Selasa, 03 Desember 2013

Fashion Batik Yang Elegan

Kata “Batik” sebenarnya berasal dari bahasa jawa yang terdiri dari dua suku kata, yakni amba dan titik. Yang kurang lebih artinya menuliskan sebuah titik, siluet atau gambar di atas media kain. Meskipun salah satu hasil warisan budaya ini pernah diakui oleh negara lain sebagai produk budaya dari tanah yang masih serumpun dengan Indonesia tersebut (baca: Indonesia). Namun identitas kebangsaan batik tetap mencirikan adat dan tradisi Indonesia yang khas. Maka tidak aneh jika banyak kalangan mulai meliriknya dan merasa terpanggil untuk turut serta menjaga kebudayaan bangsa yang pernah dianggap kuno dan tidak modern tersebut.

Dahulu memang perempuan jawa pada masa lampau menggunakan keterampilan membatik ini sebagai tradisi yang turun menurun dari para leluhur. Selain untuk mengisi waktu senggang, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menunjukkan status ekonomi masyarakat setempat. Dan di waktu silam, kegiatan membatik tidak untuk dikomersialkan seperti yang berkembang saat ini. Sehingga kadangkala sebuah motif dapat mengenali keluarga pembuatnya, bahkan beberapa motif batik tersebut menunjukkan status sosial seseorang. Meskipun kehadiran batik di jawa tidak pernah tercatat dalam sejarah perbatikan di indonesia. Akan tetapi, seiring laju perubahan zaman, batik pun turut berkembang dan mulai populer tidak hanya di wilayah keraton jawa atau daerah pengrajin batik. Bahkan dewasa ini batik tidak selalu diidentikkan dengan kain bercorak khas kedaerahan dan aksen warna-warna yang gelap, seperti coklat, ungu, dan biru tua.

Tentu saja perubahan pola, warna, dan karakteristik batik modern tersebut tidak terlepas dari campur tangan para desainer yang ingin mengubah citra batik yang kaku, tidak elegan, terkesan tua, dan kuno itu, menjadi sebuah karya yang bisa diterima di semua kalangan. Baik tua maupun muda. Di samping itu, Batik kini juga mengalami masa renaisance yang mengagumkan. Apalagi corak dan motif dari batik kini tidak selalu dengan corak-corak lama yang sudah ada dari waktu ke waktu. Akan tetapi motifnya menjadi sangat beragam, mulai dari siluet panorama alam, bunga dan tumbuh-tumbuhan, hingga berbagai motif cantik yang menarik lainnya, seperti; animasi kartun, lukisan wajah, atau yang lain.

Bahkan batik tidak monoton hanya dirancang untuk membuat pakaian adat jawa, seperti kebaya atau seragam-seragam dalam dinas pemerintahan. Batik kini juga bisa tampil lebih fresh dan elegan dengan gaya fashion terbaru dan bisa dipergunakan untuk berbagai acara dan momentum, baik formal maupun non formal. Mulai dari blouse, gaun, gamis, jas, dan sebagainya. Sehingga batik tidak hanya akan menjadikan indonesia menjadi negara yang semakin kaya akan warisan budaya, namun sejarah perbatikan bisa menjadi semakin berkembang sesuai eranya. Dengan kata lain, batik menjadi familiar bagi masyarakat Indonesia dan semakin dicintai.

Oleh: Mayshiza widya


Related Posts :