Kamis, 13 September 2012

Tips Menulis 3: Menulis Setiap Hari

Menulis adalah sebuah keterampilan. Ia harus sering dilatih agar semakin lancar dan mengalir. Menulis dan membaca adalah dua hal yang harus dilakukan terus menerus. Menulis untuk memperlancar dan memperbaiki keterampilan menulis. Sementara membaca untuk menambah amunisi dan membandingkan tulisan Anda dengan tulisan orang lain. Sehingga, Anda memiliki kemampuan untuk menilai dan kemudian memperbaiki tulisan Anda sendiri.

Karena itu, untuk bisa menulis dengan lancar tips menulis selanjutnya adalah ‘menulis setiap hari’. Ya, setiap hari. Tidak peduli sesibuk apa pun aktivitas harian, Anda harus menyempatkan diri untuk menulis setiap hari. Tidak perlu banyak, yang penting konsisten.

Permasalahannya, seringkali ide-ide itu muncul tanpa diundang, dan tidak mengenal waktu. Apesnya, saat ada waktu luang untuk menulis, ide-ide itu seperti lenyap tanpa jejak. Mood menulis pun terkadang kurang bersahabat. Sehingga, ketika waktu luang datang, ia tidak termanfaatkan secara maksimal. Menulis tak jalan, waktu pun hilang melayang tanpa sempat menghasilkan tulisan.

Nah, bagaimana menyikapi semua ini?

Kuncinya hanya satu, “tegas dengan kelemahan diri!”

Artinya, jangan bertekuk lutut dengan kelemahan diri sendiri. Jangan ikuti mood, jangan tunggu ide dan jangan kalah dengan waktu. Akan tetapi berusahalah agar bisa mengelola semuanya dengan baik. Berusahalah agar bisa mengendalikan mood, ide dan waktu, sehingga semua bisa bersatu sesuai dengan perintah kita.

Nah, bagaimana agar tegas dengan kelemahan diri? Beberapa tips berikut mungkin bisa diterapkan.
  • Ingat kembali motivasi atau tujuan awal Anda menulis. Bayangkan betapa kecewanya Anda ketika tujuan atau impian awal Anda tidak tercapai karena ketidak tegasan Anda terhadap kelemahan diri sendiri.
  • Catat setiap ide atau gagasan yang muncul tiba-tiba di pikiran Anda. Oleh karena itu, miliki dan bawa selalu note, pena, HP atau peralatan apa pun yang bisa Anda gunakan untuk mencatat serpihan ide dan gagasan yang muncul tiba-tiba, tidak mengenal waktu dan situasi.
  • Miliki waktu khusus untuk menulis, di mana pada waktu tersebut Anda mewajibkan diri Anda untuk menulis. Misalnya, selama 30 menit setelah sholat shubuh, satu jam sebelum sholat shubuh, malam hari setelah isya dan lain-lain. Terserah Anda menetapkan kapan, yang jelas pada waktu-waktu tersebut Anda bisa meluangkan waktu dan memaksa diri Anda untuk menulis.
  • Selain waktu yang telah ditetapkan, Anda juga harus membiasakan diri untuk menulis pada waktu-waktu senggang lainnya. Misalnya, saat istirahat kerja di kantor, saat menunggu antrian dan kesempatan lain yang memungkinkan. Yang jelas, selalu bawa peralatan menulis Anda di mana pun dan kapan pun.
  • Bagaimana ketika kesempatan menulis ada, mood menulis justru hilang? Untuk memancing mood menulis, cobalah untuk menuliskan apa saja yang terlintas dipikiran Anda secara bebas selama lebih kurang lima menit. Nikmati aktivitas itu dengan senang, dan katakan pada diri Anda bahwa kegiatan ini menyenangkan. Nah, setelah berhasil menemukan mood, segera buka daftar ide dan gagasan yang Anda miliki. Tulislah ide dan gagasan itu dengan cepat dan bebas tanpa diedit.
  • Sediakan juga waktu khusus untuk mengedit tulisan Anda.

Demikian beberapa tips sederhana agar bisa menulis setiap hari. Intinya, paksakan diri untuk menulis setiap hari. Tanamkan dalam diri bahwa hari ini belum lengkap jika belum dilewati dengan menulis. Jadikan menulis sebagai kebutuhan sebagaimana Anda butuh makan dan minum setiap hari. Keep writing ! 

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :