Rabu, 05 November 2014

Mark Zuckerberg, Miliuner CEO Facebook

Mark membuat Facebook ketika ia berusia 20 tahun (tahun 2004). Kegilaannya membuat Facebook membuat ia Drop Out dari Harvard University. Mark Elliot Zuckerberg lahir di White Plains, New York, Amerika Serikat pada tanggal 14 Mei 1984. Zuckerberg adalah anak kedua. Ayahnya Edward Zuckerberg adalah seorang dokter gigi, Ibunya Karen Zuckerberg adalah seorang psikiater.

Ayahnya memberi hadiah komputer ketika Zuckerberg berusia delapan tahun. Sejak saat itu ia sangat asyik bermain dengan komputer. Zuckerberg membuat sebuah program plug-in yang cukup rumit ketika ia duduk di sekolah menengah pertama. Program itu membuat Zuckerberg direkrut oleh Microsoft meskipun usia Zuckerberg masih belia.

Ketika duduk di sekolah menengah pertama, Zuckerberg mulai membuat program. Ia mempelajarinya dari sebuah lembaga kursus Mercy College yang berada dekat rumahnya pada pertengahan tahun 1990-an. Kemampuan dan talentanya semakin terasah saat ia dibimbing oleh guru pribadinya, David Newman, sekitar tahun 1995. Zuckerberg melanjutkan pendidikannya di Ardsley High School. Setahun kemudian ia pindah ke Phillips Exeter Academy, tempat ia memfokuskan perhatiannya dalam bidang bahasa Latin.

Zuckerberg sering diminta untuk membuat sistem komputerisasi oleh beberapa perusahaan. Di antaranya perusahaan Intelligent Media Group yang memintanya membuat Synapse Media Player, yaitu sebuah pemutar musik yang menggunakan inteligensi buatan untuk mempelajari kebiasaan penggunanya dalam mendengarkan. Karyanya ini sempat di-posting ke Slashdot dan meraih peringkat 3 dari 5 pilihan pembaca PC Magazine.

September 2002 Zuckerberg resmi mendaftar sebagai mahasiswa Harvard University untuk memperdalam ilmu komputer. Inilah titik awal Zuckerberg menciptakan sebuah social media yang sangat fenomenal yaitu Facebook. Pada tahun kedua di Harvard, Zuckerberg mempunyai ide untuk membuat jejaring sosial untuk kelasnya saja. Ternyata respons teman-teman di luar kelasnya sangat positif, mereka ingin bergabung dalam jejaring Facebook buatan Zuckerberg.

Dalam perjalanannya memenuhi keinginan teman-temannya, Zuckerberg menyadari jika ia tak memiliki data yang cukup untuk memaksimalkan situs tersebut. Ia membutuhkan data dan informasi pribadi masing-masing mahasiswa. Akhirnya Zuckerberg menjebol database milik Universitas Harvard dan mencuri data-data pribadi seluruh mahasiswa untuk melengkapi situs Facebooknya. Zuckerberg juga melengkapi situsnya dengan kemampuan mengupload foto, musik, video, notes, dan hal menarik lainnya. Situs ini mendapat sambutan luar biasa dari mahasiswa Harvard. Sayangnya, ulang “genius” Zuckerberg ini diketahui oleh pihak Universitas Harvard. Mereka langsung menutup akses internet, memanggil dan memberi peringatan kepada Zuckerberg. Zuckerberg tidak jera . Ia terus mengembangkan jejaring sosial miliknya itu.

Zuckerberg begitu asyik mengembangkan Facebook sehingga ia melupakan kuliahnya. Ia sering tidak mengikuti mata kuliahnya. Akhirnya ia memilih untuk meninggalkan kuliah dan fokus memaksimalkan proyek jejaring sosialnya yaitu Facebook. Ia memilih drop out dari Harvard University.

Zuckerberg terus mengembangkan Facebook dengan berbagai fitur menarik, sehingga mengalahkan situs yang sedang Berjaya saat itu – Friendster. Dalam sebuah situs Mashable (The Sosial Media Guide) dijelaskan mengapa orang tertarik kepada Facebook. Desain Facebook lebih enak dilihat dan dijelajahi serta menawarkan hal-hal yang lebih riil. Facebook membuat dunia pertemanan menjadi tanpa batas.

Majalah Forbes edisi Oktober 2014 menyiarkan 11 pemuda kaya raya, salah satu diantaranya adalah Mark Zuckerberg. Dalam usia 30 tahun kekayaannya mencapai 408 triliun. Wow.

Oleh : Bobby Prabawa
Sumber :
1. Wikipedia.org
2. Radar Bogor, Selasa 7 Oktober 2014
3. Kaya, Sukses, Drop Out, Jayusman Lacanda, Bestari, Februari 2014.


Related Posts :