Rabu, 18 Juni 2014

Kisah Abnormal Yang Menggelakkan



Judul : Abnormal Pasif
Penulis : Mas Arif
Penerbit : Diandra Creative
Tahun Terbit : 2013
Halaman : 138

“Kadang aku suka heran sama dia, dengan bulu idung yang keluar hampir melewati mulutnya, emangnya si Sari gak kegelian apa, aku aja yang sering ngeliat dia suka geli sendiri malah kadang nafsu. Nafsu bukan karena pengen ngelakuin yang kotor-kotor, tapi aku nafsu pengen ngemotong bulu idungnya itu pakek singso. Kalau ngeliat si Sari kadang aku suka ngebayangin jadi seorang pemburu bulu antik, dan bulu idung si Sari adalah sasarannya.”

Menyimak sepenggal cerita di atas, apa yang anda bayangkan tentang isi buku bercover merah ini? Komedi dan humor, adalah sebagian besar yang dicurahkan oleh penulis dalam bukunya yang berjudul Abnormal Pasif ini. Lewat bukunya Mahasiswa IAIN SU semester IV ini berbagi guyonan lewat kata-kata yang ia tabuhkan di atas kertas yang tentunya bikin “ngakak” bagi para pembacanya.

Abnormal berasal dari kata normal, yang artinya masih dalam keadaan biasa-biasa saja. Kalau abnormal merupakan keadaan yang dapat dikatakan di luar kebiasaan biasanya, mengandung unsur yang sedikit aneh dan unik. Sedangkan pasif adalah lawan kata dari aktif. Dengan cerdas penulis menukilkan setiap kejadian yang dialaminya menjadi sebuah cerita yang memiliki bobot bahan tawa yang luar biasa.

Buku ini terdiri atas 12 sub bab yaitu : Menjadi orang ketiga, Pakek Helm Nak, Kejadian di Angkot, Pelimaco, Jadi Malu, Di mana Engkau, 110 kata ‘Burung’, Tips Ngorok, Nasib...Nasib, Edisi Masduk, Handphonyesek, Cerpen Bebas. Yang setiap bab nya tersirat kalimat-kalimat yang bikin lucu. Di sini penulis menggagaskan melalui kalimat-kalimatnya yang sedikit konyol tapi unik sangat membuat setiap yang membacanya senyum meringis akibat guyonan yang disuguhkan oleh Mas Arif. Ada yang paling menarik seputar penulis dalam menuliskan buku ini. Ternyata penulis selalu merasa kesepian tiap malam kamis dan malam minggu selalu menyendiri di atas genteng. Meratapi malam yang cerah sambil menunggu adanya sebuah pesawat terbang yang menjatuhkan duit secara sengaja untuk menyenangkan hatinya sebagai tuna asmara.

Buku setebal 138 halaman ini mencakup banyak kejadian yang pada umumnya dialami oleh para remaja yang tidak lain kesemuanya adalah kisah sang penulis mulai dari yang bahagia sampai kejadian yang lumayan miris. Tidak hanya itu juga banyak kisah yang bisa diambil manfaatnya. Di akhir halaman juga disajikan cerpen bebas yang sifatnya bervariasi, yang tentunya dapat dijadikan referensi ketika hendak memulai menuliskan sebuah cerpen.

Buku yang dikemas secara apik dan menarik ini bisa dijadikan sebagai vitamin stres, karena secara tidak langsung penulis menghadirkan sesuatu yang bisa membuat para pembacanya terhibur. Bahasanya yang renyah dan sederhana membuat setiap yang membacanya langsung memahami apa yang hendak penulis sampaikan dalam buku ini. Dengan sekejap jika anda membaca buku ini maka permasalahan dan penat yang sedang anda rasakan akan sedikit lebih terkurangi. Tak dapat dipungkiri jika manusia terlalu serius dalam menjalani hidup ini maka akan menghasilkan banyak tuntutan, dan akhirnya jika tuntutan itu tak dapat terpenuhi maka yang datang adalah “stres”. Kehadiran buku abnormal pasif ini sangatlah cocok dibaca ketika kita merasa memiliki beban pikiran, ia hadir menjadi penyenang tempat kita merefresh otak dengan guyonan yang dituliskan oleh penulis.

Oleh karena itu buku ini layak dibaca oleh kalangan siapa saja, baik itu siswa, mahasiswa, praktisi maupun orang awam. Tak perlu berfikir panjang untuk menjamah buku ini, karena buku ini bisa dijadikan penghibur hati anda ketika sendiri maupun saat sedang memiliki beban, setelah membaca buku ini maka anda akan merasa semangat lagi karena telah mendapat suntikan tawa dari buku abnormal pasif yang bersampul merah ini.

Oleh : Ade Sundari


Related Posts :