Kamis, 10 Januari 2013

Bawang Merah (Allium ascalonicum L)

Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan bawang merah bukan? Seperti halnya cabe bawang merah adalah salah satu bumbu yang penting dalam kuliner Indonesia. Bumbu yang berbentuk umbi lapis ini memberikan cita rasa dan aroma tersendiri dalam kuliner nusantara.

Bawang merah merupakan dua kata yang umum digunakan untuk menyebut umbi lapis yang dihasilkan oleh tanaman dengan nama yang sama, yaitu tanaman bawang merah. Selain sebagai bumbu masakan, bawang merah juga dikenal berkhasiat sebagai obat herbal.

Mengenal Taksonomi Tanaman Bawang Merah

Bawang merah (dalam bentuk umbi) mungkin sudah tidak asing bagi Anda. Anda bisa menemukannya dengan mudah di dapur, pasar-pasar tradisional hingga modern. Demikian populernya umbi lapis ini bagi masyarakat Indonesia yang sangat akrab dengan bumbu ini.

Namun tidak dengan tanamannya. Banyak yang masih asing dengan tanaman bawang merah. Karena memang tanaman ini hanya dikembangkan di daerah tertentu yang menjadi sentra pembudidayaannya. Sangat jarang ada petani yang membudidayakan tanaman bawang dalam skala rumah tangga.

Baik, untuk menambah pengetahuan tentang bawang merah berikut adalah sistematika taksonomi bawang merah dalam kerajaan plantae:
Kerajaan : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Asparagales
Familia : Alliaceae
Genus : Allium
Spesies : A. ascalonicum L

Bawang merah termasuk dalam genus Allium dan famili Alliaceae. Sementara dalam bahasa jawa bawang merah dikenal dengan sebutan brambang.

Ciri Fisik Tanaman Bawang Merah

Secara umum tanaman bawang merah terdiri dari beberapa bagian penting, yaitu akar, batang (lebih dikenal dengan sebutan cakram), umbi, daun dan bunga.

Akar

Bawang merah memiliki akar serabut pendek yang tumbuh di permukaan dasar cakram. Akar ini merupakan organ penting yang berfungsi menyerap air dan nutrisi dari sekitar tempat tumbuhnya.

Batang pokok atau cakram

Cakram memiliki fungsi yang sama dengan batang pada tanaman yaitu tempat tumbuhnya akar dan tunas. Hanya saja cakram ini berbentuk lempengan yang keras di dasar tunas dan hampir tidak kelihatan dari luar. Sehingga sepintas, tanaman bawang merah tampak hanya memiliki daun saja.

Umbi

Umbi bawang merah atau lebih dikenal dengan sebutan bawang merah saja merupakan bagian dari tanaman bawang yang memiliki nilai ekonomi. Umbi bawang merah terbentuk di pangkal daun. Dan tidak lain merupakan bagian pangkal daun yang menyatu, membesar dan berlapis-lapis. Sehingga, umbi tanaman bawang merah dikenal dengan sebutan umbi lapis.

Daun

Nah, bagaimana dengan daun? Daun bawang merah berwarna hijau muda hingga hijau tua. Daun berbentuk silinder panjang berongga dan meruncing pada bagian ujungnya.

Bunga

Bunga bawang merah bertangkai panjang. Merupakan pertumbuhan dari tunas apikal atau tunas inti. Sekilas, bentuk tangkai bunga hampir sama dengan bentuk daun. Silinder panjang dan berongga. Perbedaannya, tangkai bunga lebih ramping dan di ujung tangkai nantinya muncul bakal bunga. Bakal bunga awalnya hanya tampak seperti gumpalan yang ditutupi oleh seludang daun. Ketika bunga bawang merah siap mekar, maka seludang ini akan membuka dengan sendirinya.

Oleh: Neti Suriana
Referensi:
Suriana, N. 2011. Bawang Membawa Untung, Budidaya Bawang Merah dan Bawang Putih. Cahaya Atma. Yogyakarta


Related Posts :