Rabu, 09 Januari 2013

Mewujudkan Resolusi Menjadi Revolusi.

Masih dalam suasana tahun baru, tentunya setiap orang mempunyai resolusi dan harapan yang baru untuk satu tahun ke depan. Namun, pertanyaannya bagaimana agar resolusi tersebut tidak hanya menjadi sekedar imajinasi? Berikut ini adalah beberapa langkah mewujudkan resolusi menjadi revolusi.

1. Intropeksi Diri

Langkah pertama untuk mewujudkan sebuah resolusi itu adalah intropeksi diri. Apakah yang membuat kita tak kunjung mencapai resolusi tersebut di tahun – tahun sebelumnya? Jika kita sudah menyadari kekeliruan tersebut, tak usah menyesali diri. Akan tetapi, jadikanlah kekeliruan yang telah kita lakukan selama setahun silam itu sebagai pengalaman sekaligus pelajaran berharga agar kelak kekeliruan tersebut tidak akan terulang lagi di kemudian hari.

2. Bercermin Dari Sebuah Kegagalan

Jangan pernah meratapi diri hanya karena sebuah kegagalan. Yakinlah bahwa di setiap kegagalan yang tercipta terselip hikmah di dalamnya. Dan jadikanlah kegagalan ini sebagai kesempatan untuk memulainya kembali dengan lebih baik. Seperti apa yang dialami oleh Thomas alfa edison seorang ilmuan penemu lampu pijar, Ia mengalami kegagalan sebanyak 9.998 kali. Baru pada percobaanya yang ke 9.999 kali ia berhasil menciptakan lampu pijar yang menyala terang. Dan dia berkata “ Saya sukses karena saya telah kehabisan apa yang disebut dengan kegagalan”. Bayangkan jika pada saat itu Thomas Alfa Edison menyerah pada kegagalan yang kerap kali beliau alami, mungkin dunia saat ini gelap gulita karena tidak adanya penerangan. Dengan bermodalkan keyakinan dan kesungguhan, akhirnya ia berhasil membuktikan penemuannya. Dan kita sebagai penduduk dunia sampai saat ini dapat merasakan indahnya dunia dengan penerangan lampu pijar yang beliau temukan. Teringat sebuah pepatah “Man Jadda Wajada” siapa yang bersugguh – sungguh pasti berhasil.

Satu pelajaran yang sangat berharga yang dapat kita ambil dari kisah Thomas Alfa Edison ini, bahwa berawal dari sebuah kegagalan jualah yang akan menghantarkan kita pada sebuah keberhasilan.

3. Lakukan Perubahan Saat Ini Juga

Jangan pernah berharap dunia yang akan berubah, tapi diri kitalah yang harus berubah. Ingat, Allah pernah berfirman, “Dia tidak akan merubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu sendirilah yang melakukan perubahan”. Begitu halnya dengan kita, jika kita menginginkan sesuatu dan mengharapkan sesuatu itu menjadi sebuah kenyataan, jangan hanya bermimpi dan berdoa, tapi berbuatlah, berubahlah, lakukan saat ini, sekarang juga karena tidak mungkin ada sukses tanpa perubahan. Dan jangan lewatkan kesempatan yang amat sangat berharga untuk berubah sebelum semuanya terlambat.

4. Tuliskan Rencana

Tuliskan apa saja yang akan kita lakukan di tahun 2013, agar apa yang akan kita lakukan tersusun dan terprogram dengan jelas. Dan agar tidak ada satupun hal yang terabaikan.

5. Jangan Pernah Melupakan Tuhan

Setelah menuliskan rencana kita dengan sebuah pensil, berikanlah penghapusnya pada Tuhan. Izinkan dia menghapus bagian – bagian yang salah dan menggantinya dengan rencana yang lebih baik. Karena kesuksesan yang akan kita raih tidak akan pernah terjadi tanpa campur tangan Tuhan. Serta senantiasa berusaha dan tak lupa diiringi dengan memanjatkan doa pada Tuhan, yakinlah sesungguhnya Tuhan Maha Mendengar.

6. Memanfaatkan Waktu

Betapa berharganya sang waktu apabila kita telah kehilangannya, apalagi jika sang waktu itu hanya terbuang dengan sia-sia. Sungguh dalam berlalunya waktu itu, ada pintu – pintu kesempatan yang terbuka dan mengharapkan kita untuk mengambilnya. Namun, terkadang kita enggan mengambilnya dan terbuai dalam angan-angan semu. Maka sebelum sang waktu itu pergi meninggalkan kita, manfaatkanlah waktu dengan sebaik mungkin sebelum ada kata penyesalan yang menghampiri hidup kita. Seperti yang dikatakan oleh seorang pemikir islam, Imam Alghazali bahwasanya sesuatu yang paling jauh dari diri seorang manusia itu adalah masa lalu. Sampai kapan pun kita tidak akan pernah bisa mengubah masa lalu sekalipun dengan kendaraan apapun kita tak kan pernah mungkin dapat kembali ke masa lalu. Sedangkan hal yang paling dekat dengan manusia itu adalah masa depan. Walaupun masa lalu tak dapat di rubah, tapi masa depan masih ada dalam genggaman kita. Jadi, gunakanlah sang waktu itu dengan sempurna.

7. Selalu Berpikir Positif

Optimis, itulah sebuah kata yang harus selalu ada dalam benak kita. Yakin bahwa apa yang telah kita usahakan itu akan berbuah manis. Dan selalu berpikir positiflah apapun yang akan terjadi pada hidup kita. Terutama, berprasangka baiklah pada Tuhan karena Dia-lah pengendali hidup kita. Manusia itu diibaratkan seperti wayang dan Tuhan itulah dalangnya, dan dunia beserta isinya adalah sebagai dunia pewayangan itu sendiri. Tuhan-lah yang mengatur jalan hidup kita. Jika segala usaha sudah kita kerahkan untuk mencapai resolusi tersebut, serahkanlah segala sesuatunya pada Tuhan. Yakinlah, apapun yang di berikan Tuhan pada kita, baik maupun buruk itu adalah yang terbaik.

8. Bersyukur dan Bersabar

Jika sesuatu yang kita inginkan itu sesuai harapan, bersyukurlah karena apa yang kita lakukan tidak akan sia – sia dan Tuhan pasti mendengar doa kita. Akan tetapi, jika terjadi sebaliknya dan apa yang kita inginkan itu tidak sesuai harapan, bersabarlah karena adakalanya ketika sebuah harapan harus berbentur dengan kenyataan yang ada. Itu terjadi bukan berarti Tuhan tidak mendengar doa kita, melainkan Tuhan sedang merencanakan sesuatu yang lebih baik untuk kita dan pastinya Tuhan lebih tau apa yang terbaik untuk kita. Di saat hujan dan badai datang, percayalah bahwa setelahnya akan ada pelangi yang menjadi pelipur lara. Hidup ini akan terasa jauh lebih indah jika senantiasa disyukuri bukan untuk disesali.

Oleh : Aini Nur Latifah


Related Posts :