Sabtu, 20 Oktober 2012

Daftar ilmuwan dan seniman yang meninggal karena penemuannya Bag.2

7. Karl Scheele

Scheele adalah seorang ahli kimia farmasi dan telah menemukan banyak unsur-unsur kimia. Yang paling terkenal diantara penemuannya adalah oksigen, mangan dan klor. Dia juga menemukan sebuah proses yang sangat mirip dengan pasteurisasi. Scheele memiliki kebiasaan menguji penemuannya pada dirinya sendiri dan berhasil bertahan dalam uji coba hidrogen sianida. Tapi sangat disayangkan ia meninggal sewaktu mencicipi merkuri.

8. Elizabeth Ascheim

Elizabeth Fleischman Ascheim menikah dengan dokter keluarganya, Woolf. Woolf sangat tertarik dengan penemuan baru Wilhelm Conrad Röntgen x-ray. Istrinya juga menjadi sama tertarik seperti dirinya. Akhirnya, ia membeli sebuah mesin x-ray dan menyimpannya di kantor suaminya yang juga merupakan laboratorium x-ray pertama di San Francisco.

Mereka menggunakan diri sendiri sebagai objek. Elizabeth dan suaminya menghabiskan beberapa tahun bereksperimen dengan mesin tersebut. Sayangnya, mereka tidak menyadari konsekuensi dari tindakannya itu. Mereka tidak melindungi diri dengan baik dan Elizabeth meninggal dunia karena kanker.

9. Jean Francois De Rozier

Jean Francois adalah seorang guru kimia dan fisika. Pada 1783, ia menyaksikan balon udara pertama di dunia penerbangan. Pengalaman itu mewujudkan hasrat dalam dirinya untuk terbang. Setelah menguji berbagai penerbangan hewan seperti ayam, dan bebek, dia bepergian pada ketinggian 3.000 kaki dengan menggunakan balon udara. De Rozier merencanakan menyebrangi Selat Inggris dari Perancis ke Inggris. Tapi sayangnya, setelah mencapai ketinggian 1.500 kaki di udara, balon udaranya kempes sehingga membuatnya jatuh dan meninggal seketika.

10. Sir Humphry Davy

Sir Humphry Davy adalah seorang kimiawan Inggris yang brilian dan juga seorang penemu. Sebagai isninyur muda, dia dipecat dari pekerjaannya karena terlalu banyak menyebabkan ledakan saat melakukan percobaan. Dia sangat suka melakukan eksperimen-eksperimen yang berbahaya. Dia juga memiliki kebiasaan menghirup berbagai gas. Kebiasaan ini membawanya pada penemuan sifat anestesi nitrous oxide. Namun, sayangnya, kebiasaan yang sama juga menyebabkan dia hampir bunuh diri pada banyak kesempatan. Keracunan gas sering membuatnya tidak berguna selama dua dekade sisa hidupnya. Matanya rusak permanen dalam ledakan triklorida nitrogen.

11. Galileo Galilei

Galileo juga disebut sebagai "bapak fisika modern". Ia seorang penemu teleskop yang brilian. Karyanya membuka pintu alam semesta untuk generasi mendatang. Dia begitu terpesona dengan matahari dan menghabiskan berjam-jam menatapnya. Sebagai akibatnya, ia mendapat kerusakan retina yang ekstrem. Ini adalah penyebab kebutaan yang diderita selama empat tahun terakhir dalam hidupnya.

12. Michael Faraday

Michael Faraday lahir pada tanggal 22 September 1791 di Newington Butts, Inggris. Orang tuanya tergolong keluarga miskin. Ayahnya hanya seorang tukang besi yang harus memberi makan sepuluh anaknya. Untuk membantu ekonomi keluarga, pada usia 14 tahun Faraday bekerja sebagai penjilid dan sekaligus penjual buku. Waktu luangnya ia manfaatkan untuk membaca berbagai jenis buku, terutama ilmu pengetahuan alam, fisika, dan kimia

Dalam percobaan-percobaan yang dilakukannya pada tahun 1831, ia menemukan bahwa bila magnet dilalui sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat, sedangkan magnet bergerak. Keadaan ini disebut "pengaruh elektromagnetik" dan penemuan ini disebut "Hukum Faraday". Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 1867 dan dimakamkan di dekat kota London, Inggris

Oleh : Liana Xue


Related Posts :