Senin, 30 September 2013

Resep Membuat Tepung Ala pisang

Apakah yang anda bayangkan ketika melihat buah pisang? Pasti yang terbesit di pikiran kita betapa lezatnya menyantap pisang goreng hangat-hangat, atau menjadikannya cemilan atau pencuci mulut ketika sehabis makan bahkan membuat bolu yang berbahan dasar pisang, contohnya bolu pisang, dan lain sebagainya.



Dibalik bentuk manisnya itu ternyata pisang juga bisa diolah menjadi tepung seperti ubi yang bisa dijadikan tepung kanji, beras yang bisa dijadikan tepung beras, namun sangatlah langka bila kita menemukan tepung pisang. Mungkin karena bentuknya yang lembek membuat masyarakat tidak yakin dan paham kalau pisang dapat dijadikan sebuah tepung. Mau tahu?

Tepung tak hanya dihasilkan dari ubi, gandum dan beras, ternyata buah pisang juga berpotensi tinggi dapat diolah menjadi tepung. Meski tak setenar tebung gandum dan beras ketan, tepung pisang juga memiliki omset yang menjanjikan untuk peluang usaha (bisnis).

Tepung ini dihasilkan dengan menggiling buah pisang atau gaplek pisang. Tepung ini biasa digunakan untuk formulasi kue, makanan bayi, dan berbagai jenis makanan yang berbahan dasar tepung.

Untuk pengolahan tepung ini tidaklah sulit, biaya yang dikeluarkan juga cukup murah, sangat mendukung untuk industri besar maupun rumah tangga (home industri) dengan menggunakan teknologi sederhana.

Proses Pengolahan Tepung Pisang

untuk dapat mengolah pisang menjadi tepung, langkah pertama yang harus dipersiapkan adalah mempersiapkan segala bahan bakunya. Agar hasil maksimal pisang yang diinginkan adalah pisang matang yang kulitnya masih hijau dan daging buahnya masih keras. Masalah jumlahnya tergantung pada kebutuhan. Kalau dipergunakan untuk industri haruslah memiliki pasokan yang banyak. Tetapi untuk percobaan cukup1-10 kg pisang.

Kemudian wadah pemanasnya, hendaknya dipanaskan terlebih dahulu, lalu masukkan pisang ke dalam wadah tersebut dan biarkan sejenak selama 15 menit. Setelah itu angkat dan biarkan pisang mendingin sendirinya, dengan begitu tentu saja kulit pisang akan melayu dan kusam dan membuat pisang kehilangan getahnya. Seterusnya kupaslah pisang dengan pisau atau penolong yang lainnya.

Setelah dikupas, potonglah pisang dengan menyerong ataupun melintang. Semakin kecil potongan pisang tersebut maka semakin cepat pula mengering pisang tersebut karena proses pengeringan menggunakan sinar matahari.

Selain menggunakan cahaya matahari bisa juga mengeringkannya di atas api, pengeringan harus benar-benar dilakukan secara baik dan maksimal agar bahannya kering, kemudian ia bisa dijadikan tepung. Hal itu sampai bisa dilihat dari mengerasnya bahan sampai mudah dipatahkan. Nah, hasil pengeringan itu disebut gaplek pisang.

Ketika sudah menjadi gaplek pisang, langkah selanjutnya adalah menggilingnya sampai betul-betul halus. Maka sampailah kita pada klimaks dari proses. Maka jadilah tepung pisang. Sementara untuk pengemasan tepung pisang tidak diperlukan wadah khusus, ia cukup dikemas dengan plastik atau juga bisa menggunakan wadah yang yang tidak terkena uap air dan serangga.

Alat-alat yang diperlukan untuk pengolahan tepung pisang.



Sama hal nya dalam membuat kue, pembuatan tepung pisang ini juga membutuhkan peralatan seperti wadah pemanas pendahuluan yang dipakai untuk memanaskan pisang yang masih melekat kulitnya. Untuk jumlah kecil cukup menggunakan periuk tanah dalam memanaskan pisang. Namun jika jumlah pisang yang dibutuhkan banyak maka dapat menggunakan drum bekas yang berdinding rangkap, selain itu sediakan juga pisau dan talenan yang berguna untuk mengupas dan memotong-motong pisang.

Selain peralatan yang disebutkan di atas, anda juga harus menyediakan alat perajang (pemotongan) pisang mentah. Terutama apabila pisang yang diolah cukup banyak pastinya membutuhkan alat pengering yang juga banyak. Dan alat pengering ini juga sang diperlukan pada hasil pembuatan tepung secara maksimal yaitu sebagai pengering rajangan pisang terkhir. Dan akhirnya diperlukan juga alat penggiling untuk menggiling rajangan pisang yang kering menjadi tepung pisang, setelah itu maka jadilah tepung pisang.

Oleh : Ade Sundari
Sumber: Majalah Gontor, edisi Januari 2011.


Related Posts :