Kamis, 11 Oktober 2012

Daftar ilmuwan dan seniman yang meninggal karena penemuannya

Dunia ilmuwan adalah dunia yang sepi dan menuntut kerja keras dan ketekunan. Terkadang penemuan-penemuan para ilmuwan ini menimbulkan banyak kontroversi. Ada yang bermanfaat bagi dunia dan ada pula yang disesali. Salah satu contohnya adalah Alfred Nobel, dimana ia menemukan dinamit untuk meledakkan batu tambang, namun digunakan untuk perang. Di bawah ini, beberapa contoh nyata dimana penemuan yang ditemukan oleh seorang ilmuwan menjadi marabahaya bagi ilmuwan itu sendiri tapi membawa manfaat bagi dunia.

1. Marie Curie

Marie Curie adalah seorang ahli fisika dan kimia Perancis-Polandia yang terkenal karena menemukan radium dan polonium. Ia dibesarkan di Polandia dalam keluarga guru. Karena krisis di Polandia, ia jatuh miskin dan harus hidup hemat. Yang lebih menyedihkan lagi, ia harus sembunyi-sembunyi untuk belajar ilmunya. Pada tahun 1891 Marie melanjutkan studinya tentang Fisika dan Matematika di Universitas Sorbonne. Ia menerima Penghargaan Nobel tahun 1903 (bersama suaminya Pierre). Dia merupakan satu-satunya orang yang memenangkan Hadiah Nobel dalam dua bidang sains yang berbeda. Ia meninggal tanggal 4 Juli 1934, karena anemia aplastik, berkaitan dengan radiasi karena telah meneliti zat-zat berbahaya selama puluhan tahun.

2.Otto Lilienthal

Otto Lilienthal adalah perintis penerbangan mansuia yang kemudian dikenal sebagai Raja Paralayang. Ia adalah orang pertama yang berhasil melakukan penerbangan paralayang berturut-turut. Suratkabar dan majalah di banyak negara menerbitkan foto Lilienthal berparalayang, mempengaruhi opini publik dan ilmiah mengenai kemungkinan mesin terbang menjadi praktis setelah zaman fantasi dan pemikiran tidak ilmiah. Pada penerbangan 9 Agustus 1896, Lilienthal jatuh 17 meter. mematahkan tulang belakangnya. Ia meninggal keesokan harinya. Kata-kata terakhirnya adalah, “Pengorbanan kecil harus dilakukan!”.

3. Alexander Bogdanov

Alexander Bogdanov adalah seorang ahli fisika, filsuf, penulis fiksi ilmiah, dan revolusioner Rusia. Ia adalah penemu transfusi darah. Ia telah melakukan transfusi darah kepada banyak orang terkenal, termasuk saudara Lenin, Bogdanov. Pada 1928, Bogdanov berhasil mengujikan alat transfusi ini pada dirinya hingga 11 kantung. Namun, yang ke 12 ternyata fatal. Ia meninggal karena infeksi ini beberapa waktu kemudian.

4. William Bullock

William Bullock adalah seorang penemu mesin cetak putar. Ia lahir di Amerika pada tahun 1813. Penemuannya membantu mengubah industri percetakan karena kecepatan dan efisiensinya. Bullock meninggal ketika mencoba memperbaiki salah satu pencetaknya. Kakinya hancur ketika ia menendang katrol untuk kembali ke tempatnya. Kakinya kemudian menjadi tak berbentuk, dan Bullock meninggal ketika operasi dilakukan untuk mengamputasi kakinya.

5. Henry Winstanley

Henry Winstanley adalah seorang arsitek mercusuar Inggris terkenal dan insinyur yang membangun mercusuar Eddystone pertama. Winstanley ingin mencoba kekuatan mercusuar ini dan sangat ingin berada di dalamnya selama badai. Mercusuar ini runtuh, menewaskan Winstanley dan lima orang lainnya.

6. Louis Slotin

Slotin bekerja pada proyek AS untuk merancang bom nuklir pertama. Sementara melakukan eksperimen untuk proyek, ia sengaja menjatuhkan bola berillium pada bola kedua menyebabkan kritis prompt. Hal ini diketahui dari para ilmuwan lain yang berada di ruang yang mereka telah menyaksikan suatu cahaya biru ionisasi udara dan merasakan gelombang panas. Slotin dilarikan ke rumah sakit di mana ia meninggal sembilan hari kemudian. Jumlah radiasi yang ia kena setara dengan berdiri 4800 meter dari ledakan bom atom.

Oleh : Liana Xue


Related Posts :