Selasa, 30 Juli 2013

Bawang Putih : Khasiat dan Aturan Pakai

Ada sebuah pepatah Cina yang unik tentang bawang putih. Katanya, jika seseorang telah mencapai usia 50 tahun, kemudian makan bawang putih selama 50 hari, maka usia orang itu akan bertambah 50 tahun lagi. Ada juga pepatah lain yang disarankan oleh mereka pengkonsumsi bawang putih yang fanatik. Katanya, memakan bawang putih satu siung sehari akan menyebabkan penyakit lari.

Ya, tanaman yang bernama latin Allium sativum L ini memang multi khasiat. Umbi lapisnya sudah secara umum digunakan sebagai bumbu dapur. Warnanya putih kekuningan. Memiliki bau yang cukup tajam. Merupakan umbi majemuk yang berbentuk hampir bundar. Mempunyai diameter 4-6 cm dan terdiri dari 8-20 siung yang diselubungi selap.

Ada 3 tipe bawang putih yang berbeda sifatnya. Yang pertama, bawang putih utuh dan bawang putih yang dijadikan bubuk. Tipe kedua, minyak bawang putih yang didapat dari hasil penyulingan. Yang ketiga adalah bawang putih tua yang diekstrak.

Bawang putih memang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh. Dalam bawang putih terkandung zat gizi seperti protein, lemak, karbohidrat, kalsium, kalium , fosfor, besi, vitamin B1, B15, vitamin C dan air. Namun untuk pengobatan, janganlah dipakai bawang putih sembarangan. Bawang putih yang disarankan adalah hasil pertanian yang sama sekali tidak mengandung pupuk kimia, bebas pestisida atau fertilisasi kimia.

Dalam bawang putih juga terkandung berbagai senyawa aktif yang merupakan anti kolesterol. Sehingga dapat mencegah penggumpalan darah. Bawang putih juga mampu mengecilkan sumbatan-sumbatan pada arteri jantung sehingga bisa mencegah dan mengatasi serangan jantung. Juga bisa meningkatkan antioksidan tubuh. Seperti kita ketahui, antioksidan berguna untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh selain juga memperlambat proses penuaan dini.

Ekstrak bawang putihnya, terbukti menunda kerut-kerut di wajah dan tubuh pada wanita usia kepala empat. Artinya bawang putih mempunyai khasiat memperlambat proses penuaan. Jika dikombinasikan dengan vitamin E, efeknya dapat mencegah kerontokan rambut dan kesehatan mata. Apabila ramuan ekstrak bawang putih dicampur dengan ginseng, hal itu bermanfaat untuk menjaga vitalitas tubuh agar tetap fit.

Berdasarkan hasil penelitian dari University of Minnesota menyimpulkan bahwa pada wanita usia lanjut yang mengkonsumsi bawang putih secara rutin maka peluang terserang kanker akan turun 50 persen. Mengkonsumsi bawang putih setengah sampai satu siung sehari selama sebulan, mampu menurunkan kolesterol sampai sembilan persen. Cara penyajiannya bisa dengan direbus, digoreng atau dipanggang dulu agar sarat manfaat.

Ada mitos yang mengatakan bahwa khasiat bawang putih akan hilang jika dimasak. Pendapat itu jelas salah, khasiatnya tidak akan hilang, hanya sedikit berkurang.

Tetapi hati-hati jika mengkonsumsi bawang putih dalam keadaan mentah. Cukup seujung jari sehari. Tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu banyak akan menyebabkan kekurangan butir darah merah. Pun dalam satu hari, dilarang mengkonsumsi bawang putih lebih dari tiga siung karena akan mengakibatkan diare, demam, bahkan menimbulkan pendarahan lambung.

Oleh : Dewi Iriani
DAFTAR PUSTAKA
1. Meitasari. 2003. “ Bawang Putih Untuk Pengobatan Tradisional ”. Dalam Pikiran Rakyat, 9 Februari 2003. Bandung.
2. Afia, Atep. 2001. “Bawang Putih Bikin Penyakit Berlarian.” Dalam Pikiran Rakyat, 10 Juni 2001. Bandung.


Related Posts :