Kamis, 20 September 2012

Cosplay, Tren Unik dari Jepang

Pernahkah Anda menemui acara berbau Jepang dimana di sana terdapat orang-orang yang berkostum unik, aksesoris menarik, dan wig dengan warna-warna nyentrik? Maka, kemungkinan orang-orang yang Anda lihat itu sedang ber-cosplay.

Apa itu cosplay? Cosplay merupakan singkatan dari costume roleplay. Dalam costume roleplay ini, sang cosplayer (sebutan untuk orang yang melakukan cosplay) tidak hanya memakai kostum, namun juga bermain peran sesuai dengan karakter yang dia cosplay-kan. Sifat, gerak-gerik, ekspresi khas, semuanya harus disesuaikan dengan karakter yang akan di-cosplay-kan.


Pemenang Animax Cosplay Competition, Central Park Mall Jakarta, 23 Oktober 2011, sedang berfoto bersama dengan para juri


Kostum yang dipakai cosplayer terdiri dari berbagai macam karakter, mulai dari karakter dalam komik, film, serial televisi, game, sampai karakter ciptaan mereka sendiri. Ada juga orang yang memakai kostum khas dari artis kesukaan mereka. Semua kostum yang akan mereka gunakan tersebut dibuat semirip mungkin dengan karakter aslinya.

Kaname, cosplayer terkenal asal Jepang, berpose di depan para penggemarnya saat event Anime Festival Asia Indonesia, Pekan Raya Jakarta, 1 September 2012

Budaya cosplay sendiri berasal dari Jepang. Cosplayer di Tokyo, ibukota Jepang, banyak ditemukan di Akihabara, bersamaan dengan tren modern Jepang lainnya di sana seperti maid cafe. Cosplayer di sana selain ditemukan di Akihabara juga banyak terdapat di event-event khusus cosplay dan event bertema tren Jepang modern seperti pameran anime (animasi Jepang), manga (komik Jepang), dan lainnya. Namun pada perkembangannya cosplay juga diminati di negara lain, salah satunya Indonesia.


Choki Sitohang, pembawa acara Indonesia terkenal, ber-cosplay saat menjadi pembawa acara untuk event cosplay, CLAS:H (Cosplay Live Action Show: Hybrid), Balai Kartini, 24 Juli 2011.

Di Indonesia, cosplayer terutama banyak muncul di event-event yang berbau Jepang. Selain itu, cosplayer juga kadang ditemui di tempat-tempat yang cocok untuk pemotretan model seperti taman, pantai, atau gedung yang berarsitektur menarik yang terletak di daerah tempat masing-masing cosplayer tinggal. Mereka melakukan photo session atau sesi pemotretan, dimana sang fotografer akan disebut kameko. Cosplayer juga kadang ditemui di peresmian suatu acara atau bahkan di televisi sebagai bintang tamu. Akan tetapi, ternyata cosplayer di Indonesia tidak hanya ber-cosplay sesuai karakter asal Jepang, namun juga karakter dari negara lain, misalnya film-film dari Amerika Serikat seperti superhero Iron Man, karakter dari Star Wars, dan sebagainya. Bahkan, ada juga cosplayer yang ber-cosplay karakter dari Indonesia seperti dari komik Garudayana. Bagaimana, tertarik ber-cosplay?


Empat orang cosplayer yang berkostum ala Indonesia di event Hellofest 8, Balai Kartini, 4 Februari 2012

Pada bagian berikutnya tentang cosplay, akan dibahas bagaimana efek positif dan negatif atau suka duka dalam ber-cosplay.

Oleh : Jessica Yulianti


Related Posts :