Selasa, 16 Desember 2014

Elon Musk, Sang Penemu Paypal

Paypal merupakan sebuah terobosan baru dalam dunia bisnis, tapi tahukah Anda siapakah orang di balik kehadiran Paypal? Elon Musk si penemu Paypal ternyata pernah drop out dari bangku kuliah.

Elon Musk lahir pada tanggal 28 Juni 1971 di Afrika Selatan. Kedua orang tua Musk adalah orang yang terpelajar. Ayahnya seorang insinyur, dan ibunya adalah seorang ahli gizi dari Kanada. Maka tidak heran jika Musk menjadi seorang anak yang cerdas dan kreatif. Musk sejak kecil menyukai teknologi, ia terinspirasi dari ayahnya.

Musk sudah menyukai komputer sejak ia masih kanak-kanak, Musk mengenal komputer pertamanya sejak ia berumur 10 tahun. Dengan komputer itu Musk belajar sendiri cara membuat program. Musk membuat sebuah program game yang bernama Blaster ketika ia berusia 12 tahun. Musk kemudian menjual game itu secara komersial. Sebuah prestasi yang luar biasa bagi anak seusianya.

Setelah menamatkan SMP-nya, Musk melanjutkan SMA di Pretoria Boys High. Selama di SMP dan SMA Musk dikenal sebagai siswa yang cerdas. Terutama dalam mata pelajaran komputer. Lulus dari SMA Musk menolak mengikuti wajib militer, ia lebih memilih pergi ke Amerika Utara untuk mengembangkan ilmu komputernya, dalam usia yang masih sangat belia, yaitu 17 tahun.

Musk kemudian mendaftar sebagai mahasiswa di Queen’s University yang letaknya di Kingston, Ontario. Musk hidup jauh dari kedua orang tuanya, dan belajar hidup mandiri. Musk kuliah sambil bekerja paruh waktu. Nasib baik berpihak pada Musk. Ia menerima beasiswa dari Pennsylvania’s Wharton School of Business. Sebuah universitas bergengsi di Pennsylvania. Akhirnya Musk lulus dari Universitas Pennsylvania’s Wharton School of Business dengan hasil yang memuaskan. Ia lulus sebagai sarjana ekonomi. Selepas lulus kuliah, Musk tetap tinggal di Pennsylvania, ia ingin mengambil gelar sarjana S2 bidang fisika. Ia ingin berpartisipasi dalam dunia internet, energi bersih, dan dunia luar angkasa.



Tahun 1995, Musk mengambil S2 di Stanford University dengan jurusan fisika energi tinggi. Namun gejolak batinnya mengatakan ia harus melakukan sesuatu yang besar tetapi bukan meneruskan kuliah S2. Ia memilih drop out dari Stanford University setelah dua hari menjadi mahasiswa pasca sarjana.

Musk mendirikan Zip2, agar ia bisa membayar sewa rumah dan membeli kebutuhan hidupnya sehari-hari. Perusahaan pertamanya ia jual kepada Compaq sebesar $ 207 juta, tunai. Uang itu membuat hidup Musk berkecukupan, kemudian ia pun mendirikan Paypal, sebuah alat yang memudahkan transaksi pembayaran online. Tak berapa lama Musk menjual Paypal kepada eBay dengan harga $1,5 miliar. Harga jual Paypal membuat Musk menjadi jutawan muda yang sukses. Melalui Paypal Musk mengubah cara dunia dalam melakukan pembayaran bisnis online.



Sekarang Musk membangun sebuah perusahaan baru yang bernama SpaceX. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang tatanan ruang angkasa. Bagi Musk menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat bagi orang lain adalah kepuasan hidup yang sesungguhnya.

Oleh : Bobby Prabawa
Referensi dan Gambar:
1. Kaya, Sukses, Drop Out, Kisah Sukses Orang-Orang Terkenal, Jayusman Lacanda, Jakarta, Bestari, 2014.
2. http://www.notablebiographies.com/news/Li-Ou/Musk-Elon.html
3. http://www.thesundaytimes.co.uk/sto/ingear/Tech___Games/Technofile/article678896.ece


Related Posts :