Senin, 07 Juli 2014

THE SIMS; MELAJU DIANTARA PRO DAN KONTRA

Jika kita berbicara mengenai game bertema simulasi di Indonesia, rasanya tidak sepopuler game dengan tema olah raga atau ketangkasan seperti sepak bola dan bertempur. Hal tersebut wajar saja mengingat kemunculan game dengan tema ini baru seumur jagung. Salah satu game simulasi yang terkenal dan menjadi pelopor tren game-game simulasi lain adalah The Sims.

The Sims adalah merek dari sebuah game simulasi yang membutuhkan ketangkasan berstrategi dalam memainkannya. Didesain oleh Will Wright, dan dipublikasikan oleh Maxis. Permainan yang memvirtualkan kehidupan sehari-hari ini kemudian dilirik sebuah perusahaan distributor game terkemuka yaitu Electronic Arts atau EA.

Konsep dari game ini sebenarnya sangat sederhana, bahkan Will Wright sang desainer menyebutnya sebagai ‘Digital Doll House’ atau permainan rumah-rumahan yang lazim dimainkan oleh anak-anak perempuan namun dalam format digital dan pastinya memiliki sejuta keunggulan lain hingga mampu membuat permainan ini terjual 16 juta copy pada februari tahun 2000. Angka fantastis tersebut tercatat sebagai penjualan game komputer terbesar yang pernah ada dalam sejarah.

Dalam memainkan The Sims, pemain diajak menjalani kehidupan seorang manusia virtual yang disebut sims. Jika ingin berhasil ke level selanjutnya, pemain diharuskan untuk menjalani kehidupan sims tersebut sebaik mungkin, seperti menyuruhnya makan, tidur, sekolah, bekerja dan sebagainya. Pemain juga diharuskan berstrategi mengatur plot cerita dengan baik agar sims yang ia miliki dapat mencapai level yang lebih tinggi dengan lebih mudah dan cepat.





Banyaknya penggemar game ini dibuktikan dengan penjualan paket ekspansi yang dikeluarkan oleh pengembang, tidak sampai lima tahun, The Sims telah memproduksi sebanyak tujuh paket ekspansi. Paket-paket tersebut adalah The Sims: Livin’ large atau The Sims: livin’ it up yang dirilis pada tahun 2000, The Sims: House party: pada tahun 2001, The Sims: Hot date pada tahun 2001, The Sims: Vacation atau The Sims: on Holiday pada tahun 2002, The Sims: Unleashed pada tahun 2002, The Sims: Superstar pada tahun 2003, dan The Sims: Makin’ Magic yang juga dirilis pada tahun 2003.

Semua paket-paket ekspansi itu memuat berbagai fitur tambahan dan pengembangan dari paket awalnya. Salah satu contoh, jika tadinya gamer hanya memainkan seorang sims di dalam kehidupan rumah tangganya saja, dalam paket-paket tersebut dimunculkan tetangga, teman-teman, bahkan pacar. Selain itu kemampuan seorang sims juga bertambah, jika awalnya hanya mampu menjadi seorang siswa dan pekerja kantoran, dalam paket tersebut seorang sims mampu menjadi selebriti, superstar hingga mampu menggunakan sihir.

Setelah debut suksesnya pada tahun 2000, kini gameplay unik itu telah memproduksi 3 seri. Bahkan pihak EA mengatakan segera merilis seri ke- 4 mereka pada September 2014 nanti khusus media PC dan Mac. Pada seri terbaru tersebut pihak EA menjanjikan banyak pembaharuan dan pengembangan dari seri-seri lawasnya. Gamer akan diberi keleluasaan lebih dalam membangun rumah dan membuat dunianya sendiri. Para personal (Sims) juga semakin maju karena semakin banyak pilihan busana, karakter wajah dan tubuh. Selain itu kemajuan dalam bidang emosi, ekspresi dan juga intelegensi. Intinya pemain akan diberi kemudahan berkreasi tanpa batas.

Namun semua kesuksesan tersebut ternyata tidak berbanding lurus dengan tanggung jawab sosial yang diemban The Sims dan EA. Sejak seri ke- 3 diluncurkan, banyak orang tua yang menyampaikan protes karena konten yang dimuat semakin tidak mendidik. Padahal game itu banyak dimainkan oleh anak-anak baik laki-laki maupun perempuan. Dan pada seri ke- 4 yang belum rilis ini, EA juga sudah banyak menuai protes dari seluruh dunia. Bahkan Negara Rusia melarang anak-anak memainkan The Sims 4 dengan memberi label 18+ yang artinya hanya boleh dimainkan orang yang berusia lebih dari 18 tahun. Bagaimana dengan Indonesia?



Oleh : Tika Dwi
Sumber:
id.wikipedia.org/wiki/The_Sims
gamenezion.com › Game Konsol › Game PC
Sumber gambar : google.com/gambar


Related Posts :