Selasa, 21 Mei 2013

KUPU-KUPU



Berdasarkan catatan dunia kurang lebih ada 20.000 spesies kupu-kupu. Dan Brazil merupakan salah satu pemilik kupu-kupu terbesar di dunia yaitu 3000 jenis. Selanjutnya, disusul Indonesia yang memiliki sekitar 2.500 jenis kupu-kupu.

Kupu-kupu memiliki keistimewaan baik dari bentuk sayapnya maupun bentuk tubuhnya. Bagian sayap kupu-kupu lebih besar dibandingkan bagian dadanya. Sebenarnya, sayap kupu-kupu tidak berwarna melainkan transparan. Warna-warna yang ada pada sayap kupu-kupu itu merupakan cahaya yang dipantulkan melalui sisik-sisik yang sangat lembut pada sayap kupu-kupu sehingga membentuk warna-warna yang indah. Sisik-sisik itu tersusun dengan rapi di atas sisik-sisiknya yang lain dan polanya berukuran sama persis atau simetris.

Kupu-kupu suka beterbangan di saat matahari bersinar terang. Oleh karena itu, kupu-kupu merupakan binatang diukturnal (binatang yang aktif di siang hari). Kupu-kupu akan membentangkan sayapnya ke sudut cakrawala yang merupakan sudut perubahan matahari. Kupu-kupu terbang mengikuti perubahan posisi matahari. Apabila kupu-kupu bergerak berlawanan dengan posisi matahari maka ia akan tersesat. Seakan-akan matahari sebagai penunjuk arah atau kompas bagi kupu-kupu.

Kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna yaitu mengalami perubahan bentuk yang sangat berbeda dengan induknya. Kupu-kupu berkembang biak dengan cara bertelur. Sebelum menjadi seekor kupu-kupu yang cantik, ia merupakan sebuah telur yang sangat kecil dan diletakkan oleh induknya di atas dedaunan. Setelah itu, telur akan menetas menjadi seekor ulat. Tak lama kemudian, ulat itu pun membuat sarang yang berupa benang-benang dan berasal dari air liurnya. Sarang tersebut untuk membungkus dirinya sendiri untuk menuju perubahan bentuk berikutnya atau yang kita kenal sebagai kepompong (pupa). Di dalam kepompong (pupa), tubuh ulat berubah menjadi kupu-kupu. Tak lama setelah itu, keluarlah kupu-kupu yang cantik nan indah dari kepompong (pupa) tersebut. Makhluk ini sangat berbeda bentuknya dengan ulat. Benar-benar sempurna ciptaan Allah!

Pada saat berubah menjadi kupu-kupu, sayapnya masih tampak lemah, kusut, dan berkerut. Tetapi, akibat adanya darah yang dipompakan ke dalam sayap maka sayap itu akan mengembang dan melebar sehingga dapat dipergunakan untuk terbang.

Kupu sangat menyukai madu bunga. Cara kupu-kupu mendapatkan makanannya dengan mengisap madu yang ada di bunga. Kupu-kupu memiliki alat tubuh yang panjang yang disebut belalai atau proboscis. Alat ini digunakan untuk mengisap cairan dari bunga. Ukuran proboscis sendiri dapat digulung jika tidak digunakan. Apabila proboscis ini dalam keadaan lurus atau tidak digulung maka panjangnya tiga kali dari panjang tubuh kupu-kupu.

Kupu-kupu merupakan jenis serangga yang disukai manusia. Kupu-kupu bermanfaat bagi kehidupan yaitu sebagai pembantu penyerbukan pada tanaman dan juga dapat digunakan sebagai bahan penelitian bagi manusia.

Oleh : Wahyu Inayah
Referensi:
Yahya, Harun. Pesona Keajaiban Alam Semesta. Jakarta. Global Media Cipta: 2003
http://id.harunyahya.com/id/Artikel/25068/BAGAIMANA-KUPU-KUPU-MENEMUKAN-JALANNYA
https://www.facebook.com/note.php?note_id=377627622181


Related Posts :