Jumat, 26 Oktober 2012

Perkembangbiakan Tanaman: Kelompok Seksual (2)

Sistem perkembangbiakan tanaman kelompok seksual dikenal juga dengan sistem perkembangbiakan tanaman secara generatif. Proses pembentukan alat perkembangbiakan (yaitu biji) melewati dua proses penting yaitu penyerbukan dan pembuahan. Kedua proses ini pada intinya adalah rangkaian proses yang menyebabkan dan menandai terjadinya peleburan antara sel gamet jantan dan sel gamet betina yang menjadi ciri khas perkembangbiakan tanaman secara seksual dan hanya terjadi pada tumbuhan biji.

Apa yang dimaksud dengan penyerbukan? Penyerbukan adalah peristiwa sampainya serbuk sari di kepala putik pada tanaman berbiji tertutup (Angiospermae) dan sampainya serbuk sari pada tetes penyerbukan pada kelompok tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae). Sementara pembuahan adalah peristiwa bertemu dan meleburnya sel gamet jantan dan betina, hingga terbentuknya embrio.

Proses penyerbukan atau peristiwa sampainya serbuk sari ke kepala putik antara tanaman satu dan lainnya tidak selalu sama dan sangat beragam. Nah, berdasarkan cara penyerbukannya, tanaman digolongkan menjadi dua kelompok besar, yaitu: spesies tanaman menyerbuk sendiri dan spesies tanaman menyerbuk silang.

Spesies Tanaman Menyerbuk Sendiri (Autogamie)

Tanaman digolongkan dalam spesies tanaman menyerbuk sendiri jika serbuk sari yang menyerbuki kepala putik berasal dari satu bunga yang sama. Sifat genetik tanaman induk dapat dipertahankan pada keturunannya.

Ada dua faktor yang menyebabkan tanaman menyerbuk sendiri, yaitu: sifat genetik dan susunan morfologi.

Sifat genetik di sini maksudnya adalah kemampuan sel kelamin jantan dan betina dari satu bunga untuk menyatu atau melebur. Dalam ilmu genetika tumbuhan dikenal dengan istilah kompatibilitas.

Kemudian bagaimana kaitannya dengan morfologi bunga? Secara morfologi penyerbukan sendiri hanya terjadi pada tanaman yang memiliki bunga sempurna. Apa yang dimaksud dengan bunga sempurna? Bunga sempurna adalah bunga yang tersusun atas bagian-bagian bunga yang lengkap diantaranya yaitu tangkai bunga, dasar bunga, hiasan bunga, alat kelamin jantan dan alat kelamin betina dalam satu bunga. Dengan kata lain, bunga sempurna harus memiliki satu lingkaran daun kelopak, satu lingkaran daun mahkota, satu atau dua lingkaran benang sari dan satu lingkaran daun buah.

Namun, tidak semua tanaman yang memiliki bunga sempurna lho yang bisa melakukan penyerbukan sendiri. Ada juga beberapa jenis tanaman yang memiliki bunga lengkap/sempurna, namun melakukan penyerbukan silang. Umumnya terjadi karena adanya faktor tertentu yang menghalangi tepung sari untuk menyerbuki kepala putiknya sendiri. Misalnya: tepung sari dan kepala putik tidak matang pada waktu yang bersamaan

Ciri lain dari morfologi bunga menyerbuk sendiri ini adalah, adanya susunan dan mekanisme tertentu pada bunga yang menghalangi tepung sari dari bunga lain menyerbuki kepala putik bunga tersebut. Misalnya:
  • Bunga baru mekar setelah terjadi penyerbukan. Sehingga, mau tidak mau hanya serbuk sari bunga tersebut yang akan menyerbuki kepala putiknya.
  • Benang sari dan kepala putik memiliki pelindung berupa bagian tertentu dari bunga. Sehingga, meskipun bunga membuka serbuk sari bunga lain tidak bisa menyerbuki kepala putiknya.

Contoh spesies tanaman yang masuk kelompok ini antara lain yaitu padi, jeruk, tembakau, sorgum, tomat dan lain-lain

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :