Kamis, 13 Desember 2012

Gulma yang Berkhasiat Obat: Ciplukan (Physalis Angulata)

Sebelum membahas tentang khasiat ciplukan, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui apa yang dimaksud dengan gulma. Gulma bisa diartikan sebagai kelompok tanaman pengganggu yang tidak diinginkan tumbuh pada suatu lahan pertanaman atau lahan budidaya. Seperti rumput yang tumbuh di lahan pertanaman cabe, ia akan disebut sebagai gulma. Namun, apabila ia tumbuh di padang rumput atau lapangan bola yang memang ditanami dengan rumput maka ia tidak lagi disebut sebagai gulma. Selain itu, gulma juga sering didefinisikan sebagai tanaman yang belum diketahui manfaatnya.

Ciplukan, sering dianggap sebagai gulma oleh petani. Karena kehadirannya dalam sebuah pertanaman atau lahan budidaya sering tidak kehendaki. Tanaman ini jarang ditanam, pada umumnya ia tumbuh dengan sendirinya di semak-semak, pinggir kebun, empang sawah dan ladang pertanian baru. Tanaman ini menyukai lahan yang subur, dan agak basah. Meskipun tergolong gulma, ciplukan yang tumbuh di lahan pertanian biasanya dibiarkan oleh petani. Karena, biasanya populasinya tidak banyak dan buahnya disenangi oleh anak-anak. Ciplukan memiliki buah yang terbungkus oleh daun kelopak yang menggelembung. Buah yang sudah matang memiliki rasa yang sangat manis.

Mengenal Tanaman Ciplukan

Seperti dijelaskan sebelumnya, ciplukan lebih dikenal sebagai gulma dari pada tanaman budidaya atau pun tanaman herbal. Memang hingga sejauh ini, masih sangat jarang petani atau masyarakat yang membudidayakannya secara serius. Padahal, ciplukan diketahui kaya akan khasiat dan manfaat terutama sebagai tanaman herbal (obat-obatan).

Ciplukan merupakan tanaman yang hidup semusim dengan tinggi batang tidak lebih dari 1 meter. Batang lunak dan cenderung tidak berkayu. Daun berbentuk bulat telur dengan ujung meruncing. Bunga muncul dari ketiak daun dengan tangkai tegak berwarna keunguan. Mahkota bunga berbentuk seperti lonceng yang dilindungi oleh daun kelopak.

Buah ciplukan muda berwarna hijau dan berubah menjadi kekuningan setelah matang. Buah berbentuk bulat hingga bulat memanjang. Buah terbungkus dalam kelopak yang menggelembung dengan ujung meruncing.

Nama Lokal

Ciplukan dikenal dengan nama lokalnya di setiap daerah. Misalnya: keceplokan, ciplukan (Jawa), yoryoran (Madura), cecendet, cecendetan (Sunda), kopok-kopokan, kaceplokan, angket (Bali), saletop, leletop (Sumatera), leletokan (Minahasa), kopi-kopi, daun loto-loto, dan sebagainya.

Khasiat dan Manfaat

a. Akar

Akar ciplukan berkhasiat untuk mengobati cacingan dan menurunkan demam.

b. Daun

Daun ciplukan berkhasiat sebagai penyembuh patah tulang, busung air, bisul, borok, penguat jantung, keseleo, nyeri perut dan kencing nanah.

c. Buah

Buah ciplukan jika dikonsumsi langsung diketahui berkhasiat untuk mengobati epilepsi, sulit buang air kecil dan penyakit kuning.

Resep untuk Penyakit Borok

Bahan-bahan:

1 genggam daun ciplukan
1 sendok air kapur sirih

Cara membuat:

Campurkan kedua bahan menjadi satu, kemudian tumbuk hingga halus. Ramuan siap digunakan.

Cara penggunaan:

Bersihkan bagian kulit yang sakit, kemudian tempelkan ramuan pada bagian tersebut.

Oleh: Neti Suriana
Referensi
www.iptek.net.id
Al-Isfari, A.M. 2012. Hidup Sehat dengan Terapi Herbal. As-Salam publishing. Solo.


Related Posts :