Selasa, 19 Maret 2013

Tips Mengatasi Pemanasan Global

Apa yang dimaksud dengan pemanasan global? Pemanasan global adalah gejala meningkatnya suhu rata-rata bumi secara global baik di daratan maupun di laut. Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap kondisi lingkungan, seperti suhu lingkungan yang terus meningkat.

Pemanasan global disebabkan oleh banyak faktor, diantaranya yaitu meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer yang menyebabkan panas yang tertahan di permukaan bumi meningkat. Gas-gas rumah kaca tersebut diantaranya yaitu: karbon dioksida (CO2), methana (CH4), Nitrogen Oksida (N2O), Hydrofluorocarbons (HFCs), Perfluorocarbons (PFCs), Sulphur hexafluoride (SF6) dan lain-lain. Gas-gas rumah kaca ini dihasilkan oleh pabrik industri, peternakan, polusi kendaraan bermotor, dan sejenisnya. Menipisnya hutan dan berkurangnya jumlah populasi tanaman yang mampu menyerap gas-gas polusi tersebut juga dapat memicu meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfer bumi.

Sebagai penghuni bumi yang dikaruniai kelebihan berupa akal, manusia harusnya melakukan berbagai upaya preventif untuk mengatasi bahaya-bahaya pemanasan global ini. Banyak upaya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi atau mengatasi pemanasan global ini. Meskipun hanya dilakukan dalam skala rumah tangga. Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan dalam skala pribadi dan rumah tangga untuk mengurangi gejala pemanasan global, yaitu:

a. Menanami pekarangan dengan tanaman pelindung atau tanaman lain

Rumah adalah lingkungan terdekat kita. Jika rumah kita memiliki halaman walau sempit, tidak ada salahnya jika dihijaukan dengan berbagai tanaman. Kehadiran tanaman di halaman rumah sangat bermanfaat untuk menyerap gas karbondioksida dan menyuplai udara segar bagi lingkungan rumah kita.

b. Menghemat penggunaan listrik

Budayakan untuk menghemat penggunaan listrik di rumah kita. Matikan lampu di siang hari. Kurangi penggunaan listrik dengan memanfaatkan energi atau tenaga alam. Misalnya, buka jendela lebar-lebar untuk menyegarkan udara di ruangan. Gunakan energi matahari untuk penerangan ruangan di siang hari. Gunakan energi matahari untuk mengeringkan jemuran dan lain-lain.

c. Minimalisir penggunaan kendaraan bermotor

Emisi gas rumah kaca banyak dihasilkan dari polusi kendaraan bermotor, terutama gas karbon monoksida (CO). Oleh karena itu, sedapat mungkin, ada baiknya kita mulai meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor jika memang dirasa tidak perlu. Misalnya, jika jarak tempuh dirasa tidak begitu jauh ada baiknya kita cukup berjalan kaki atau menggunakan sepeda. Selain mengurangi emisi gas rumah kaca, hal ini juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Selain itu, menggunakan kendaraan umum saat bepergian ke tempat yang agak jauh juga bisa menjadi pilihan.

d. Beri pemahaman pada anggota keluarga tentang bahaya pemanasan global

Hal terpenting yang perlu dilakukan adalah memberi pengertian pada seluruh anggota keluarga, atau bahkan orang-orang di lingkungan kita tentang bahaya pemanasan global. Sekaligus memberikan edukasi dan motivasi untuk ikut mengatasinya dengan berbagai tindakan sederhana di atas. Harapannya, ketika kesadaran dan motivasi untuk mengatasi pemanasan global itu lahir dari keluarga maka dengan sendirinya ia akan menyebar di lingkungan masyarakat yang lebih luas.

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :