Rabu, 26 Juni 2013

LABA-LABA



Laba-laba termasuk dalam klasifikasi filum Artrhopoda dan kelas Arachnid sama seperti kutu, kalajengking, dan tungau. Jadi, laba-laba bukanlah jenis dari serangga karena laba-laba berbeda dengan serangga. Perbedaannya bahwa Laba-laba memiliki delapan kaki dan tidak bersayap. Sedangkan serangga memiliki sayap dan hanya mempunyai enam kaki. Selain itu, laba-laba mempunyai tubuh bagian belakang (abdomen) yang bundar dan berbulu. Laba-laba tidak memiliki penglihatan yang tajam atau buta. Tetapi laba-laba memiliki kemampuan untuk merasakan getaran mangsanya.

Kurang lebih ada 30.000 spesies laba-laba yang ada di muka bumi ini. Laba-laba berdasarkan cara hidupnya dapat dikelompokkan menjadi laba-laba pemintal jaring yang bertugas membuat jaring untuk menangkap serangga dan laba-laba pemburu yang bertugas mengejar serangga. Sedangkan berdasarkan taring yang dimiliki oleh laba-laba maka ia dibedakan menjadi laba-laba sejati dan tarantula. Semua laba-laba menghasilkan jaring-jaring yang dijadikan sebagai sarangnya. Laba-laba hidup di berbagai tempat seperti di gurun, pegunungan, kebun atau danau.

Berikut beberapa jenis laba-laba:

  • Laba-laba Bolas
    Laba-laba ini berburu ngengat dengan menggunakan jerat. Ada dua tahapan yang dilakukannya dalam berburu yaitu tahap pertama, ia membuat laso atau jaring-jaring berupa benang yang lengket untuk menarik ngengat kemudian tahap kedua, dia akan mengeluarkan feromon atau zat kimia khusus agar ngengat tertarik dan mendekati sumber bau tersebut. Ketika ngengat sudah terperangkap maka dengan cepat laba-laba ini memangsanya.
  • Laba-laba Dinopsis
    Laba-laba ini mempunyai wajah yang sangat besar. Dia dikenal sebagai laba-laba pelempar jala. Pada saat ada serangga yang akan dimangsanya, laba-laba ini segera membuat jaring-jaring khusus dan melemparkannya ke serangga. Kemudian, dibungkus serangga itu dengan jaring-jaringnya yang baru.
  • Laba-laba Caerostis
    Biasanya, laba-laba ini berburu di malam hari. Pada saat pagi mulai tiba, dia akan membongkar sarangnya dan menunggu malam hari lagi. laba-laba ini suka tinggal di ranting pohon dan warna laba-laba ini sama dengan ranting yang ia tempati.
  • Laba-laba Portia fimbriata
    Mendapat julukan laba-laba penipu ulung. Karena untuk memangsa makanannya dia menggunakan strategi meniru laba-laba yang akan dimangsanya. Laba-laba ini suka memangsa familinya yang juga sesama laba-laba.
  • Laba-laba Delomedes
    Merupakan laba-laba yang suka berburu ikan di air. Cara berburu laba-laba ini yaitu meletakkan empat kakinya di air sedangkan keempat kaki yang lainnya berada di daratan (tanah yang kering). Untuk mendapatkan mangsanya, laba-laba ini tidak bergerak sama sekali hingga mangsanya benar-benar mendekat. Laba-laba ini dapat merasakan gerakan-gerakan mangsanya melalui gerakan air yang dirasakan oleh keempat kakinya yang berada di air. Begitu mangsa mendekat maka ia akan mengeluarkan racunnya dan ketika mangsa sudah kalah maka dengan cepat tubuh laba-laba ini ditelentangkan sehingga ikan buruannya dapat dibawa ke darat.
  • Laba-laba peludah atau dikenal dengan Scytodes
    Cara laba-laba ini mendapatkan mangsanya yaitu dengan cara menyemprotkan campuran racun yang sangat berbahaya dan zat perekat. Cairan tersebut dibuat di dalam kelenjar besar yang terletak pada bagian belakang matanya.
  • Laba-laba Pasilobus
    Laba-laba ini hanya terdapat di New Guinea. Laba-laba ini dikenal sebagai pakar untuk menyiapkan perangkap bagi mangsanya. Jaring-jaring yang dibuat cukup kuat dan sangat lengket.
  • Laba-laba goliath
    Laba-laba pemakan burung ini merupakan laba-laba terbesar di seluruh dunia.
  • Laba-laba blackwidow betina
    Laba-laba ini mempunyai racun yang sangat berbahaya bagi manusia. Akan tetapi bila terkena gigitannya maka luka tersebut dapat sembuh.

Referensi:
Farndon, John. Kirkwood, Jon. 2003. Jakarta: Erlangga
Yahya, Harun. 2004. Keajaiban Pada Laba-laba. Bandung: Dzikra


Related Posts :