lama-kelamaan respon tersebut terjadi secara otomatis, bahkan ketika sebenarnya telepon genggam kita tidak bergetar sekalipun. Kejadian inilah yang kemudian dinamakan phantom vibrations.



Hilangnya Pendengaran

Saat ini banyak telepon genggam telah dilengkapi dengan pemutar musik. Namun, melakukan kegiatan seperti bertelepon terlalu lama dalam frekuensi yang keras dan mendengarkan musik dengan telepon genggam ternyata dapat memicu hilangnya pendengaran.

Intensitas suara diukur dalam satuan desibel (dB). Batas intensitas suara yang bisa didengar manusia adalah 90-95 db, dimana ini cukup rawan untuk memungkinkan hilangnya pendengaran.

Pada volume musik yang diputar di telepon genggam di volume 5/10, intensitasnya adalah 94db. Sedangkan banyak orang yang mendengarkan musik di telepon genggamnya dengan intensitas lebih dari 100db dalam waktu lama. Padahal, anjuran yang normal untuk mendengarkan suara dengan intensitas 100db agar tidak mengganggu pendengaran adalah 2 jam. Artinya, mendengarkan suara dengan intensitas 100 db dengan waktu lebih dari 2 jam dapat menyebabkan kerusakan pendengaran.

Oleh : Jessica Yulianti

Daftar pustaka:
Dan Childs. Study: How Many Kids Have Hearing Loss?. http://abcnews.go.com/Health/story?id=117355&page=1 (accessed July 18th, 2012).
Dan Childs. 7 Surprising Ways Cell Phones Affect Your Health. http://abcnews.go.com/Health/WellnessNews/story?id=7017768&page=1 (accessed July 18th, 2012).
Decibel (Loudness) Comparison Chart. http://www.gcaudio.com/resources/howtos/loudness.html (accessed July 18th, 2012).
Kevin Patrick, MD, MS, William G. Griswold, PhD, Fred Raab, and Stephen S. Intille, PhD. Health and the Mobile Phone. American Journal of Preventive Medicine.2008;35(2):177-181
Mobile phones and your health. http://www.betterhealth.vic.gov.au/bhcv2/bhcpdf.nsf/ByPDF/Mobile_phones_and_your_health/$File/Mobile_phones_and_your_health.pdf (accessed July 18th, 2012).


Related Posts :