Kamis, 23 Mei 2013

Mengenal Tanaman Hias Sanseviera (Lidah Mertua) – 4

Pada tulisan sebelumnya sudah dibahas tentang bagaimana teknik perbanyakan tanaman Sanseviera ini. Berikut adalah beberapa langkah yang perlu dilewati dan diperhatikan dalam usaha budidaya tanaman Sanseviera:

  1. Memilih media tanam

    Media tanam adalah sarana yang disediakan sebagai tempat untuk menanam atau menumbuhkan tanaman Sanseviera. Adapun media tanam yang umumnya digunakan untuk menumbuhkan tanaman Sanseviera adalah campuran tanah dan cocopeat dengan perbandingan 3 : 1. Selain itu bisa juga digunakan campuran tanah dan pasir dengan perbandingan 3 : 1. Masukkan media tanam tersebut ke dalam pot hingga terisi 2/3 bagian dari pot tersebut.

  2. Penanaman bibit

    Siapkan bibit yang sudah tumbuh dengan baik. Sobek sisi kiri dan kanan polibag dengan cutter. Kemudian tarik polibag ke bawah sehingga media tanam bibit terlepas dari polibagnya. Letakkan bibit beserta media tanamnya di tengah-tengah pot yang sudah berisi media tanam. Pastikan posisi bibit pas berada di tengah. Tambahkan media tanam ke dalam pot hingga hampir penuh. Tekan-tekan media tanam di sekeliling bibit untuk memastikan bibit berdiri dengan kokoh pada media tanam.

  3. Perawatan

    Sanseviera termasuk tanaman yang tidak membutuhkan perawatan yang rumit. Bahkan tanpa dirawat sekalipun tanaman ini dapat tumbuh dengan subur dan berkembang biak dengan cepat. Namun demikian, agar tetap terlihat rapi dan cantik tanaman ini tetap perlu perawatan. Adapun hal-hal yang perlu dilakukan dalam perawatan tanaman Sanseviera yaitu:

    • Penyiraman

      Tanaman ini tidak perlu terlalu sering disiram, sehingga cukup disenangi sebagai hiasan indoor. Anda cukup menyiram sekali tiga hari atau bahkan kurang dari itu.

    • Membuang daun-daun yang sudah tua dan tidak sehat

      Daun-daun yang sudah tua, rusak atau sudah tidak sehat sebaiknya segera dibuang. Lakukan pemotongan pada daun tersebut dengan pisau atau gunting tanaman yang tajam dan steril.

    • Merapikan rumpun

      Sanseviera pada umumnya sangat cepat berkembang biak menghasilkan tunas-tunas baru. Akibatnya, rumpun tanaman menjadi padat dan tidak beraturan. Sebagai tanaman hias, kondisi ini tentu saja menyebabkan rumpun tanaman menjadi tidak cantik dipandang. Oleh karena itu, rumpun tanaman perlu dirapikan. Dengan memisahkan tunas atau tanaman yang sudah tua dari rumpun dan menyisakan satu atau dua tanaman yang sehat.

  4. Pengendalian hama dan penyakit

    Sanseviera termasuk jenis tanaman yang jarang diserang hama dan penyakit. Satu-satunya organisme pengganggu tanaman yang sering merusak tanaman Sanseviera adalah jamur. Pengendaliannya pun sangat mudah. Anda cukup membuang bagian tanaman yang terserang dengan cara memotongnya dengan pisau atau gunting tanaman steril. Jika serangan sudah terlalu parah, sebaiknya seluruh tanaman dibongkar dan diganti dengan tanaman baru, termasuk media tanamnya. Karena dikhawatirkan spora jamur masih tertinggal pada media tanam.

Selain itu, sekali setahun media tanam perlu dibongkar dan diganti dengan media tanam yang baru. Selain itu pembongkaran ini sekaligus bertujuan untuk merapikan rumpun tanaman dalam pot.

Oleh: Neti Suriana


Related Posts :