Rabu, 05 Desember 2012

Instrumen Pemerintah untuk Meningkatkan Perekonomian Negara

Perekonomian merupakan denyut nadi negara. Berjalannya perekonomian suatu negara dapat menjadi indikasi apakah negara tersebut memiliki perkembangan yang positif atau negatif. Hal ini dapat dilihat melalui pembangunan berupa gedung-gedung fasilitas akomodasi dan produksi. Pemerintah merupakan pemain inti dalam perkembangan perekonomian negara. Selain itu peran masyarakat sebagai konsumen dan tenaga kerja beserta para pengusaha juga ikut mendukung peran pemerintah. Seperti yang kita ketahui selain dari BUMN, penghasilan utama negara adalah pajak. Pajak ini dikumpulkan dari masyarakat dan nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur atau untuk investasi baik itu di dalam maupun luar negeri.

Sebagai pemain inti pemerintah memiliki instrumen untuk membuat perekonomian negara naik atau turun dengan melihat tingkat inflasi dan faktor lainnya agar pemerintah tidak salah memakai kebijakan. Inflasi juga memiliki pengaruh baik dan buruk. Pengaruh baik inflasi jika dapat dikendalikan oleh pemerintah maka inflasi tadi dapat meningkatkan pendapatan dan menunjang perekonomian. Sebaliknya jika pemerintah (BI) tidak dapat mengendalikan tingkat inflasi maka yang terjadi adalah kenaikan harga barang dan jasa dengan pesat sehingga menyebabkan kepada penurunan perekonomian. Paling parah ketika terjadi hiperinflasi dan hal ini pernah dialami Indonesia pada saat krisis moneter tahun 1998. Adapun instrumen pemerintah adalah:

1. Pajak

Pajak berperan utama sebagai pemasukan utama pemerintah yang berasal dari masyarakat. Jenis pajak juga bermacam-macam dan diantaranya adalah pajak bumi dan bangunan, pajak penghasilan, dll. Untuk memajukan perekonomian dibutuhkan perputaran uang baik itu di bidang barang maupun jasa dan berada di luar dan dalam negeri.

Jika pemerintah meningkatkan pajak. Maka yang akan terjadi adalah penurunan perekonomian. Karena peningkatan pajak berarti peningkatan beban pengusaha dan masyarakat kepada pemerintah. Akibatnya produksi para pengusaha terpaksa diturunkan atau dengan cara pengurangan tenaga kerja (PHK). Sehingga pengangguran meningkat begitu juga dengan ekspor pun akan menurun. Inflasi pun terjadi ketika barang yang ada di pasar lebih sedikit dibandingkan permintaan. Sehingga masyarakatpun menerima dampak buruk dari hal ini. Lain halnya jika pemerintah menurunkan pajak. Pengusaha akan termotivasi untuk berproduksi dengan lebih maksimal dan efisien. Akibatnya terbukalah lapangan pekerjaan baru dan banyak tenaga kerja teserap. Sehingga pengangguran berkurang dan ekspor meningkat. Apabila dilihat dari segi penerimaan pajak pemerintah memang berkurang, namun pendapatan pemerintah dari biaya ekspor meningkat.

2. Pengeluaran Pemerintah (Government Expenditure)

Pengeluaran pemerintah disini dapat berupa pembangunan infrastruktur dan fasilitas lainnya yang dapat mendorong keberlangsungan produksi para pengusaha. Semisalnya saja harga daging saat ini mahal dikarenakan diberlakukannya pembatasan impor daging. Bukan berarti peternak Indonesia tidak dapat mencukupi kebutuhan daging di ibu kota. Tetapi jauhnya jarak dari tempat peternak dan biasanya didukung dengan keadaan jalan yang buruk membuat peternak malas untuk memasok ke ibu kota. Karena biaya agar mencapai ibu kota sangat besar, dan pada akhirnya ketika sampai di kota harga daging menjadi sangat mahal. Jika pemerintah melakukan perbaikan infrastruktur maka percepatan jalur perekonomian akan meningkat karena dapat menghemat biaya di jalan.

Kebijakan pemerintah untuk memajukan perekonomian harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Karena kesalahan dalam melakukan kebijakan dapat memberikan dampak yang buruk bagi negara. Dua instrumen di atas dapat dipakai beriringan atau sebaliknya, bergantung kepada keadaan riil di Indonesia seperti apa yang terjadi. Melalui keadaan yang ada pemerintah bisa menyesuaikan kebijakannya dengan instrumen yang dimiliki, dan harapannya kebijakan pemerintah dapat memberikan pengaruh positif serta memajukan perekonomian bangsa.

Oleh : Ahmad Azhari Pohan


Related Posts :