Senin, 10 September 2012

Seven Something

Anda penyuka film Thailand? Apakah Anda sudah pernah menonton film “ 7 Something“ produksi dari GTH Production. Kenapa judulnya “7 Something”, ya? Dalam menyambut ulang tahunnya yang ke-7 pada tahun 2012 ini, mereka membuat film percintaan yang bertemakan dengan angka “7” dan kelipatannya, seperti judul dari masing-masing cerita; 14, 21/28, 42.195. Di kisah tiga cerita ini, disutradarai oleh tiga sutradara yang berbeda dengan penyajian cerita dan tata gambar yang berbeda tentunya. Ini dia, mereka membuat film kisah cinta antara 6 orang yang memiliki kisah masing-masing. Penasaran? Kita intip sedikit, yuk!

Cerita pertama # 14
Sutradara : Paween Purijitpanya

Berkisah dua orang pasang kekasih di umur 14 tahun yang bernama Puan (Jirayu La-ongmanee) dan Milk (Sutatta Udomslip). Disini Puan merupakan seorang siswa yang sangat terobsesi dengan videografi dan dunia mayanya, sedangkan Milk adalah perempuan yang manis dan ceria. Ya, mereka berdua berpacaran. Puan menjawab obsesinya, setiap kegiatan yang dilakukannya dengan Milk pasti ia dokumentasikan. Setiap Milk mau makan, jalan-jalan, sedang melakukan aktifitas sekecil apapun ia dokumentasikan.
Video-video itu ia edit dan masukkan ke Youtube. Milk hanya ingin video-video itu untuk dirinya dan ia tidak suka video itu diumbar kepada yang lain. Inilah tantangan Milk menghadapi Puan dan obsesi Puan. Suatu hari Milk menyanyikan lagu untuk Puan melalui Skype dan Puan merekamnya, kemudian memasukkannya ke Youtube. Milk akhirnya tidak tahan lagi akan perlakuan Puan yang mengumbar-umbar videonya di media, komentar nakal dan negatif bermunculan. Semuanya itu membuat dirinya tidak ingin melanjutkan hubungannya dengan Puan.

Film pertama ini sebenarnya mengambil tema yang sangat sederhana dan hal kecil, namun dampaknya besar. Disini sang sutradara memanjakan mata kita dengan sinematografi yang bagus dan unik! Memainkan emosi para penonton lewat gambar dan juga lewat musik. Tapi disini tidak ada kesan dan aroma angka “7” maupun “14” yang berarti di film pertama ini. Sehingga menonton film pada bagian ini pun rasanya juga biasa saja.



Cerita Kedua # 21/28
Sutradara : Adisorn Tresirikasem

Kisah percintaan Jon (Sunny Suwanmethanont) dan Mam (Cris Horwang). Mam,di usianya yang ke-28 ingin kembali ke dunia aktingnya melalui film yang pernah dibintanginya bersama Jon 7 tahun yang lalu. Ia berusaha menemui Jon yang ternyata sekarang bukan bekerja menjadi penjaga akuarium hewan laut, karena dia memang selalu jatuh cinta tentang hal yang berbau laut.
7 tahun lalu Jon dan Mam bersama-sama membintangi sebuah film cinta dan mereka berdua saling jatuh cinta di umur mereka yang masih 21. Jon dan Mam memiliki kecintaan yang berbeda. Jon lebih mencintai laut ketimbang dunia akting dan ia ingin meneruskan kuliahnya mengenai biologi laut, sedangkan Mam sangat mencintai dunia akting. Semakin terkenalnya Mam, semakin ia melonjak dan media mengungkap kasus perselingkuhan Mam, Jon marah besar.
Sekarang, di usia 28 tahun mereka bertemu karena Mam ingin mengajak Jon bermain film yang mereka perankan berdua. Jon tidak ingin menggubris Mam setelah kejadian 7 tahun lalu. Mam berusaha membujuk Jon, tapi usahanya tak berhasil dan juga sudah ditemukan pemeran baru yang lebih segar. Di saat itu mereka tidak bisa kembali berperan dalam film tersebut, tapi Jon dan Mam kembali bersatu kembali ketika Mam benar-benar sangat menyesali apa yang dilakukannya 7 tahun yang lalu.

21/28, pada film kedua ini bisa dibilang film yang cukup menarik untuk ditonton dan tidak terlepas dari kesan komedi. Cerita yang memang terkesan alami diambil dari sudut pandang Mam yang memang terobsesi akan dunia akting dan juga Jon yang sangat marah dan kecewa menghadapi kasus selingkuh Mam. Sifat Jon yang cenderung cuek dan keras menambah rasa gregetan dan kelucuan tersendiri terhadap para penonton. Ditambah sifat Mam yang agresif dan tidak tahu malu. Film ini menarik untuk ditonton dan menghibur.

Cerita Ketiga # 42.195
Sutradara : Jira Maligool

Ini dia film terakhir. Seorang wanita yang bekerja sebagai news reader di sebeuah stasiun televisi selalu menutup dirinya setelah kematian suaminya. Dia merasa ada yang kosong dalam dirinya.
Seorang pelari marathon yang selalu latihan lari marathon, tiba-tiba menabrak wanita tersebut secara tidak disengaja. Berawal dari situ, ketika sandal si wanita rusak dan pelari tersebut akhirnya menggantikan sandal tersebut dengan sebuah sepatu lari. Disinilah sang wanita mengenal mengapa si pelari menyukai bidangnya ini, lari marathon. Pertemuan mereka, obrolan kecil mereka, dan kata-kata semangat mereka menumbuhkan suatu rasa di dalam hati mereka. Umur mereka terpaut 20 tahunan, si lelaki lebih mudah ketimbang si wanita yang berumur 40-an.
Di saat rasa itu tumbuh, si wanita membatasi dirinya karena teringat akan janjinya di depan kuburan suaminya untuk selalu setia padanya. Tapi apakah yang terjadi? Perasaan keduanya tak bisa dibatasi.

Ini dia, film terakhir yang menurut saya puncaknya! Ini film yang sangat natural diperankan oleh Suquan Bulakul dan Nickhun 2PM. Cerita yang tak berbelit-belit, tidak dipaksakan, namun agak menggantung pada akhirnya. Walaupun begitu ekspektasi film ini terbayar, kisah cinta yang polos dan belum begitu terbayarkan oleh sebuah kata-kata. Untuk Anda yang suka K-Pop, boleh menonton film ini, karena Nickhun berakting natural disini. Karakternya yang santai dan juga lawan mainnya juga berkarakter santai, mereka berdua cenderung menggunakan kesan let it flow dalam hubungan mereka.

Film 7 Something cenderung merupakan film romantis yang tidak terlepas dari kesan cheesy dalam cerita, tapi setiap cerita memiliki keunikkan masing-masing, baik dari segi cerita, sinematografi, maupun penempatan latar atau setting. Film ini bisa menjadi rekomendasi bagi Anda penyuka film romantis.

Oleh : Maria Amanda Inkiriwang


Related Posts :