Rabu, 14 Agustus 2013

Perangkap Nyamuk Alternatif



Nyamuk, serangga yang berukuran kecil ini jangan disepelekan bahayanya. Satu gigitan nyamuk saja bisa berpotensi menimbulkan berbagai penyakit seperti demam berdarah dan malaria. Kita ketahui bersama banyak korban jiwa yang sudah meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Tapi memang dasar nyamuk termasuk makhluk yang ‘kuat’ kadang meskipun kita memakai obat nyamuk atau zat pengusir nyamuk lainnya tetap saja rasanya semua itu belum cukup mampu membuat nyamuk pergi dan tak mengganggu kita lagi, sepertinya ‘membasmi nyamuk’ merupakan satu-satunya cara yang paling ampuh. Tahukah anda pembasmi nyamuk seperti‘raket listrik’ yang banyak dijual di pasaran? Yah, alat itu juga ampuh dalam membasmi serangga ‘bandel’ ini, sekali mengenai jaring listriknya nyamuk pun akan mati.

Namun untuk mendapatkan alat ‘raket listrik’ itu kita harus membayar dengan harga yang tidak murah, untuk itu bagi anda yang berjiwa kreatif anda sangat dianjurkan untuk mencoba perangkap nyamuk alternatif yang satu ini, selain memang ampuh membasmi nyamuk, membuatnya juga tidak rumit dan pastinya dengan biaya yang minim sekali.

Bahan-bahan yang anda perlukan dalam pembuatannya :

  • Botol plastik
    Untuk botol plastiknya, anda bisa memakai botol-botol plastik bekas dari minuman yang mungkin banyak terdapat di sekitar anda, dengan ukuran sedang lebih bagus besar, agar daya tampung nyamuk yang masuk ke perangkap lebih banyak.
  • Pisau
  • 200 ml air
  • 50 gram gula merah
  • 1 gram ragi

Cara pembuatannya :

Botol plastik yang sudah dipersiapkan potong belah dua, dengan sisi bawah botol lebih panjang daripada bagian potongan atasnya. Kemudian pada bagian bawah botol diisi dengan gula merah yang sudah dihancurkan/didihkan dengan air panas, tapi ketika adukan gula merah tersebut sudah dalam keadaan dingin agar botol plastik tidak hancur. Setelah itu tambahkan 1 gram ragi di atasnya dengan dihamburkan secara merata, jangan diaduk supaya keadaan itu menghasilkan zat karbon dioksida yang dapat menarik nyamuk masuk. Masukkan bagian atas potongan botol secara terbalik, dengan arah leher botol atau tutup botol ke arah bawah agar berbentuk seperti corong. Lapisi bagian dinding botol dengan kain penutup berwarna gelap agar nyamuk yang sudah terperangkap tidak diketahui oleh nyamuk lainnya sehingga semakin banyak yang masuk. Dan langkah terakhir, letakkan botol perangkap nyamuk tersebut pada tempat-tempat yang anda yakini banyak nyamuk di sekitar itu, seperti kamar mandi, sudut kamar tidur, bawah lemari dan lain-lain. Biarkan selama 3 minggu, setelah itu dapat anda lihat, botol plastik tersebut akan berisi kumpulan nyamuk-nyamuk yang terperangkap.

Demikian proses pembuatan perangkap nyamuk alternatif, ternyata untuk menghindari kita dari bahaya penyakit sekalipun juga tidak harus mengeluarkan banyak biaya, yang terpenting adanya kemauan dari kita untuk bisa hidup lebih sehat. Semoga dengan anda membuat alat perangkap nyamuk di atas menghindari anda dari gigitan nyamuk yang membahayakan. Karena bagaimanapun juga mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Oleh : Roma Doni
Referensi : www.kaskus.co.id
Sumber Photo : Google.com


Related Posts :