Selasa, 06 November 2012

Pengaruh Buruk Obesitas

Obesitas, kata yang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mendengar kata ini, yang langsung terpikir adalah orang yang sangat gendut. Menurut WHO, orang tergolong obese apabila BMInya melebihi 30. BMI adalah ukuran standar gizi yang umum sekali digunakan sekarang ini. Cara menghitungnya mudah sekali, yaitu berat badan dalam kilogram (kg) dibagi dengan tinggi badan kuadrat dalam meter (m2). Misalkan saja, anda mempunyai berat badan 79 kg, sedangkan tinggi anda 170 cm, maka kalkulasi BMI adalah 79/(1,7)^2. Hasil BMI yang didapatkan adalah 27,33, yang menurut WHO sudah dikategorikansebagai overweight, atau pre-obese.



Mungkin sudah sering orang mendengar efek buruk apa saja dari obesitas, tetapi ada baiknya kita lihat lagi untuk mengingat-ingat apa saja efek buruknya:

1. Penyakit Jantung Koroner

Penyakit ini sekarang sudah umum ada di masyarakat Indonesia. Hampir setiap orang gemuk mengalami hal ini. Penyakit ini terjadi karena sumbatan lemak pada pembuluh darah yang mengarah ke jantung, sehingga jantung tidak mendaatkan suplai darah yang berisi makanan dengan cukup. Jantung yang berfungsi sebagai pompa darah itu akan mati dan darah tidak lagi mengalir. Inilah penyebab kematian dari lebih dari 50% orang meninggal di dunia

2. Hipertensi

Kalau tadi adalah penumpukan lemak pada pembuluh darah yang mengarah ke jantung, sekarang lemak juga dapat menumpuk ke pembuluh darah lainnya. Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah penyakit yang dapat memicu berbagai macam hal, salah satunya adalah stroke. Stroke terjadi karena pembuluh darah yang menuju ke otak tersumbat, sehingga sebagian otak dapat mengalami kematian, mengakibatkan kelumpuhan pada sebagian tubuh. Kalau area kematian otak sudah besar, maka orang tersebut bisa lumpuh total

3. Sesak Nafas

Sesak nafas pada orang obesitas terjadi karena 2 hal. Pertama, dikarenakan area perut yang terlalu besar sehingga menekan area dada, dan kedua, bentuk tubuh orang itu bungkuk untuk menjaga keseimbangannya, sehingga menekan area dada juga. Hal seperti ini dinamakan Pinckwickian Syndrome

4. Estetika yang buruk

Ini yang sering tidak disadari oleh orang-orang obese, karena menganggap dirinya memang sudah baik seperti itu. Mungkin memang betul bagi dirinya sendiri, tp bagi orang lain, hal itu tidak berlaku. Orang obese seringkali dijauhi, dikucilkan, bahkan diejek karena tubuhnya yang gendut. Belum lagi mereka mengganggu orang lain. Contohnya, pada bisa yang padat, tentu orang obese akan mengambil tempat lebih banyak dibandingkan orang biasa. Pada suatu berita juga menyatakan, orang obese harus memakan 2 kursi untuk pesawat terbang agar tubuhnya muat. Sungguh tidak etis, bukan?

Kita sudah melihat beberapa keburukan dari obesitas, dan mungkin masih banyak lagi hal-hal buruk tentang obesitas. Jadi, masih mau obesitas?



Oleh : Richard Chayadi


Related Posts :