Senin, 17 Desember 2012

Gulma Berkhasiat Obat: Krokot (Portulaca Oleraceae)

Krokot biasanya ditemukan tumbuh di tempat-tempat terbuka. Tanaman herba dari famili Portulacacaeae ini menyukai sinar matahari langsung. Tumbuh dengan baik di dataran rendah hingga dataran tinggi (1.800 m dpl)

Ciri Fisik Tanaman

Sebagian atau seluruh bagian batang berada di atas tanah. Batang krokot berbentuk bulat dan berwarna coklat keunguan. Batang tumbuh rampak ke semua arah. Panjang batang tidak lebih dari 10-50 cm saja.

Bagaimana dengan daun? Krokol memiliki daun berbentuk bulat telur sunsang. Agak tebal dan berdaging. Posisi daun pada umumnya tersebar pada batang dan duduk saling berhadapan. Untuk warna daun krokot agak berbeda dengan tanaman lain. Permukaan atas daun berwarna hijau muda, sementara permukaan bawah daun berwarna merah tua seperti jengger ayam.

Apakah krokot menghasilkan bunga? Ya, bunga krokot keluar dari ujung percabangan secara berkelompok atau bergerombol. Setiap gerombol terdiri atas 2-6 buah bunga. Daun mahkota berjumlah lima helai, berwarna kuning kecil-kecil Biasanya bunga mekar setiap pagi hari.

Sementara buah yang dihasilkannya berbentuk kotak yang di dalamnya menghasilkan biji yang berwarna hitam kecoklatan dan mengkilap. Krokot diketahui berkembang biak secara generatif.

Khasiat

Masyarakat awam masih banyak yang belum mengetahui khasiat tanaman krokot bagian pengobatan. Sehingga, bagi sebagian masyarakat krokot masih dianggap sebagai tanaman gulma. Ia biasanya tumbuh di halaman-halaman terbuka dan sering disiangi karena dianggap sebagai gulma pengganggu keindahan dan kebersihan halaman.

Menurut informasi dari berbagai sumber tanaman ini berkhasiat mengobati berbagai penyakit, diantaranya yaitu:
  • Radang akut usus buntu
  • Disentri
  • Diare akut
  • Keputihan
  • Jantung berdebar
  • Demam
  • dll


Cara Penggunaan

Berikut adalah beberapa cara penggunaan krokot dalam pengobatan:

a. Radang akut usus buntu

Sediakan segenggam tanaman herba krokot segar, cuci bersih dengan air mengalir. Tumbuk herba tersebut hingga halus dan berair. Peras airnya hingga diperoleh sebanyak 30 ml. Tambahkan gula secukupnya dan air matang hingga larutan menjadi 100 ml. Aduk ramuan tersebut hingga gula larut dan larutan menyatu sempurna. Minum ramuan ini secara rutin 3 kali sehari.

b. Jantung berdebar

Ambil sebanyak empat batang krokot, lalu cuci bersih dengan air mengalir. Giling herba segar tersebut hingga halus. Tambahkan satu sendok madu dan setengah cangkir air masak. Aduk hingga semua bahan tercampur merata. Saring larutan tersebut, kemudian diminum secara rutin dua kali sehari.

c. Keputihan

Sebanyak lebih kurang 200 gram krokot segar di jus, kemudian diambil airnya. Tambahkan putih telur dari satu buah telur ayam kampung, kemudian di tim. Makan selagi ramuan ini masih hangat.

d. Demam

Krokot segar direbus hingga setengah matang, kemudian dimakan.

Oleh Neti Suriana
Referensi
www.iptek.net.id
Al-Isfari, A.M. 2012. Hidup Sehat dengan Terapi Herbal. As-Salam publishing. Solo.


Related Posts :