Kamis, 31 Januari 2013

7 Kebiasaan Negatif yang Dapat Menghambat Rezeki

Seorang guru spiritual dulu pernah berkata, “Ketika rezeki terasa sulit, coba evaluasi kembali kebiasaan harianmu.” Suatu ketika, saat sedang berada dalam posisi sulit, rezeki terasa seret, saya kembali teringat dengan nasehat ini. Saya tergerak untuk mengikuti nasehat beliau. Segera saya mengambil kertas dan pena untuk menuliskan semua kebiasaan baik dan buruk yang telah memenuhi hari-hari saya satu bulan terakhir. Tiba-tiba saya tertegun dan sedih menyaksikan betapa banyak list kebiasaan negatif yang kembali hadir menghitamkan hari-hari. Benarkah ini yang telah menghalangi rezeki?

Dari evaluasi itu saya menemukan fakta bahwa tujuh kebiasaan negatif ini benar-benar berdampak terhadap kelancaran rezeki:

1. Tidur Setelah Subuh

“Jangan bangun kesiangan, nanti rezekinya dipatuk ayam!”

Pernah mendengar nasehat di atas? Waktu-waktu setelah subuh adalah waktu-waktu yang utama. Para ahli menyebutnya waktu-waktu emas (golden time). Udara pada waktu itu adalah udara terbaik. Waktu-waktu tersebut adalah waktu-waktu di mana energi kita berada pada kekuatan optimal untuk bekerja. Karenanya, jangan di sia-siakan.

Waktu-waktu setelah subuh adalah waktu di mana Allah menurunkan rezeki untuk hamba-hamba-Nya. Oleh karena itu, jangan sia-siakan. Sambut rezeki Allah dengan bergerak lebih cepat. Nggak mau kan jika kita hanya kebagian rezeki sisa?

2. Memutuskan Silaturahmi

Rezeki Allah itu bergerak dari satu tangan ke tangan lain. Menyambung silaturahmi adalah salah satu cara agar keran rezeki yang diberikan Allah melalui tangan orang lain sampai kepada kita. Karena itu, ketika kita memutus satu ikatan silaturahmi sebenarnya kita sudah menutup satu keran rezeki yang seharusnya mengalir melalui ikatan silaturahmi tersebut.

Jangan sekali-kali memutus silaturahmi. Akan tetapi sambunglah silaturahmi sebanyak-banyaknya dengan siapa pun. Karena kita tidak tau dari silaturahmi yang mana kita akan mendapatkan informasi pekerjaan. Kita tidak tau dari silaturahmi yang mana akan bertemu dengan jodoh kita. Dan, kita tidak pernah tau dari silaturahmi yang mana kita akan mendapatkan rezeki tidak terduga.

3. Menahan Hak Orang Lain

Sebagaimana sedekah memperlancar rezeki, maka menahan hak orang lain juga dapat menghambat rezeki kita. Hak orang lain yang tertahan dalam rezeki kita itu ibarat benda asing yang menyumbat kerat air. Ia akan menghalangi gerak air untuk mengalir lebih lancar. Ketika benda tersebut disingkirkan maka air akan mengalir dengan deras. Demikianlah perumpamaan hak orang lain dalam rezeki kita.

4. Tidak Disiplin

Tidak disiplin adalah penyakit yang menghalangi kita untuk bergerak lebih cepat. Termasuk dalam menjemput rezeki. Tidak disiplin cenderung membuat kita tergesa-gesa dan tidak optimal dalam mengerjakan segala sesuatu.

5. Menunda-nunda pekerjaan

Menunda-nunda pekerjaan sama artinya dengan menunda-nunda kesuksesan dan itu artinya menunda-nunda rezeki. Ini adalah kebiasaan jelek yang harus dibuang jauh-jauh. Namun, entah mengapa terkadang kita betah untuk memeliharanya.

6. Mudah Putus Asa

Putus asa adalah penyakit orang lemah yang tidak yakin akan pertolongan Allah. Putus asa tidak akan mendatangkan rezeki, justru akan menolak rezeki untuk hadir.

7. Tidak sungguh-sungguh

Mengerjakan sesuatu dengan asal-asalan akan menurunkan kredibilitas kita di hadapan atasan, rekan kerja dan orang lain. Kepercayaan orang lain akan menurun ketika kita tidak menunjukkan kesungguhan dalam bekerja. Demikian juga kompensasi dari semua itu. Allah akan melihat kesungguhan kita dalam berikhtiar. Ketika kita asal-asalan ya Allah juga menilai kita hanya berhak mendapatkan rezeki yang asal-asalan juga. Namun, ketika kita sungguh-sungguh maka Allah akan memberikan kompensasi yang sepadan dengan itu.

Tujuh kebiasaan negatif yang cenderung membuat rezeki terasa sempit melilit. Ketika menemukan fakta ini dalam kehidupan kita, bersungguh-sungguhlah untuk meninggalkannya. Karena ia hanya akan membuat hidup kita semakin sulit. Semoga bermanfaat!

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :