Rabu, 08 Mei 2013

RAYAP

Kehidupan rayap sudah ada sejak kurang lebih 100 juta tahun yang lalu. Rayap juga disebut semut putih. Rayap tidak memiliki sayap. Namun demikian, ada beberapa rayap yang dapat mencapai bentuk bersayap dan akan keluar dari sarangnya secara berkelompok untuk menuju suatu tempat pada saat perubahan musim kemarau ke musim penghujan. Namun, kemampuan terbang mereka terbatas dan sayap-sayap mereka mudah patah.

Rayap merupakan salah satu jenis serangga yang memiliki cara hidup sama seperti semut yaitu hidup berkelompok di sarang bawah tanah yang besar dan gelap. Mereka membentuk sebuah koloni yang di dalamnya terdiri dari ribuan atau bahkan hingga ratusan ribu. Dalam sebuah koloni, mereka dipimpin oleh seekor ratu rayap yang tugasnya hanya mereproduksi rayap dengan tujuan untuk tetap melestarikan jenisnya. Dalam sehari, ratu rayap dapat bertelur 30.000 butir. Tubuh ratu rayap ini lebih besar dibandingkan rayap lainnya yaitu panjang badannya sekitar 11 cm sedangkan panjang rayap raja mencapai 2 cm, dan panjang rayap prajurit serta rayap pekerja mencapai 1 cm. Umur ratu rayap bisa mencapai lebih dari 20 tahun. Ratu rayap inilah yang menentukan pembagian tugas yang ada dalam sebuah koloni. Ketika ratu rayap ini melahirkan anak-anaknya, dia memiliki kemampuan untuk membagi tugas yang akan diberikan kepada anak-anaknya ketika sudah besar. Dalam sebuah koloni, rayap juga dilindungi oleh ribuan rayap tentara dalam bangunan kokoh yang tersusun dari tanah. Mereka inilah yang disebut sebagai rayap prajurit. Mereka juga bertugas menemani rayap pekerja ketika mencari makan. Rayap prajurit ini memiliki kepala yang keras dan tidak mudah hancur jika ia mati. Selain itu, dalam sebuah koloni juga terdapat pekerja yang tugasnya mencari makan, memelihara ratu, menjaga serta merawat bayi-bayi rayap dan masih banyak lagi. Dalam kehidupan rayap, mereka hanya bergantung pada raya-rayap pekerja. Dengan demikian rayap-rayap pekerja memiliki peranan yang sangat penting yaitu sebagai penopang hidup bagi rayap-rayap lainnya di dalam sebuah koloni. Rayap-rayap pekerja merupakan pekerja yang gigih dan jangkauan gerak mereka dapat mencapai sejauh 50 meter dari sarangnya. Ternyata, bagi rayap-rayap yang sudah lemah dan tidak kuat untuk bekerja lagi, mereka akan dimakan oleh rayap-rayap lainnya yang masih kuat. Hal ini dilakukan bertujuan untuk tetap mempertahankan keseimbangan energi dalam koloni rayap. Namun, bagi rayap yang sudah tua, mereka akan memilih bunuh diri sebelum dimakan oleh rayap-rayap yang masih muda.

Rayap suka makan pohon yang sudah mati atau kering, baik kayunya, tangkai daun, tanah atau bangkai hewan. Rayap sangat bermanfaat dalam kehidupan ini karena tanpa rayap, bisa jadi bumi ini akan dipenuhi oleh sampah-sampah yang membusuk.

Oleh : Wahyu Inayah
Referensi:
farndon, John. Kirkwood, John. 2005. Ensiklopedia Mini Hewan. Jakarta: Erlangga.


Related Posts :