Senin, 12 November 2012

Myers Briggs Type Indicator

Myers Briggs Type Indicator adalah suatu tes yang dikembangkan oleh Isabel Myers dan ibunya, Katharyn Briggs untuk membedakan kepribadian manusia menjadi enam belas jenis. Tes ini sebenarnya hanyalah pengembangan dari teori Jung yang terkenalnya itu: introversi dan ekstroversi. Sebelum mulai mencari tahu dimanakah tipe kepribadian anda berada dan sifat-sifat yang terkandung di dalamnya, ada baiknya kita menapak balik terlebih dahulu.

Introversi dan Extroversi

Pada zaman sekarang ini tidak banyak orang yang tidak tahu apa itu introvert dan extrovert. Dua kata ini begitu populer tapi sedikit sekali orang yang tahu kalau teori itu diciptakan oleh psikolog yang memang sudah terkenal – Carl Gustav Jung.

Orang introvert seringkali diasosiasikan sebagai orang yang pemalu, tidak pandai bergaul, pendiam dan tidak dapat menghadapi dunia dengan baik. Sebaliknya, orang Extrovert adalah orang yang ramah, pandai bergaul dan bersosialisasi dan enak dijadikan teman.

Padahal sewaktu mencetuskan tipologi kepribadian ini, Jung tidak memberikan justifikasi semacam itu. Yang dimaksud Jung sebenarnya adalah, apakah ego anda lebih sering mengedepankan persona dan lebih memilih berhadapan dengan realitas luar atau sering berhadapan dengan alam bawah sadar kolektif dan arketipe-arketipenya.

Persona (pesona) atau topeng adalah salah satu teori dari Jung. Ini adalah topeng yang kita pakai kepada diri sendiri ketika berhadapan dengan dunia luar. Sadar atau tidak, topeng yang kita pakai untuk menghadapi orangtua, atasan, teman, musuh dan rekan kerja biasanya berbeda dari waktu ke waktu.

Orang ekstrovert lebih sering menggonta-ganti “topeng” ini dibandingkan orang introvert yang terkadang cuek dengan keadaan di sekelilingnya dan sering terlihat melamun. Inilah yang disayangkan oleh Jung. Tiga per empat populasi dunia adalah orang yang memiliki kecenderungan extrovert dan sering bertanya, “Apa yang dipikirkan orang lain mengenai diriku?” Dan sementara sisa seperempat lainnya, bergulat dengan pikirannya sendiri, menyelami arus bawah sadar untuk memahami cara kerja dunia.

Eurekanya Archimedes dan apel jatuh Newton serta penemuan-penemuan penting lainnya, tidaklah dihasilkan dari orang yang sering berada di depan cermin, mempertanyakan penampilannya yang sempurna dan apa yang dipikirkan orang lain mengenai dirinya.

Extrovert atau Introvert?

Sekarang marilah kita menentukan kepribadian anda dan sebelumnya perlu ditegaskan bahwa tidak ada yang salah pada diri anda jika anda punya kecenderungan yang satu dibandingkan yang lain. Tipe yang tadinya kelihatannya lemah seperti introvert sesungguhnya mempunyai potensi besar dan bersumbangsih lebih besar pada dunia.

Pilih salah satu kategori dimana anda berada!

Extrovert ciri-cirinya:

Semangat, suka berhadapan dengan publik
Mempunyai energi yang tidak ada habisnya
Lebih banyak berbicara dibandingkan mendengarkan
Bertindak duluan baru berpikir
Suka bergaul dengan orang banyak

Introvert

Tenang dan menyendiri
Mempunyai energi yang stabil
Lebih suka mendengarkan daripada berbicara
Berpikir duluan baru bertindak
Tidak suka bergaul dengan orang lain

Tulisan dilanjutkan ke Myers Briggs Type Indicator (2)

Oleh : Ryusai
Referensi :
  1. Koswara, E. 1991. Teori-teori kepribadian. Bandung: PT Eresco Bandung
  2. Schultz, D. 1991. Psikologi Pertumbuhan: Model-model kepribadian Sehat. Penerbit Kanisius
  3. Bruno, F.J. 1989. Kamus:Istilah Kunci Psikologi. Penerbit Kanisius
  4. Sumadisuryabrata, 2001. Psikologi Kepribadian. Jakarta. PT RajaGrafindo Persada
  5. Hall C. S. & Lindzey G. 1978. Theories of Personality. John Wiley & Sons, Inc


Related Posts :