Selasa, 04 Maret 2014

Facebook Isi Hati Para Remaja

Facebook saat ini menjadi primadona jejaring sosial terbesar di dunia karena jumlah aktif pengguna di berbagai negara yang menyentuh angka fantastis. Sepanjang tahun 2013 di Amerika Serikat tercatat mencapai 152 juta, India 43,4 juta dan Indonesia 43,1 juta pengguna aktif. Hal ini tentu memberikan pendapatan besar bagi Facebook yang tercatat akhir tahun 2013 memiliki aset sebesar $ 1,5 Miliar dan kekayaan pribadi pendiri Facebook sebesar Rp 297 Triliun yang dilansir oleh majalah Business Insider. Mark Zuckerberg kelahiran White Plains, New York, Amerika Serikat 14 Mei 1984 mendirikan Facebook 4 Februari 2004 dan dengan kekayaan yang dimilikinya dia menjadi pria terkaya dunia di bawah umur 33 tahun.

Di Indonesia mayoritas pengguna terbesar Facebook adalah remaja yang kini tergila-gila dengan fasilitas jejaring sosial ini. Di Facebook remaja dijanjikan hal-hal menarik dari orang lain entah itu kenalan, teman atau pacar. Dalam fasilitas jejaring inilah remaja mampu mendapatkan kenalan lawan jenis mereka atau mengetahui informasi keadaan remaja lain yang disukai. Lewat status remaja mengetahui apa yang sedang dipikirkan, dijalani dan direncanakan oleh tambatan hati sedangkan lewat gambar profil atau koleksi foto mereka gunakan sebagai pelipur rindu serta media untuk mengagumi. Bagi remaja Facebook membantu menjaga tali silaturahmi antar teman apalagi teman semasa sekolah sebelumnya. Selain mendapatkan kenalan, mengetahui kabar berita, menjaga tali silaturahmi, jejaring ini juga dapat menghemat dalam informasi sebuah acara.

Bisa dibuktikan remaja yang menggunakan Facebook akan sering mengunggah informasi pribadi ke akunnya entah itu hal yang ia alami di rumah, di sekolah dan di masyarakat. Remaja kini lebih nyaman membuat status tentang apa yang dialami, kemudian berharap mendapatkan komentar dari orang lain daripada mendapatkan komentar nasehat dari keluarga, guru dan tokoh masyarakat. Komentar yang salah tentu berbahaya bagi remaja itu sendiri yang masih dalam proses mencari jawaban untuk melangkah ke masa depan. Banyak contoh status khususnya remaja putri “bosen di rumah sendirian keluarga pergi sampe jam 9 malam”, baginya berharap ada teman yang menemani walaupun sekedar menyapa di dalam status.

Bagi yang berniat jahat ini merupakan undangan dan harapan untuk memperoleh sesuatu, entah itu harta atau ingin menodai remaja itu. Dan terbukti banyak kasus penculikan, pemerkosaan disertai perampokan berawal dari informasi korban yang niat awalnya hanya ingin berbagi status. Remaja harus dibimbing dalam hal ini agar lebih bijak dalam menulis status yang berisikan manfaat untuk orang lain khususnya diri sendiri. Terutama remaja putri yang harus mendapatkan perhatian khusus dari orang tua dan pengajar dikarenakan remaja putri bertindak atas dorongan hati dan perasaan. Diharapkan dari bimbingan tersebut remaja mampu membawa logika yang menjelaskan kekurangan dan kelebihan dari status yang akan dibuat.

Oleh : Wahyu Didik Widiyanto


Related Posts :