Kamis, 18 April 2013

Memperoleh Manfaat di Balik Pedasnya Cabai

Anda pasti mengenal komoditas cabai bukan? Cabai adalah salah satu komoditas hortikultura yang sangat populer di masyarakat Indonesia. Mengingat komoditas cabai merupakan salah satu jenis bumbu dapur yang tidak bisa dipisahkan dari kuliner Indonesia. Coba Anda perhatikan ragam kuliner Indonesia, bisa dipastikan tidak ada satu pun yang luput dari cabe sebagai salah satu bumbu utama atau pun bumbu pelengkapnya.

Satu ha yang mungkin jarang disadari oleh para penggemar cabai adalah manfaat dari buah yang memiliki cita rasa pedas ini. Ya, tidak banyak yang mengetahui bahwa di balik rasa pedas cabe terdapat manfaat dan khasiat positif bagi kesehatan. Tidak hanya pada buahnya, bahkan tanaman cabe secara umum juga berkhasiat dan tidak jarang digunakan dalam ramuan pengobatan tradisional atau herbal.

Secara umum khasiat cabai bagi kesehatan dapat diperoleh dengan tiga cara:

Pertama: cara konsumsi langsung

Sebagai penikmat cita rasa pedas cabai, setiap hari Anda tentu mengkonsumsi cabe secara langsung. Baik dalam bentuk sambal, gulai, bumbu sayur atau pun cabai gigit. Cabai yang dikonsumsi secara langsung sebenarnya ikut memberikan nutrisi bagi tubuh.

Satu hal yang perlu diketahui adalah, cabai merupakan salah satu komoditi yang kaya akan nutrisi alami yang bermanfaat bagi tubuh. Banyak literatur yang memberikan informasi tentang nutrisi cabai ini. Secara umum kandungan nutrisi cabai diketahui setara dengan kandungan berbagai jenis buah yang berasa manis. Cabai segar diketahui memiliki kandungan karbohidrat, lemak dan protein yang cukup tinggi, demikian juga dengan kandungan vitamin dan mineralnya.

Sangat disarankan untuk rutin mengkonsumsi cabai, khususnya cabai manis (paprika dan cabe besar) untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Namun demikian, untuk konsumsi cabai pedas (cabai rawit dan cabai keriting) sebaiknya dalam jumlah yang wajar. Mengingat cabai jenis ini memiliki kandungan minyak atsiri yang tinggi yang dapat menimbulkan gangguan pada sistem pencernaan tubuh.

Kedua: dikonsumsi dalam bentuk ramuan obat-obatan herbal

Tidak hanya buah cabai yang berkhasiat bagi kesehatan. Bagian tanaman yang lain seperti daun, batang bahkan bongkol akar tanaman cabai juga dikenal berkhasiat mengobati berbagai penyakit. Namun demikian, tidak jarang bagian tanaman tersebut harus diolah terlebih dahulu dalam bentuk ramuan obat-obatan herbal sebelum dikonsumsi.

Ketiga: sebagai obat luar

Terakhir, cabai juga sering digunakan sebagai obat luar untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Sebagai obat luar, cabai atau bagian tanaman cabai –seperti daun misalnya—ditumbuk atau dihaluskan terlebih dahulu sebelum digunakan. Kemudian baru dibalurkan pada bagian tubuh yang sakit. Selain dengan cara ditumbuk atau dihaluskan, bisa juga dengan cara melayukan daun cabai di atas api sebelum digunakan. Cara penggunaan lengkapnya bisa Anda dapatkan di buku ‘Cabai Sehat Berkhasiat’ terbitan Andi Publishing, Yogyakarta.

Demikian 3 cara untuk mendapatkan khasiat cabai, informasi lengkap tentang budidaya, khasiat hingga cara membuat ramuannya bisa Anda dapatkan pada buku terbitan Andi Publishing Ini:



Oleh: Neti Suriana
Referensi:
Suriana, N. 2013. Cabai, Sehat dan Berkhasiat. Andi Publishing. Yogyakarta.


Related Posts :