Senin, 01 Desember 2014

Steve Jobs, Menggeser Microsoft dengan Satu Usapan Jari

Pesaing terdekat dan terkuat Microsoft Corp adalah Apple. Dari perusahaan inilah pengguna komputer menikmati Mac, iPod (pemutar music portable), iTunes (perangkat musik digital), dan iPhone (telepon seluler dengan tampilan multi sentuh). Teknologi ponsel ini yang dapat dimainkan dengan usapan satu jari.

Steven Paul “Steve” Jobs dilahirkan di San Francisco, California, Amerika 56 tahun yang lalu (beliau meninggal dalam usia 56 tahun). Tepatnya tanggal 24 Februari 1955, dari pasangan Abdul Fattah Jandali – seorang mahasiswa tamu dari Syria dengan Joane Carole Schieble. Sejak bayi Steve Jobs diasuh oleh orang tua angkatnya. Paul dan Clara Jobs dari Mountain View, Santa Clara Country, California. Steven, mempunyai adik kandung perempuan, Mona Simpson, ia adalah seorang novelis.

Pasangan Paul dan Clara merupakan keluarga kecil yang sederhana. Mereka bukan keluarga kaya yang berkecukupan. Namun keduanya sangat menyayangi dan mencintai Steve Jobs, seperti mereka menyayangi anak kandung sendiri. Steve Jobs melewati masa pendidikan SMP dan SMU di Curpetino, California. Untuk mengatasi masalah kesulitan keuangan, seringkali Steve Jobs mengajar di Hewlett Packard Company di Palo Alto, California. Bahkan ketika menginjak remaja saat bersekolah di SMA Homestead, Steve Jobs bersama rekannya yang bernama Steve Wozniak – salah seorang pendiri Apple Computer –menjadi pekerja paruh waktu di perusahaan Hewlett Packard Company.

Steve Jobs berhasil lulus dari SMA di Homestead, meskipun hidupnya penuh keprihatinan. Berbekal uang tabungannya ia diterima di Reed College, sebuah universitas di Portland, Oregon. Namun, Steve Jobs harus rela menerima kenyataan pahit karena ia di drop out dari kampus karena masalah biaya. Steve Jobs hanya mampu bertahan selama satu semester sebagai mahasiswa. Selama satu semester kuliah di Reed College, Steven mempelajari kaligrafi. Ini adalah dasar kreativitasnya dalam menciptakan jenis-jenis font.


Gambar 1. Steve Jobs bersama IPhone

Tahun 1975, Steve Jobs diterima bekerja pada Atari Inc. sebagai perancang game komputer . Atari merupakan sebuah perusahaan pembuat game komputer yang terkenal. Di perusahaan ini kemampuan Jobs makin terasah. Tahun 1976, Steve Jobs (21) bersama Wozniak (26) mendirikan Apple Computer Co. Mereka berdua berkantor di garasi keluarga Jobs. Dari garasi itulah, Jobs pertama kali memperkenalkan komputer pribadi yang diberi nama Apple I, tahun berikutnya mereka memperkenalkan Apple II. Apple II dengan cepat hadir di setiap rumah, bukan hanya di California, tetapi juga di beberapa Negara bagian Amerika.

Sejak tahun 1977 perusahaan kecil Jobs mulai merangkak naik. Tahun 1980 ketenaran Steve Jobs mulai diakui di dunia usaha. Apple Computer Co. mencatatkan namanya di bursa efek, dan pada tahun itu Apple mengeluarkan produk terbarunya Apple III. Steve Jobs pun pernah gagal, yaitu ketika ia menciptakan Apple Lisa, produk tersebut gagal di pasaran.

Kegagalan Apple Lisa, menginspirasi Jobs menciptakan Macintosh (Mac). Sebuah computer pertama yang menghadirkan fitur antarmuka pengguna grafis. Akibat asyik mengembangkan Mac, Jobs menelantarkan Apple II. Jobs pun dipecat dari Apple, perusahaan yang ia dirikan. Saat itu ia masih terdaftar sebagai pemilik. Dikeluarkan dari Apple tidak membunuh kreativitas Jobs, kemudian ia mendirikan sebuah perusahaan komputer baru yang ia beri nama Next Computer.

Pada tahun 1996, Next Computer dibeli oleh Apple, akuisisi ini membawa Jobs kembali kepada perusahaan yang telah didirikannya. Teknologi Next Computer ia terapkan di Apple hingga menjadi Mac OS X atau iMac.

Pada tahun 1986 Steve Jobs membeli Graphics Group, yang akhirnya berganti nama dengan Pixar, sebuah perusahaan komputer animasi di Emeryville, California. Pixar adalah perusahaan yang membuat Toy Story, Finding Nemo, dan The Incredibles dan berhasil meraih Grammy Award. Steve Jobs menderita penyakit islet cell neuroendocrine tumor, sejenis kanker pankreas yang sangat langka. Pada tanggal 5 Oktober 2011 akhirnya Steve Jobs meninggal akibat komplikasi kanker pankreas. Keberhasilan Jobs dalam membangun Apple, Next Computer, dan Pixar, membuktikan bahwa kreativitas dan semangat pantang menyerah, dan keteguhan hati dapat membuat seseorang berdiri di puncak keberhasilan.

Steve Jobs bilang: “Keteguhan hati tidak selalu meraung-raung. Kadang keteguhan hati hanyalah suara letih pada akhir hari yang berkata: “Saya akan coba lagi besok.”

Oleh : Bobby Prabawa
Sumber :
1. Kaya, Sukses, Drop Out, Kisah Sukses Orang-Orang Terkenal, Jayusman Lacanda, Bestari 2014, Jakarta.
2. http://id.wikipedia.org/wiki/Steve_Jobs

Gambar:
1. http://www.celebritydiagnosis.com/2011/10/steve-jobs-and-the-celebrity-diagnosis-complete-guide-to-pancreatic-cancers/


Related Posts :