Rabu, 19 Maret 2014

Senjata Kreatif Dalam Menghasilkan Peluang Bisnis - 1

Bisnis merupakan sebuah kegiatan yang menuntut ide dan kreatif yang tinggi. Bisnis juga tidak harus dimulai dengan memiliki modal yang banyak. Seorang siswa ataupun mahasiswa juga bisa berbisnis dengan modal yang rendah. Yang di tuntut dari seorang pebisnis haruslah giat dan terus berusaha untuk menyukseskan bisnis nya dengan membangun jaringan yang luas agar produk yang dihasilkannya dapat dikenal oleh banyak orang.

Yang menjadi pertanyaan besar bagi para pebisnis pemula adalah bagaimana mendapatkan ide-ide bisnis yang baik dan kreatif. Karena dalam business plan ide bisnis adalah ide yang paling penting. Semakin unik ide yang anda hasilkan maka akan semakin mengundang daya ketertarikan bagi para konsumen.

Tahukah anda kebanyakan orang yang menganggap ide anda konyol justru itu yang berhasil diwujudkan oleh banyak orang. Kalau sudah begitu kita tak perlu berkecil hati. Seorang pakar periklanan James Weeb Young, menyatakan bahwa ide adalah sesuatu yang tidak lebih dan tidak kurang merupakan kombinasi baru dari unsur-unsur lama. Jadi bagi anda yang merasa miskin ide tidak perlu khawatir, ada beberapa insight baru untuk memberantas kemiskinan ide.

Pertama: memperbanyak cadangan bahan mentah untuk diolah menjadi seperti ide. Maksudnya jika bahan mentah dari suatu ide makin banyak, maka makin banyak pula ide yang dapat kita hasilkan. Layaknya kulkas yang isinya berupa bahan-bahan mentah sebagai cadangan bahan masakan, maka dari situ kita juga bisa membuat banyak jenis makanan. Sama halnya dengan ide. Dengan memperkaya bahan mentah maka bisa menghasilkan kekuatan besar untuk menumbuhkan ide kreatif dalam berbisnis.

Kedua: tekun melihat masalah dan mencari alternatif solusinya. Melihat masalah bisa dilakukan dengan cara sering membaca koran, menyaksikan televisi, membaca majalah atau melakukan wawancara secara intensif dengan orang-orang yang memiliki problem, sehingga dari wawancara tersebut kita akan mengetahui akar dari masalah mereka. Nah dari situ akan muncul ide baru untuk mengatasi permasalahan yang dialami oleh banyak orang. Dari situlah kita mengambil kesempatan dibalik kesulitan yang dialami orang menjadi suatu peluang bisnis bagi kita. Cara ini lebih efektif jika dilakukan karena secara tidak langsung kita sudah menemukan dan menyaksikan peluang dalam berbisnis. Semakin banyak kendala yang dihadapi oleh banyak orang, maka terbuka lebar bagi kita untuk mengatasi masalah mereka sambil menggunakan kesempatan tersebut untuk berbisnis.

Ketiga: meyakini bahwa segala sesuatu masih mungkin untuk di tingkatkan menjadi lebih baik. Hal ini menegaskan bahwa setiap peningkatan itu bisa dilakukan secara terus menerus dan tidak ada batasnya, sekalipun ada yang kita lihat sudah terlihat sempurna. Sebagai contoh apa pendapat orang jika melihat keramik atau marmer yang digunakan sebagai ubin dalam rumah? Seperti yang kita ketahui pada umumnya lantai keramik ini memiliki corak-corak yang sama dan sifatnya abstrak. Meskipun terkadang tidak sedikit orang beranggapan bahwasanya corak lantai itu bukanlah suatu hal yang begitu penting, bukan tidak mungkin kan, kita menciptakan corak lain yang lebih unik dan menarik? Bisa saja kita membuat keramik dengan pola batik khas Indonesia yang akan menambah nilai estetika tentunya. Sangat jarang bahkan belum ada keramik dengan pola khas batik Jawa yang dipakai untuk pola keramik. Inilah yang dinamakan dengan bahwa segala sesuatunya dapat ditingkatkan lebih baik lagi.

Itulah senjata kreatif dalam menghasilkan ide-ide untuk dipakai dalam bisnis. Setelah anda menemukan ide untuk berbisnis jangan lupa untuk memvalidasi ide tersebut, sesuaikan dengan peluang bisnisnya, apakah ide anda bisa layak dijual atau kurang kreatif. Semoga ini bisa bermanfaat dan menjadi sumber inspirasi untuk bisa menjadi seorang enterpreneurship. Akan hadir insight yang lain setelah artikel ini. Bersambung!

Oleh : Ade Sundari
Sumber referensi : Arry Rahmawan, 2013, Student Preneur Guide Book.(Jakarta : Gagas Media)


Related Posts :