Kamis, 21 Maret 2013

Mengurangi Penggunaan Kertas (2)

Pada tulisan sebelumnya kita sudah mengungkap demikian banyak manfaat mengurangi ketergantungan pada kertas. Mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas, memang perlu dilakukan. Mengingat, sumber daya hutan –yang menjadi bahan baku kertas—semakin lama semakin menipis.

Oleh karena itu, sudah saatnya kita harus memulai untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas. Dimulai dari diri dan lingkungan terdekat kita. Karena, sebagai manusia modern yang akrab dengan tradisi mencatat dan menulis mau tidak mau ketergantungan kita pada kertas sangat tinggi. Namun demikian, kemajuan teknologi komputer, internet dan pengembangannya telah banyak membantu kita untuk mengurangi penggunaan kertas.

Tips Mengurangi Penggunaan Kertas

Banyak upaya sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi penggunaan kertas. Baik secara pribadi, dalam keluarga, maupun dalam sebuah instansi. Upaya-upaya tersebut diantaranya yaitu:

a. Manfaatkan sisi lain dari kertas atau dokumen yang sudah tidak digunakan lagi untuk membuat catatan atau coretan draft pembuatan tulisan baru.

Seperti kita ketahui, setiap lembaran kertas memiliki dua sisi (bolak balik) yang memiliki fungsi yang sama. Biasanya, untuk mencetak dokumen, print tulisan dan sejenisnya, kita cuma menggunakan satu sisinya. Sementara sisi yang lain tetap kosong. Nah, ketika dokumen yang dicetak salah, atau tidak digunakan lagi, jangan buru-buru kertas tersebut dibuang ke tong sampah. Akan lebih baik disisihkan di tempat khusus untuk digunakan pada keperluan lainnya. Misalnya untuk membuat catatan, coretan hitungan, mencetak draft tulisan, atau bahkan untuk mencetak nota penjualan.

b. Gunakan aplikasi catatan pada HP atau smartphone untuk membuat agenda harian, catatan ceklist dan catatan-catatan lain yang bersifat pribadi.

Kehadiran teknologi komunikasi seperti HP dan smartphone sangat membantu kita untuk mengurangi ketergantungan pada kertas. HP dan smartphone umumnya memiliki aplikasi catatan dan agenda yang bisa kita manfaatkan untuk membuat catatan-catatan kecil, agenda harian dan sejenisnya. Dengan demikian kita tidak perlu lagi memboroskan penggunaan kertas, dan lagi lebih praktis karena HP/smartphone selalu dibawa ke mana pun kita pergi.

c. Berlangganan media cetak versi online

Saat ini, media cetak sudah banyak yang merilis versi onlinenya. Sehingga, kita tidak perlu lagi berlangganan yang versi cetaknya. Apalagi, berlangganan versi online umumnya jauh lebih murah dari pada yang versi cetak. Ini merupakan terobosan yang sangat bagus untuk mengurangi ketergantungan pada penggunaan kertas.

d. Cetak draft tulisan/laporan atau dummy pada kertas yang sudah tidak terpakai

Draft tulisan atau dummy biasanya hanya digunakan untuk merevisi ulang tulisan, laporan atau calon buku yang kita tulis. Oleh karena itu, tidak ada salahnya jika dicetak pada sisi lain kertas yang sudah pernah digunakan sebelumnya.

e. Buat catatan secara rapi, sehingga tidak ada bagian halaman buku yang terbuang sia-sia

Catatan yang tertata dengan rapi akan lebih menghemat penggunaan kertas dari pada catatan yang tidak tertata dengan rapi. Karena itu, biasakan membuat tulisan/catatan yang rapi pada buku atau kertas yang kita gunakan.

f. Gunakan file komputer, blog atau media online untuk menampung catatan harian.

Sudah saatnya kita membuat catatan harian secara elektronik. Jika catatan tersebut layak dikonsumsi publik, lebih baik lagi jika diposting di blog atau media online. Jika tidak, catatan tersebut bisa disimpan di file komputer atau drive email.

g. Optimalkan surat elektronik (surel) atau aplikasi online lainnya sebagai media komunikasi dan pengiriman laporan.

Sudah saatnya instansi pemerintah, swasta menggunakan aplikasi online untuk mengirimkan berkas laporan bulanan, dan tahunan untuk mengurangi ketergantungan pada kertas.

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :