Rabu, 06 Maret 2013

Brainstorming, Cara Ampuh Menemukan Ide-Ide yang Tidak Biasa

Pernah merasa takjub dengan ide-ide segar, unik dan tidak biasa yang dihasilkan oleh penulis lain? Ya, pernah Anda bertanya kok bisa ya ide-ide seperti ini terpikirkan oleh mereka? Atau ketika melihat peluncuran teknologi baru, kita pun berpikir kok bisa ya hal ini terpikirkan oleh penemunya?

Ya, ide adalah sesuatu yang mahal namun sebenarnya bisa dimiliki oleh semua orang. Namun, mengapa tidak semua orang bisa menghasilkan ide-ide menarik yang tidak biasa? Karena, tidak semua orang yang terlatih untuk berpikir di luar dari pikiran orang biasa. Ya, atau dengan istilah lainnya menggali ide, meretas batas. Keluar dari garis berpikir biasa.

Anda tau, ide tidak akan pernah habis digali. Semua yang Anda lihat, alami dan rasakan sesungguhnya berpotensi menjadi lautan ide luar biasa yang tidak akan pernah kering. Hanya saja terkadang pikiran kritis yang Anda miliki menghalangi ide-ide yang tidak biasa tersebut untuk hadir. Pikiran kritis itu seperti monster yang tidak ingin pikiran Anda keluar dari kebiasaan berpikir lazim.

Solusinya, Anda harus menidurkan sejenak monster penjaga dalam pikiran Anda. Bebaskan pikiran Anda untuk menghasilkan ide-ide unik sebebas-bebasnya. Lakukan brainstorming! Yaitu dengan cara mencurahkan seluruh ide yang ada di pikiran tanpa mempedulikan apakah ide ini layak atau tidak. Keluarkan saja semua ide yang Anda miliki saat ini juga.

Bagaimana caranya?

Caranya sangat mudah sekali. Pertama sediakan alat tulis, bisa berupa selembar kertas dan pena atau peralatan menulis lain seperti lap top atau notebook. Singkirkan semua pekerjaan lain dan fokuslah untuk brainstorming.

Kedua, curahkan semua gagasan atau ide apa saja yang terlintas di kepala Anda. Jangan pernah ditahan, jangan merasa takut salah, dan jangan di edit. Tuliskan apa pun yang terlintas saat itu. Tulis segera, jangan diedit. Tulis minimal 20 ide, jangan kurang. Jika masih kurang, gali lagi hingga terdapat dua puluh ide atau lebih.

Setelah semua ide dan gagasan dicurahkan, barulah Anda pilih dan edit mana ide yang menarik, unik dan mana yang biasa-biasa saja. Ide-ide yang dirasa menarik dan potensial dikembangkan menjadi tulisan atau karya yang bagus, bisa segera Anda eksekusi. Sementara ide yang dirasa biasa, jangan dibuang. Tapi endapkan dan gali lagi, bisa jadi masih ada ide-ide segar lain yang bisa ditemukan dari ide biasa tersebut.

Mengapa dalam proses brainstorming kita harus mencurahkan minimal 20 ide. Menurut Ary Nilandari seorang penulis sekaligus coach beberapa training menulis online, sepuluh ide awal yang kita hasilkan pada proses brainstorming biasanya masih terkesan biasa, karena fungsi kritik dalam pikiran Anda masih aktif. Namun, ketika dipaksa untuk terus mengeluarkan ide dan gagasan pikiran akan berpikir keras untuk mendapatkan ide-ide baru, dan perlahan namun pasti mulai melupakan fungsi kritik. Sehingga pada ide ke 15, 16 dan seterusnya boleh jadi anda akan menemukan ide-ide yang tidak biasa. Mengapa? Karena Anda sudah meretas batas, keluar dari kerangka berpikir lazim.

Nah, ingin mendapatkan ide yang tidak biasa? Yuk lakukan brainstorming!

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :