Jumat, 04 Januari 2013

Mengapa Orang Indonesia Suka Cabe?

Mengapa orang Indonesia suka cabe? Mungkin Anda pertanyaan ini terkesan iseng dan lucu-lucuan. Tapi benar, pertanyaan ini tiba-tiba mengusik pikiran saya. Terutama semenjak satu minggu harus tenggelam dalam berbagai informasi tentang cabe. Tiba-tiba saja saya kemudian berpikir, mengapa sih orang Indonesia begitu menyukai cabe?

Anda tentu sepakat dengan pernyataan bahwa orang Indonesia itu penyuka cabe bukan? Jika tidak, cobalah Anda perhatikan kuliner khas Indonesia yang Anda konsumsi setiap hari. Bisa dipastikan Anda akan menemukan cabe dalam racikan bumbunya. Baik dalam jumlah banyak atau pun sedikit.

Hal ini memberitakan pada kita bahwa cabe dan segala bentuk olahannya sudah menjadi bagian terpenting dalam kuliner Indonesia. Cita rasa pedas yang ditimbulkan oleh cabe tidak hanya memberikan kesan nikmat, akan tetapi juga mampu menghangatkan badan.

Pedas Cabe dari Dahulu Hingga Sekarang

Dari zaman dahulu, pedasnya cabe memang sudah sangat dekat dengan lidah orang Indonesia. Cabe, khususnya yang diolah menjadi sambal sudah menjadi makanan pokok bagi masyarakat indonesia. Bukan lagi hanya sekedar bumbu pelengkap.

Menurut catatan sejarah, cabe sudah menjadi komoditas perdagangan penting di nusantara semenjak masa Jawa Kuno. Arkeolog Titi Surti Nastiti mengungkapkan bahwa cabe sudah dikenal dalam teks Ramayana dari abad ke-10 sebagai salah satu komoditas pertanian yang diperdagangkan.

Pada zaman penjajahan, cabe memiliki catatan sejarah yang mengerikan. Konon, cabe yang diolah menjadi sambal (cabe yang digiling halus hingga berbentuk pasta) digunakan oleh para tentara penjajah untuk menghukum kuli-kuli kontrak yang dinilai melawan perintah pada abad ke-19. Para kuli kontrak tersebut ditonggak pada sebuah tonggak salib kemudian kemaluannya di gosok dengan sambal.

Namun bagaimana pun hingga sekarang cabe tetap menempati posisi favorit di lidah masyarakat Indonesia. Bahkan di Manado kabarnya cabe dimakan bersama goreng pisang.

Memang sumber pedas sebuah masakan tidak hanya bersumber dari cabe. Merica juga merupakan bumbu yang memberikan sensasi pedas pada masakan. Namun, lidah dan selera masyarakat Indonesia ternyata lebih menyukai pedasnya cabe dari pada merica.

Manfaat Pedasnya Cabe

Ternyata pedasnya cabe memberikan manfaat tersendiri bagi kesehatan, yaitu untuk menghangatkan badan. Ada dua kandungan senyawa penting dalam buah cabe yang berfungsi sebagai unsur pedas sekaligus penghangat badan, yaitu:

a. Minyak atsiri.

Minyak atsiri dalam cabe berperan dalam merangsang syaraf perasa untuk memunculkan rasa pedas. Rasa pedas dan akibat dari reaksi sel-sel syaraf ini nantinya yang akan menghangatkan tubuh secara umum. Nah, inilah yang terjadi mengapa ketika makan cabe suhu badan Anda meningkat, terasa panas dan berkeringat.

b. Lipid (lemak)

Kandungan lemak dalam cabe juga berperan menghangatkan badan. Lemak diketahui merupakan salah satu penghasil suhu terbesar. Konon, kandungan energi yang dihasilkan oleh lemak jauh lebih tinggi dari pada karbohidrat. Dan Anda tidak perlu khawatir akan kegemukan karena lemak yang dikandung oleh cabe tidak menyebabkan timbulnya kolesterol.

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :