Senin, 11 Maret 2013

BAGIAN – BAGIAN DAGING SAPI DAN KEGUNAANNYA

Untuk membuat suatu jenis masakan, Anda harus memilih bagian daging yang sesuai, misalnya daging untuk dimasak rendang berbeda dengan bagian daging untuk dipanggang (grill). Berikut ini Anda akan mempelajari bagian-bagian daging sapi dengan melihat bagian tubuh sapi.

1. Bagian Kaki

Bagian lutut ke bawah disebut shank atau daging kisi atau kikil. Daging pada bagian ini liat dan miskin lemak, karena otot-ototnya selalu dipakai. Daging yang menempel pada kisi, aromanya enak sekali untuk sop. Daging kisi biasanya digunakan untuk masakan rebusan, misalnya sop, gule, casserole, atau dibuat daging cincang. Seratnya halus, kenyal, dan mengandung gelatin. Kaldu yang dihasilkannya kental. Harganya murah.

2. Bagian Paha dan Pantat

Termasuk bagian ini adalah yang dinamakan round dan rump. Ada beberapa bagian dari round, yaitu:

  • Topround atau Topside atau Daging Penutup.
    Bagian ini terdiri hanya daging saja, seratnya halus dan tidak liat. Baik untuk dipanggang atau diungkep.
  • Silverside atau Daging Gandik atau Belakang.
    Mempunyai selaput berwarna keperakan. Dagingnya berotot sehingga agak liat. Seratnya panjang dan miskin lemak. Baik untuk masakan rebusan.
  • Bottomround atau Daging Kelapa
    Bentuknya mirip buah kelapa. Terdiri dari daging melulu tanpa otot. Seratnya tampak nyata. Yang melekat pada tulang, itulah yang paling empuk, hampir sama empuk dengan haas dalam meskipun tidak seenak haas dalam.

Ketiga bagian ini saling melekat dan merupakan daging yang murah. Daging rump juga mempunyai bagian-bagiannya:

  • Rumptop
    Biasanya untuk dipanggang dengan waktu lama dan panas yang rendah. Baik juga untuk masakan rebusan atau casserole.
  • Chateubriand Steak
    Daging bagian ini empuk dan mahal. Biasanya dibuat steak.
  • Rumpstek
    Daging bagian ini mempunyai aroma paling baik untuk dipanggang (grill) buat steak. Mempunyai lemak dan tidak bertulang.

3. Bagian Pinggang

Daging bagian ini disebut juga loin atau haas atau lulur. Ada sirloin (haas atau lulur luar), fillet (haas atau lulur dalam), tbone, dan porterhouse. Dua bagian yang terakhir biasanya dibuat steak. Daging loin adalah bagian yang paling bermutu, terutama fillet atau haas dalam. Harganya paling mahal dan aroma serta rasanya paling enak. Dagingnya empuk. Ada bagian yang mengandung sedikit lemak berupa serat-serat lemak di antara daging. Bagian inilah yang paling enak untuk steak atau sate.

4. Bagian Rusuk atau Rib

Bagian ini paling baik untuk dipanggang (roast). Seratnya halus dan mempunyai lemak. Tulang dan daging yang melekat pada tulang baik sekali untuk sop atau gulai. Bagiannya adalah toprib (iga belakang) dan forerib (iga depan).

5. Bagian Perut

Bagian ini dinamakan finak atau samcan. Biasa juga disebut daging sop. Harganya relatif murah. Seratnya kasar. Baik untuk kaldu atau masakan rebusan.

6. Bagian Dada

Bagian ini disebut juga brisket atau sandung lamur. Bagian ini termasuk yang harganya murah. Biasa dipakai oleh perusahaan catering, juga untuk corned beef. Baik untuk sop karena ada bagian yang bertulang.

7. Bagian Bahu

Bagian ini terdiri dari blade bone (punuk) dan chuck (lemusir). Bagian punuk biasanya dibuat daging cincang dicampur dengan bagian lain. Daging lemusir seratnya agak kasar dan liat. Juga untuk daging cincang atau masakan rebusan.

Oleh : Nur Rokhanah
Referensi: Gayo, Iwan. 2002. Buku Pintar Seri Senior. Jakarta: Pustaka Warga Negara


Related Posts :