Kamis, 10 Juli 2014

Masalah Ibu Hamil Yang Rentan Dehidrasi



Kehamilan merupakan waktu yang sangat dinantikan bagi para wanita yang sudah menikah bukan? Supaya bisa hamil banyak diantara mereka berusaha untuk menjaga dirinya agar tetap fit dan sehat. Dan ketika hamil juga biasanya seorang ibu hamil sangat menjaga pola makannya dan menjaga kesehatan tubuh dan bayinya. Namun tahukah anda bahwa ada satu bahaya yang dapat melanda ibu hamil, yaitu Dehidrasi.

Dehidrasi merupakan di mana tubuh banyak mengeluarkan cairan, sehingga dapat mengakibatkan tubuh menjadi lemas dan tak bergairah. Dan dehidrasi yang terjadi pada ibu hamil memiliki resiko tinggi pada janinnya. Seorang wanita hamil seharusnya minum sekurang-kurangnya 10-12 gelas air per hari, karena kebutuhan air dalam tubuhnya mengalami peningkatan secara signifikan selama kehamilan ini dikarenakan seorang ibu hamil tak hanya memenuhi kebutuhan makanan dirinya sendiri tapi juga bayi yang dikandungnya. Di bawah ini ada beberapa gejala yang kerap dialami oleh ibu hamil karena dehidrasi.

Gejala dehidrasi pada ibu hamil, yaitu :

  1. Ibu hamil cenderung merasakan sangat haus yang berkepanjangan
  2. Air kencing berubah warna menjadi agak pekat dan memiliki bau yang begitu kuat
  3. Mengalami sembelit
  4. Bibir menjadi kering dan pecah-pecah
  5. Merasakan lelah walaupun tidak melakukan kerja yang berat
  6. Cenderung mengantuk walaupun sudah cukup tidur
  7. Terasa pening ketika menukar posisi duduk ke posisi berdiri

Resiko Yang di alami

  • Dehidrasi yang dialami selama kehamilan akan menyebabkan kurangnya cairan aminiotic, yaitu cairan yang menjaga bayi tetap dalam rahim. Hal ini pula lah yang membuat bayi bersentuhan langsung dengan rahim. Bahkan, masalah ini bisa menimbulkan cacat pada anggota badan bayi.

  • Ibu akan terus melepaskan panas dengan berkeringat lebih banyak. Dan untuk mempertahankan air dalam tubuh, maka ibu harus banyak minum air. Karena jika ibunya mengalami demam maka bayi dalam kandungannya juga akan merasakan demam.

  • Yang lebih berbahaya efek dehidrasi selama kehamilan akan menyebabkan penyakit lain lagi seperti sembelit dan produksi ASI menjadi tidak lancar. Masalah seperti ini akan menyebabkan kerusakan ginjal, kekurangan air bahkan bisa menimbulkan sakit pada persalinan prematur. Selain itu dehidrasi juga dapat menyebabkan penurunan volume darah dalam tubuh dan sangat berbahaya bagi ibu dan janin dalam rahimnya.

Itulah bahaya dehidrasi yang bisa melanda ibu hamil, seorang ibu hamil pada umumnya memiliki kondisi tubuh yang sangat sensitif maka dari itu dibutuhkan penjagaan yang ketat, baik dari segi gizi, makanan, kesehatan dan lainnya. Jika anda menginginkan terhindar dari semua resiko kehamilan seperti yang telah disebutkan maka sebaiknya penuhi lah apa yang dibutuhkan oleh tubuh anda. Terutama biasakanlah minum air yang cukup, atau memperbanyak minum air kelapa muda karena air kelapa muda juga dapat memberikan segudang manfaat bagi ibu hamil khususnya. Terlebih hindari juga mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula atau kafein karena jenis makanan seperti itu berpotensi menyebabkan dehidrasi berat.

Oleh : Ade Sundari
Sumber : http://metrobostmom.blogspot.com


Related Posts :