Selasa, 29 Januari 2013

Bayam Merah

Suku: Amaranthaceae

Bayam merah sering juga disebut bayam glatik. Di jawa, tanaman ini dinamai bayem abrit, bayem lemah atau bayam sekul. Sedangkan di Maluku, ia disebut dengan jawa lufife, tona magaahu, atau baya rohiha. Sementara nama asingnya lebih dikenal dengan Chinese spinach.

Tanaman ini berasal dari Amerika tropis. Di Indonesia herba ini dapat tumbuh sepanjang tahun pada ketinggian 5-2000 m dpl. Tingginya mencapai 0,4 -1 m dan bercabang. Batangnya lemah dan berair. Daun bertangkai, berbentuk bulat telur, lemas dengan panjang 2-8 cm. Ujungnya tumpul, pangkal runcing serta berwarna hijau, merah, atau hijau keputihan. Bunganya berbentuk bulir.

Bayam yang umum dijual di pasar lebih dikenal sebagai bayam cabutan. Panennya dilakukan paling lama 25 hari, karena setelah itu kualitasnya menurun dan daunnya menjadi kaku. Tanaman ini diperbanyak dengan biji.

Kandungan dan sifat :
Tanaman ini banyak mengandung protein, lemak, karbohidrat, kalium, zat besi, amarantin, rutin, purin, dan Vitamin A, B, dan C. secara umum, tanaman ini dapat meningkatkan kinerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Akar bayam merah memiliki khasiat sebagai obat untuk disentri.

Selain itu bayam dapat digunakan untuk membantu melancarkan proses buang air besar karena kandungan seratnya yang cukup banyak. Makanan berserat seperti bayam baik bagi penderita kanker usus besar, kencing manis, kolesterol tinggi, dan untuk menurunkan berat badan.

Kegunaan :
1. Meningkatkan kerja ginjal, membersihkan darah sehabis bersalin :

Konsumsilah bayam dalam bentuk sayur kering

2. Anemia :

Cuci tiga genggam daun bayam merah, tumbuk sampai halus. Tambahkan 1 sendok makan air jeruk nipis, lalu saring. Kemudian tambahkan 1 sendok makan madu dan sebutir kuning telur ayam kampung, aduk sampai rata. Minumlah ramuan ini 1 kali sehari selama seminggu. Selanjutnya, pengobatan dapat dilakukan 2 kali seminggu sampai penyakitnya sembuh.

3. Disentri :

Cuci 10 batang akar bayam merah sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan garam halus seujung sendok teh dan aduh rata, lalu saring. Minum air saringan tersebut sekaligus.

4. Memperkuat akar rambut :

Cuci bersih seikat batang ayam segar, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan garam halus seujung sendok teh sambil diaduk rata. Selanjutnya peras dan saring, lalu minum sekaligus. Lakukan hal ini 2 -3 kali seminggu.

Catatan : Penderita kadar asam urat darah yang cukup tinggi dan rematik gout dilarang mengonsumsi bayam terlalu banyak. Bayam mengandung purin yang cukup tinggi. Sedangkan tubuh memetabolisir purin menjadi asam urat. Untuk pengobatan, bayam merah dianggap lebih berkhasiat daripada bayam hijau.

Oleh : Liana Xue
Sumber : Tim redaksi majalah Intisari. Tanaman obat keluarga 3. 2004. Jakarta. Majalah Intisari.


Related Posts :