Jumat, 07 November 2014

Ouija “Papan Pemanggil Arwah”

Sepertinya industri film horor tidak akan pernah kehabisan penggemar bagaimana tidak film horor selalu jadi toplist dan menjadi film yang ditunggu – tunggu kehadirannya bagi para moviefreak. Film bergenre horor sendiri lebih banyak diminati karena terasa lebih menantang dan memacu adrenalin dibanding film drama romantis yang terkesan chessy dan membosankan.

Para penonton merasa sangat kecewa dengan Annabelle karna tidak membuat penontonnya ketakutan dan berharap kekecewaan mereka terobati dengan “Ouija” tetapi setelah menyaksikan film keluaran Universal Pictures ini rasa kecewanya tidak terlalu terobati.Ouija menceritakan tentang Laine Morris (Olivia Cooke) yang jiwanya terguncang karena kehilangan sahabat baiknya Debbie (Shelley Hennig) yang meninggal bunuh diri.

Tidak percaya dengan kematian Debbie yang mendadak ini membuat Laine memulai investigasi dan mencari jawaban tentang kematian sahabatnya. Laine ingat waktu kecil, dia dan Debbie pernah bermain OUIJA Board di mana lewat permainan ini manusia bisa berinteraksi dengan roh, yah mirip Jelangkung lah kalau di sini.

Pada akhirnya Laine pun memanggil Isabelle (Bianca A. Santos), saudarinya Sarah (Ana Coto), pacarnya Trevor (Daren Kagasoff) dan pacar Debbie, Pete (Douglas Smith). Mereka bermain Ouija board di rumah Debbie, tujuannya ya untuk berinteraksi dengan Debbie. Bukannya berhasil berinteraksi dengan Debbie, mereka justru harus menghadapi sosok roh jahat lain di rumah ini dan mereka harus merasakan teror dari roh jahat tersebut hingga membunuh mereka satu- persatu.



Saat orang pergi ke bioskop untuk menonton film horor hal yang ingin mereka harapkan adalah buat saya ketakutan, tapi setelah menyaksikan film besutan Stiles White ini orang merasa seperti tidak habis menyaksikan apapun. Tidak perlu menunggu besok bahkan pada saat kalian keluar dari bioskop setelah menonton banyak orang yang beranggapan tidak tau bagian mana dari film tersebut yang membuatnya ketakutan.

Menggunakan plot basi khas film horor kelas B Ouija masih lebih baik dibanding Annabelle secara konklusi. Banyak orang beranggapan bahwa White beserta Juliet Snowden sedang malas menulis naskah sehingga menghasilkan sebuah film dengan cerita yang chessy. Kesalahan lainnya dari film ini adalah film ini dibintangi oleh bintang-bintang muda yang kurang kuat memunculkan karakter masing-masing tokoh. Alur dari film tersebut juga terkesan terburu – buru lebih mirip dengan orang lari maraton dan akhir dari film tersebut yang klimaks dan membingungkan membuat penonton bertanya–tanya akankah ada sekuel dari film “Ouija “. Bahkan jumpscare dalam film ini pun sudah dapat ditebak oleh para penonton.



Ini bukan pertama kalinya Film yang menceritakan mengenai papan pemanggil arwah ini diangkat ke layar lebar. Film serupa pernah dibuat pada tahun 2007 dalam versi Filipina yang katanya lebih seram dari versi terbarunya, Seharusnya Stiles White sebagai director dan produser  Michael Bay, Andrew Form, and Bradley Fulle dapat berkaca pada film terdahulu.Satu-satunya yang membuat film ini terasa lebih sedikit horor adalah sound effect yang berlebihan. Jadi, kalau kalian ingin membabat habis semua film horor di Halloween kali ini. Ouija bisa jadi tontonan seru-seruan bareng teman untuk sekadar berteriak sekeras-kerasnya atau mengagetkan teman kalian yang penakut. Walaupun Ouija mendapat banyak komentar yang tidak enak dan rating yang kurang memuaskan dari para moviefreak dan tapi film ini tetap bisa jadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan anda dan film ini sudah dapat dinikmati di Cinema XXI.

Oleh : Mayra Sugandi
Gambar:
http://en.wikipedia.org/wiki/Ouija_(2014_film)
http://www.hdmovietrailers.eu/ouija-2014-movie-trailer-hd-wallpapers/


Related Posts :